<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir hingga 1 Meter, Pemotor Gunakan Perahu untuk Melintas</title><description>Pengendara sepeda motor harus menggunakan rakit agar bisa melewati titik banjir</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas"/><item><title>Banjir hingga 1 Meter, Pemotor Gunakan Perahu untuk Melintas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas</guid><pubDate>Senin 07 November 2022 05:09 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas-UX6z5Yrp5g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir merendam hingga 1 meter membuat pemotor harus menggunakan rakit untuk melintas (Foto : MPI/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/07/340/2702117/banjir-hingga-1-meter-pemotor-gunakan-perahu-untuk-melintas-UX6z5Yrp5g.jpg</image><title>Banjir merendam hingga 1 meter membuat pemotor harus menggunakan rakit untuk melintas (Foto : MPI/Istimewa)</title></images><description>PEKANBARU - Banjir yang terjadi di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu, Riau, menyebabkan terputusnya akses jalan desa.

Akibatnya, masyarakat setempat, terutama pengendara sepeda motor harus menggunakan rakit agar bisa melewati titik banjir itu.

&quot;Sejak Sabtu, anggota Bhabinkamtibmas Desa Siambul, telah berada di lokasi banjir. Selain memantau, anggota juga membantu masyarakat setempat untuk melewati banjir,&quot; kata PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, Minggu (6/11/2022).

Dijelaskan Misran, dari laporan  Polsek Batang Gansal, ruas jalan yang terendam banjir dengan kedalaman lebih dari 1 meter itu, merupakan jalan poros penghubung antara Desa Usul dengan Desa Siambul.

&quot;Dengan kondisi demikian, bagi masyarakat pengendara sepeda motor, sudah pasti tidak bisa melintasi titik itu, maka warga setempat membuat rakit bambu dan menaikkan sepeda motor keatas rakit tersebut,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:Duh! Pengendara 4 Hari Menginap di Jalanan Gegara Banjir Aceh

Hingga saat ini, lanjut Misran, titik itu masih terendam banjir dan masyarakat masih menggunakan rakit untuk melintasinya. Namun sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir luapan Sungai Gansal tersebut. Debit air sudah mulai surut, tapi genangan air di sejumlah titik masih terjadi.</description><content:encoded>PEKANBARU - Banjir yang terjadi di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu, Riau, menyebabkan terputusnya akses jalan desa.

Akibatnya, masyarakat setempat, terutama pengendara sepeda motor harus menggunakan rakit agar bisa melewati titik banjir itu.

&quot;Sejak Sabtu, anggota Bhabinkamtibmas Desa Siambul, telah berada di lokasi banjir. Selain memantau, anggota juga membantu masyarakat setempat untuk melewati banjir,&quot; kata PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, Minggu (6/11/2022).

Dijelaskan Misran, dari laporan  Polsek Batang Gansal, ruas jalan yang terendam banjir dengan kedalaman lebih dari 1 meter itu, merupakan jalan poros penghubung antara Desa Usul dengan Desa Siambul.

&quot;Dengan kondisi demikian, bagi masyarakat pengendara sepeda motor, sudah pasti tidak bisa melintasi titik itu, maka warga setempat membuat rakit bambu dan menaikkan sepeda motor keatas rakit tersebut,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:Duh! Pengendara 4 Hari Menginap di Jalanan Gegara Banjir Aceh

Hingga saat ini, lanjut Misran, titik itu masih terendam banjir dan masyarakat masih menggunakan rakit untuk melintasinya. Namun sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir luapan Sungai Gansal tersebut. Debit air sudah mulai surut, tapi genangan air di sejumlah titik masih terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
