<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernyataan Jokowi soal Prabowo dan Presiden Berikutnya, Pakar: Maknanya Positif</title><description>Pernyataan itu, menjadi kali ke sekian dukungan Jokowi kepada Menteri Pertahanan itu untuk berkontestasi dalam Pilpres 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/10/337/2704873/pernyataan-jokowi-soal-prabowo-dan-presiden-berikutnya-pakar-maknanya-positif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/10/337/2704873/pernyataan-jokowi-soal-prabowo-dan-presiden-berikutnya-pakar-maknanya-positif"/><item><title>Pernyataan Jokowi soal Prabowo dan Presiden Berikutnya, Pakar: Maknanya Positif</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/10/337/2704873/pernyataan-jokowi-soal-prabowo-dan-presiden-berikutnya-pakar-maknanya-positif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/10/337/2704873/pernyataan-jokowi-soal-prabowo-dan-presiden-berikutnya-pakar-maknanya-positif</guid><pubDate>Kamis 10 November 2022 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/10/337/2704873/jokowi-sebut-pemilu-2024-jatah-prabowo-pakar-maknanya-positif-MrwrCTVAfP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/10/337/2704873/jokowi-sebut-pemilu-2024-jatah-prabowo-pakar-maknanya-positif-MrwrCTVAfP.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada HUT ke-8 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan bentuk dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bermakna positif.
Pernyataan itu, lanjutnya, menjadi kali ke sekian dukungan Jokowi kepada Menteri Pertahanan itu untuk berkontestasi dalam Pilpres 2024.
Saat menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo, Senin (7/11/2022), Jokowi menyinggung soal kemenangannya di Pilpres 2014 dan 2019 dan menyatakan bahwa pilpres selanjutnya kemungkinan adalah giliran Prabowo.
&amp;ldquo;Pertama, Jokowi melihat popularitas Prabowo tidak tertandingi menuju 2024 dan elektabilitasnya yang selalu berada di tiga besar bahkan juara, menunjukkan bahwa Prabowo masih ada di hati masyarakat,&amp;rdquo; kata Igor, Kamis (9/11/2022).
BACA JUGA:Saat Prabowo Mengenang Perjuangan Soekarno Kirim Habibie Sekolah ke Luar Negeri
Igor pun mengatakan bahwa terlihat dari hasil Hasil Musra IV Sumsel di Palembang, yang diikuti berbagai kelompok relawan Jokowi, Prabowo adalah capres 2024 yang paling diharapkan oleh publik. Hal ini pun memiliki efek positif untuk Prabowo.
&amp;ldquo;Elektabilitas Prabowo tinggi tanpa pencitraan dan lebih natural. Justru dengan usia matang Prabowo dianggap lebih mandiri dan dianggap lebih mampu mengendalikan oligark,&amp;rdquo; ucapnya.
Igor melanjutkan, kinerja Prabowo juga paling diapresiasi oleh masyarakat berdasarkan sejumlah riset dan survei memunculkan optimisme bahwa ia  dipandang layak menjadi penerus Jokowi untuk melanjutkan program pembangunan (contuinity) dan memberikan rasa aman.
Adapun, menurut Igor, dari ucapan Jokowi tersebut terlihat bahwa Jokowi memahami betul bahwa di masa kepemimpinannya, polarisasi masih menjadi persoalan dalam kehidupan berbangsa.&amp;ldquo;Prabowo secara rasional bisa menjadi jalan tengah karena citra politik Menhan RI saat ini bukanlah representasi dari simbol keberadaan polarisasi politik,&amp;rdquo; ujar dia.
Ketiga, kata Igor, Jokowi meyakini adanya siklus 10 tahun kepemimpinan nasional dalan dua dekade terakhir pasca reformasi. Pertama adalah SBY (2004-2014), figur berlatar belakang militer dan mantan Menteri di era Presiden Megawati dari PDIP. Kedua adalah Jokowi sendiri yang menjadi Presiden, figur kepala daerah dan berlatar belakang sipil.
&amp;ldquo;Maka nanti pada tahun 2024, siklus itu akan kembali lagi kepada sosok menteri berlatar belakang militer (di era Jokowi - PDIP). Sosok itu tak lain adalah Prabowo Subianto. Itu sebab mengapa Presiden Jokowi di HUT ke-8 Partai Perindo, Jakarta, Senin 7 November 2022, mengatakan pasca dirinya lengser di 2024 nanti merupakan jatahnya Prabowo Subianto,&amp;rdquo; ujar dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada HUT ke-8 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan bentuk dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bermakna positif.
Pernyataan itu, lanjutnya, menjadi kali ke sekian dukungan Jokowi kepada Menteri Pertahanan itu untuk berkontestasi dalam Pilpres 2024.
Saat menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo, Senin (7/11/2022), Jokowi menyinggung soal kemenangannya di Pilpres 2014 dan 2019 dan menyatakan bahwa pilpres selanjutnya kemungkinan adalah giliran Prabowo.
&amp;ldquo;Pertama, Jokowi melihat popularitas Prabowo tidak tertandingi menuju 2024 dan elektabilitasnya yang selalu berada di tiga besar bahkan juara, menunjukkan bahwa Prabowo masih ada di hati masyarakat,&amp;rdquo; kata Igor, Kamis (9/11/2022).
BACA JUGA:Saat Prabowo Mengenang Perjuangan Soekarno Kirim Habibie Sekolah ke Luar Negeri
Igor pun mengatakan bahwa terlihat dari hasil Hasil Musra IV Sumsel di Palembang, yang diikuti berbagai kelompok relawan Jokowi, Prabowo adalah capres 2024 yang paling diharapkan oleh publik. Hal ini pun memiliki efek positif untuk Prabowo.
&amp;ldquo;Elektabilitas Prabowo tinggi tanpa pencitraan dan lebih natural. Justru dengan usia matang Prabowo dianggap lebih mandiri dan dianggap lebih mampu mengendalikan oligark,&amp;rdquo; ucapnya.
Igor melanjutkan, kinerja Prabowo juga paling diapresiasi oleh masyarakat berdasarkan sejumlah riset dan survei memunculkan optimisme bahwa ia  dipandang layak menjadi penerus Jokowi untuk melanjutkan program pembangunan (contuinity) dan memberikan rasa aman.
Adapun, menurut Igor, dari ucapan Jokowi tersebut terlihat bahwa Jokowi memahami betul bahwa di masa kepemimpinannya, polarisasi masih menjadi persoalan dalam kehidupan berbangsa.&amp;ldquo;Prabowo secara rasional bisa menjadi jalan tengah karena citra politik Menhan RI saat ini bukanlah representasi dari simbol keberadaan polarisasi politik,&amp;rdquo; ujar dia.
Ketiga, kata Igor, Jokowi meyakini adanya siklus 10 tahun kepemimpinan nasional dalan dua dekade terakhir pasca reformasi. Pertama adalah SBY (2004-2014), figur berlatar belakang militer dan mantan Menteri di era Presiden Megawati dari PDIP. Kedua adalah Jokowi sendiri yang menjadi Presiden, figur kepala daerah dan berlatar belakang sipil.
&amp;ldquo;Maka nanti pada tahun 2024, siklus itu akan kembali lagi kepada sosok menteri berlatar belakang militer (di era Jokowi - PDIP). Sosok itu tak lain adalah Prabowo Subianto. Itu sebab mengapa Presiden Jokowi di HUT ke-8 Partai Perindo, Jakarta, Senin 7 November 2022, mengatakan pasca dirinya lengser di 2024 nanti merupakan jatahnya Prabowo Subianto,&amp;rdquo; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
