<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di KTT ASEAN, Jokowi Bicara Penanganan Krisis Myanmar</title><description>Jokowi menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang bisa dijadikan elemen keputusan pada KTT ASEAN Kamboja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar"/><item><title>Di KTT ASEAN, Jokowi Bicara Penanganan Krisis Myanmar</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar-ezJyXCMCko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di KTT ASEAN (Foto: Biro Setpres/Raka Dwi Novianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/337/2705539/di-ktt-asean-jokowi-bicara-penanganan-krisis-myanmar-ezJyXCMCko.jpg</image><title>Presiden Jokowi di KTT ASEAN (Foto: Biro Setpres/Raka Dwi Novianto)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang bisa dijadikan elemen keputusan pada KTT ASEAN Kamboja.

&amp;ldquo;Pertama, penerapan 5PC tetap menjadi acuan utama bagi ASEAN dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA:Analisis Burhanuddin Muhtadi Soal Dukungan Jokowi ke Prabowo: Jelas, Tak Perlu Belajar Politik untuk Paham&amp;nbsp;
Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat berbicara pada sesi retreat KTT ASEAN Ke-41 yang secara khusus membahas implementasi 5-point consensus (5PC) di Myanmar, Hotel Sokha, Phnom Penh.

Poin penting lainnya, Jokowi mempertegas seruan penghentian kekerasan agar segera tercipta kondisi kondusif di Myanmar.

&amp;ldquo;Ketiga, mengusulkan penugasan Sekjen ASEAN dan AHA Centre untuk terus mengupayakan akses agar Comprehensive Needs Assesment dapat segera diselesaikan,&amp;rdquo; kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, bantuan kemanusiaan untuk mendukung 'life-sustaining' menjadi lebih penting untuk Myanmar saat ini.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Akan Hadiri Pembukaan hingga Retreat KTT ASEAN&amp;nbsp;
Keputusan non-political representation dari Myanmar, kata Jokowi, juga harus diberlakukan selain untuk AMM dan KTT.

&amp;ldquo;Kelima, engagement ASEAN dengan semua stakeholders Myanmar harus segera dilakukan. Karena hanya dengan membuka dialog dengan semua pihak, maka ASEAN akan dapat memfasilitasi dialog nasional yang dimandatkan oleh 5PC,&amp;rdquo; kata Presiden.

Selanjutnya, kata Jokowi, Presiden yaitu untuk menghormati prinsip non-interference, maka ASEAN tidak memberikan dukungan terhadap Pemilu yang tidak inklusif dan tidak dipersiapkan berdasar dialog nasional.

&amp;ldquo;Kita memiliki tanggung jawab kepada rakyat ASEAN dan dunia. Jika kita tidak bertindak tepat, maka kredibilitas dan relevansi ASEAN menjadi taruhannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-41 ASEAN sesi retreat yaitu Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang bisa dijadikan elemen keputusan pada KTT ASEAN Kamboja.

&amp;ldquo;Pertama, penerapan 5PC tetap menjadi acuan utama bagi ASEAN dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA:Analisis Burhanuddin Muhtadi Soal Dukungan Jokowi ke Prabowo: Jelas, Tak Perlu Belajar Politik untuk Paham&amp;nbsp;
Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat berbicara pada sesi retreat KTT ASEAN Ke-41 yang secara khusus membahas implementasi 5-point consensus (5PC) di Myanmar, Hotel Sokha, Phnom Penh.

Poin penting lainnya, Jokowi mempertegas seruan penghentian kekerasan agar segera tercipta kondisi kondusif di Myanmar.

&amp;ldquo;Ketiga, mengusulkan penugasan Sekjen ASEAN dan AHA Centre untuk terus mengupayakan akses agar Comprehensive Needs Assesment dapat segera diselesaikan,&amp;rdquo; kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, bantuan kemanusiaan untuk mendukung 'life-sustaining' menjadi lebih penting untuk Myanmar saat ini.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Akan Hadiri Pembukaan hingga Retreat KTT ASEAN&amp;nbsp;
Keputusan non-political representation dari Myanmar, kata Jokowi, juga harus diberlakukan selain untuk AMM dan KTT.

&amp;ldquo;Kelima, engagement ASEAN dengan semua stakeholders Myanmar harus segera dilakukan. Karena hanya dengan membuka dialog dengan semua pihak, maka ASEAN akan dapat memfasilitasi dialog nasional yang dimandatkan oleh 5PC,&amp;rdquo; kata Presiden.

Selanjutnya, kata Jokowi, Presiden yaitu untuk menghormati prinsip non-interference, maka ASEAN tidak memberikan dukungan terhadap Pemilu yang tidak inklusif dan tidak dipersiapkan berdasar dialog nasional.

&amp;ldquo;Kita memiliki tanggung jawab kepada rakyat ASEAN dan dunia. Jika kita tidak bertindak tepat, maka kredibilitas dan relevansi ASEAN menjadi taruhannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-41 ASEAN sesi retreat yaitu Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi.</content:encoded></item></channel></rss>
