<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alamak! Beli STB TV Digital, Pria Ini Malah Dikirimi Garam Dapur</title><description>Waktu itu ke toko-toko stoknya lagi kosong, posisi STB lagi langka banget, rata-rata habis stoknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur"/><item><title>Alamak! Beli STB TV Digital, Pria Ini Malah Dikirimi Garam Dapur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur-xS2jbbwbTq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beli set top box via online, pria ini malah dikirimi garam dapur (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/338/2705327/alamak-beli-stb-tv-digital-pria-ini-malah-dikirimi-garam-dapur-xS2jbbwbTq.jpg</image><title>Beli set top box via online, pria ini malah dikirimi garam dapur (Foto : Istimewa)</title></images><description>BEKASI - Nasib sial menimpa salah satu warga Tambelang, Kabupaten Bekasi, yang menjadi korban penipuan pembelian set top box (STB) melalui online. Bukannya mendapat barang pesananannya, dia malah mendapatkan paket garam dapur.

Hal itu terjadi pada Ahmad Jauhari Luthfi (25), dirinya memang sengaja memesan STB untuk menonton siaran TV digital pasca pemerintah menyuntik mati siaran analog. STB terpaksa dibeli melalui online lantaran penjualan STB di toko elektronik langka ditemui.

&quot;Waktu itu ke toko-toko stoknya lagi kosong, posisi STB lagi langka banget, rata-rata habis stoknya,&quot; ucap Luthfi ketika dihubungi, Jumat (12/11/2022).

Luthfi akhirnya memesan perangkat STB melalui aplikasi online. Melihat harga perangkat STB dibanderol dengan harga yang lebih murah, Luthfi akhirnya memesan perangkat tersebut.

&quot;Memang harga dibawah pasaran Rp150.000, padahal rata rata Rp250.000 sampai Rp400.000, tergantung merek,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Ribuan STB Gratis Belum Terdistribusi di Yogyakarta Lantaran Warga Menolak hingga Takut Ditipu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pesanannya pun sampai dua hari setelah dipesan. Saat barang diantar kurir, Luthfi sedikit curiga dengan bentuk paket yang tidak sesuai dengan ukuran STB.

Ketika plastik paket dibuka, Luthfi hanya menemukan satu bungkus garam berukuran 250 gram. &quot;Pas dicek kok kardusnya enteng, ukuranya juga enggak sesuai sama bentuk STB akhirnya di bongkarlah dan benerlah isinya garam,&quot; kata dia.Sayangnya Luthfi tidak merekam kejadian tersebut. Kendati demikian, dia sudah melakukan laporan kepada online shop penjual STB tersebut.

Dia pun berharap kerugian pada dirinya tidak terjadi pada yang lain. Namun hingga sekarang belum ada kejelasan terkait barang yang diterimanya.</description><content:encoded>BEKASI - Nasib sial menimpa salah satu warga Tambelang, Kabupaten Bekasi, yang menjadi korban penipuan pembelian set top box (STB) melalui online. Bukannya mendapat barang pesananannya, dia malah mendapatkan paket garam dapur.

Hal itu terjadi pada Ahmad Jauhari Luthfi (25), dirinya memang sengaja memesan STB untuk menonton siaran TV digital pasca pemerintah menyuntik mati siaran analog. STB terpaksa dibeli melalui online lantaran penjualan STB di toko elektronik langka ditemui.

&quot;Waktu itu ke toko-toko stoknya lagi kosong, posisi STB lagi langka banget, rata-rata habis stoknya,&quot; ucap Luthfi ketika dihubungi, Jumat (12/11/2022).

Luthfi akhirnya memesan perangkat STB melalui aplikasi online. Melihat harga perangkat STB dibanderol dengan harga yang lebih murah, Luthfi akhirnya memesan perangkat tersebut.

&quot;Memang harga dibawah pasaran Rp150.000, padahal rata rata Rp250.000 sampai Rp400.000, tergantung merek,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Ribuan STB Gratis Belum Terdistribusi di Yogyakarta Lantaran Warga Menolak hingga Takut Ditipu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pesanannya pun sampai dua hari setelah dipesan. Saat barang diantar kurir, Luthfi sedikit curiga dengan bentuk paket yang tidak sesuai dengan ukuran STB.

Ketika plastik paket dibuka, Luthfi hanya menemukan satu bungkus garam berukuran 250 gram. &quot;Pas dicek kok kardusnya enteng, ukuranya juga enggak sesuai sama bentuk STB akhirnya di bongkarlah dan benerlah isinya garam,&quot; kata dia.Sayangnya Luthfi tidak merekam kejadian tersebut. Kendati demikian, dia sudah melakukan laporan kepada online shop penjual STB tersebut.

Dia pun berharap kerugian pada dirinya tidak terjadi pada yang lain. Namun hingga sekarang belum ada kejelasan terkait barang yang diterimanya.</content:encoded></item></channel></rss>
