<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan di Istanbul, Ini Reaksi Duka dari Dunia Internasional</title><description>Seperti diketahui, ledakan itu telah menyebabkan 6 orang meninggal dan 81 terluka.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional"/><item><title>Ledakan di Istanbul, Ini Reaksi Duka dari Dunia Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 05:18 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional-jm05sVmRE0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ledakan terjadi di Istanbul, Turki (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/18/2706764/ledakan-di-istanbul-ini-reaksi-duka-dari-dunia-internasional-jm05sVmRE0.jpg</image><title>Ledakan terjadi di Istanbul, Turki (Foto: AP)</title></images><description>ISTANBUL - Berita tentang ledakan yang terjadi di Istanbul, Turki pada Minggu (13/11/2022) telah memicu pernyataan belasungkawa dari seluruh dunia.
Seperti diketahui, ledakan itu telah menyebabkan 6 orang meninggal dan 81 terluka.
Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang negaranya sendiri mengalami serangan teror mematikan tepat tujuh tahun sebelumnya, turut bersimpati kepada rakyat Turki.
&amp;ldquo;Pada hari ini sangat simbolis bagi Bangsa kita, sementara kita memikirkan para korban yang jatuh pada 13 November 2015, orang-orang Turki diserang oleh serangan di hati mereka, Istanbul,&amp;rdquo; tweet Macron pada Minggu (13/11/2022)., dikutip BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Ledakan di Istanbul Tewaskan 6 Orang dan 81 Terluka, Wapres Turki Tegaskan Serangan Teroris
&amp;ldquo;Untuk orang Turki: kami berbagi rasa sakit Anda. Kami mendukung Anda dalam perang melawan terorisme,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Update Korban Ledakan di Istanbul Bertambah, 6 Orang Meninggal dan 81 Terluka
Presiden Dewan Eropa Charles Michel menyampaikan belasungkawa setelah ledakan mematikan itu.
&quot;Berita mengerikan dari Istanbul malam ini,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Semua pikiran kami tertuju pada mereka yang saat ini merespons dan orang-orang T&amp;uuml;rkiye pada saat yang sangat menyedihkan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mentweet &quot;belasungkawa terdalamnya&quot; kepada rakyat Turki, menambahkan bahwa NATO &quot;berdiri dalam solidaritas dengan sekutu kami&quot; Turki.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre juga menegaskan Amerika Serikat (AS) mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi di Istanbul.

&quot;Pikiran kami bersama mereka yang terluka dan belasungkawa kami yang terdalam ditujukan kepada mereka yang kehilangan orang yang dicintai,&amp;rdquo; terangnya.



Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mentweet tentang &quot;kesedihan mendalam&quot; atas berita ledakan itu.

&quot;Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dan berharap pemulihan cepat bagi yang terluka,&quot; terangnya.

&amp;ldquo;Rasa sakit orang-orang Turki yang ramah adalah rasa sakit kami,&amp;rdquo; tambahnya.



</description><content:encoded>ISTANBUL - Berita tentang ledakan yang terjadi di Istanbul, Turki pada Minggu (13/11/2022) telah memicu pernyataan belasungkawa dari seluruh dunia.
Seperti diketahui, ledakan itu telah menyebabkan 6 orang meninggal dan 81 terluka.
Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang negaranya sendiri mengalami serangan teror mematikan tepat tujuh tahun sebelumnya, turut bersimpati kepada rakyat Turki.
&amp;ldquo;Pada hari ini sangat simbolis bagi Bangsa kita, sementara kita memikirkan para korban yang jatuh pada 13 November 2015, orang-orang Turki diserang oleh serangan di hati mereka, Istanbul,&amp;rdquo; tweet Macron pada Minggu (13/11/2022)., dikutip BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Ledakan di Istanbul Tewaskan 6 Orang dan 81 Terluka, Wapres Turki Tegaskan Serangan Teroris
&amp;ldquo;Untuk orang Turki: kami berbagi rasa sakit Anda. Kami mendukung Anda dalam perang melawan terorisme,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Update Korban Ledakan di Istanbul Bertambah, 6 Orang Meninggal dan 81 Terluka
Presiden Dewan Eropa Charles Michel menyampaikan belasungkawa setelah ledakan mematikan itu.
&quot;Berita mengerikan dari Istanbul malam ini,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Semua pikiran kami tertuju pada mereka yang saat ini merespons dan orang-orang T&amp;uuml;rkiye pada saat yang sangat menyedihkan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mentweet &quot;belasungkawa terdalamnya&quot; kepada rakyat Turki, menambahkan bahwa NATO &quot;berdiri dalam solidaritas dengan sekutu kami&quot; Turki.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre juga menegaskan Amerika Serikat (AS) mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi di Istanbul.

&quot;Pikiran kami bersama mereka yang terluka dan belasungkawa kami yang terdalam ditujukan kepada mereka yang kehilangan orang yang dicintai,&amp;rdquo; terangnya.



Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mentweet tentang &quot;kesedihan mendalam&quot; atas berita ledakan itu.

&quot;Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dan berharap pemulihan cepat bagi yang terluka,&quot; terangnya.

&amp;ldquo;Rasa sakit orang-orang Turki yang ramah adalah rasa sakit kami,&amp;rdquo; tambahnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
