<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ANRI Punya Peran Sebagai Memori Kolektif Bangsa, Bagaimana Peran Arsip dalam Bernegara?</title><description>Memori Kolektif Bangsa (MKB) menjadi suatu hal yang diperankan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara"/><item><title>ANRI Punya Peran Sebagai Memori Kolektif Bangsa, Bagaimana Peran Arsip dalam Bernegara?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqa Nisyardhana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/13/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara-asQSZJi3Us.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/13/337/2706699/anri-punya-peran-sebagai-memori-kolektif-bangsa-bagaimana-peran-arsip-dalam-bernegara-asQSZJi3Us.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memori Kolektif Bangsa (MKB) menjadi suatu hal yang diperankan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Untuk itu, Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. mengulik tentang MKB.

&amp;ldquo;Memori kolektif bangsa itu kalau kita lihat dari kata-katanya kan terdiri dari tiga kata. Pertama, memori. Kemudian kalau kita gabungkan menjadikan klausa namanya memori kolektif dan kemudian kita jadikan frasa menjadi memori kolektif bangsa,&amp;rdquo; jelas Imam dalam program Special Dialogue Okezone.

Imam menjelaskan bahwa memori merupakan proses mental yang meliputi pengkodean, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi serta pengetahuan yang ada di dalam pikiran.

Setelah itu, memori kolektif adalah informasi atau pengetahuan yang ada di dalam pikiran manusia dan sekelompok manusia yang memiliki satu kesatuan yang sifatnya kolektif atau memiliki kesamaan.

Sementara MKB merupakan rekaman informasi atau pengetahuan. Bisa dengan berbagai macam media, misalnya kertas, film, mikrofilm, foto, dan lain-lain. Rekaman informasi dan pengetahuan itulah yang menjadi memori bersama sebuah bangsa.

BACA JUGA:Arsip Penanganan Covid-19 Bisa Jadi Pembelajaran Generasi Mendatang Hadapi Pandemi

&amp;ldquo;Harus ada memori bersama dari sebuah bangsa yang menggambarkan mosaik dan sejarah perjalanan bangsa yang juga merupakan kekayaan nasional yang kemudian ia bisa menjadi identitas dan jati diri bangsa,&amp;rdquo; ungkap Imam.

Mengenai MKB ini bisa berupa pencapaian, prestasi, karya cipta rasa karsa, dan sebagainya. Selain itu, dapat pula tentang peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. Entah itu keberhasilan, kegagalan, baik, atau buruk.
&amp;ldquo;Jadi kita punya memori yang lengkap. Ada yang gagal, ada yang berhasil. Kalau berhasil kita menjadi inspirasi di masa depan. Kalau gagal, kita bisa belajar untuk tidak mengulangi,&amp;rdquo; tambah Imam.

Dia menilai bahwa MKB merupakan bank data yang tersimpan secara kolektif di semua pikiran bangsa Indonesia dan itu terekam di dalam arsip.

Maka dari itu, ANRI bertugas untuk mengangkat arsip-arsip itu untuk kembali menjadi memori bagi generasi Indonesia yang baru lahir. Kemudian akan terus dihidupkan sehingga menjadi memori bersama sebagai identitas bangsa Indonesia.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memori Kolektif Bangsa (MKB) menjadi suatu hal yang diperankan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Untuk itu, Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. mengulik tentang MKB.

&amp;ldquo;Memori kolektif bangsa itu kalau kita lihat dari kata-katanya kan terdiri dari tiga kata. Pertama, memori. Kemudian kalau kita gabungkan menjadikan klausa namanya memori kolektif dan kemudian kita jadikan frasa menjadi memori kolektif bangsa,&amp;rdquo; jelas Imam dalam program Special Dialogue Okezone.

Imam menjelaskan bahwa memori merupakan proses mental yang meliputi pengkodean, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi serta pengetahuan yang ada di dalam pikiran.

Setelah itu, memori kolektif adalah informasi atau pengetahuan yang ada di dalam pikiran manusia dan sekelompok manusia yang memiliki satu kesatuan yang sifatnya kolektif atau memiliki kesamaan.

Sementara MKB merupakan rekaman informasi atau pengetahuan. Bisa dengan berbagai macam media, misalnya kertas, film, mikrofilm, foto, dan lain-lain. Rekaman informasi dan pengetahuan itulah yang menjadi memori bersama sebuah bangsa.

BACA JUGA:Arsip Penanganan Covid-19 Bisa Jadi Pembelajaran Generasi Mendatang Hadapi Pandemi

&amp;ldquo;Harus ada memori bersama dari sebuah bangsa yang menggambarkan mosaik dan sejarah perjalanan bangsa yang juga merupakan kekayaan nasional yang kemudian ia bisa menjadi identitas dan jati diri bangsa,&amp;rdquo; ungkap Imam.

Mengenai MKB ini bisa berupa pencapaian, prestasi, karya cipta rasa karsa, dan sebagainya. Selain itu, dapat pula tentang peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. Entah itu keberhasilan, kegagalan, baik, atau buruk.
&amp;ldquo;Jadi kita punya memori yang lengkap. Ada yang gagal, ada yang berhasil. Kalau berhasil kita menjadi inspirasi di masa depan. Kalau gagal, kita bisa belajar untuk tidak mengulangi,&amp;rdquo; tambah Imam.

Dia menilai bahwa MKB merupakan bank data yang tersimpan secara kolektif di semua pikiran bangsa Indonesia dan itu terekam di dalam arsip.

Maka dari itu, ANRI bertugas untuk mengangkat arsip-arsip itu untuk kembali menjadi memori bagi generasi Indonesia yang baru lahir. Kemudian akan terus dihidupkan sehingga menjadi memori bersama sebagai identitas bangsa Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
