<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panjang Arsip Nasional Jika Dijejerkan Bisa Setara Jakarta-Bogor</title><description>ANRI mengupayakan agar produk sejarah dan budaya bangsa yang mereka sajikan ke masyarakat bisa diakses secara digital.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor"/><item><title>Panjang Arsip Nasional Jika Dijejerkan Bisa Setara Jakarta-Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/14/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqa Nisyardhana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/13/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor-sU8pkf5iOX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/13/337/2706711/panjang-arsip-nasional-jika-dijejerkan-bisa-setara-jakarta-bogor-sU8pkf5iOX.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mengupayakan agar produk sejarah dan budaya bangsa yang mereka sajikan ke masyarakat bisa diakses secara digital.

&amp;ldquo;Kita sudah bisa mengubah sistem arsip kita ke sistem digital. Betul-betul arsip sekarang ini tercipta secara digital. Jadi, kalau dulu membuat surat pakai kertas, sekarang menciptakan surat, laporan, sudah digital semua,&amp;rdquo; jelas Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. dalam program Special Dialogue Okezone.

Dengan upaya ini bisa membuat generasi sekarang tertarik dan menjadi lebih cinta kepada budaya dan bangsanya.

BACA JUGA:Pentingnya Digitalisasi Arsip Penelitian Bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan

Imam mengatakan bahwa untuk melakukan digitalisasi arsip butuh investasi yang besar dan waktu yang lama. Dikarenakan koleksi yang ANRI miliki sangat banyak.

&amp;ldquo;Arsip kertasnya saja itu ada 30 km linear. Jadi kalau 30 km, arsip ANRI kalau dijejer Jakarta-Bogor,&amp;rdquo; ungkap Imam.
Kemudian, arsip film terdapat 60 ribu reel. Jika film itu diputar, maka akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun lamanya. Ada pula arsip foto yang berjumlah sekitar 4&amp;ndash;5 juta. Selain tu ada peta yang berjumlah 300 ribu dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, ANRI mengambil strategi digitalisasi untuk arsip yang menarik, penting, atau memiliki ancaman kehancuran. Sampai sekarang, arsip yang sudah digitalisasi baru mencapai sekitar 30%.

&amp;ldquo;Belum semuanya, tetapi kita sedang melakukan percepatan karena alat-alat digital baru kita beli cukup banyak tahun lalu dan anggaran untuk proses digitalisasi juga akan ditingkatkan,&amp;rdquo; jelas Imam.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mengupayakan agar produk sejarah dan budaya bangsa yang mereka sajikan ke masyarakat bisa diakses secara digital.

&amp;ldquo;Kita sudah bisa mengubah sistem arsip kita ke sistem digital. Betul-betul arsip sekarang ini tercipta secara digital. Jadi, kalau dulu membuat surat pakai kertas, sekarang menciptakan surat, laporan, sudah digital semua,&amp;rdquo; jelas Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. dalam program Special Dialogue Okezone.

Dengan upaya ini bisa membuat generasi sekarang tertarik dan menjadi lebih cinta kepada budaya dan bangsanya.

BACA JUGA:Pentingnya Digitalisasi Arsip Penelitian Bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan

Imam mengatakan bahwa untuk melakukan digitalisasi arsip butuh investasi yang besar dan waktu yang lama. Dikarenakan koleksi yang ANRI miliki sangat banyak.

&amp;ldquo;Arsip kertasnya saja itu ada 30 km linear. Jadi kalau 30 km, arsip ANRI kalau dijejer Jakarta-Bogor,&amp;rdquo; ungkap Imam.
Kemudian, arsip film terdapat 60 ribu reel. Jika film itu diputar, maka akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun lamanya. Ada pula arsip foto yang berjumlah sekitar 4&amp;ndash;5 juta. Selain tu ada peta yang berjumlah 300 ribu dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, ANRI mengambil strategi digitalisasi untuk arsip yang menarik, penting, atau memiliki ancaman kehancuran. Sampai sekarang, arsip yang sudah digitalisasi baru mencapai sekitar 30%.

&amp;ldquo;Belum semuanya, tetapi kita sedang melakukan percepatan karena alat-alat digital baru kita beli cukup banyak tahun lalu dan anggaran untuk proses digitalisasi juga akan ditingkatkan,&amp;rdquo; jelas Imam.
</content:encoded></item></channel></rss>
