<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Negara Berkembang Diberi Akses Produksi Vaksin</title><description>Jokowi menambahkan, tidak ada jalan lain untuk mencegah agar pandemi tidak terjadi lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin"/><item><title>Jokowi Minta Negara Berkembang Diberi Akses Produksi Vaksin</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yulistyo Pratomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin-3uGAf9nzen.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di KTT G20 (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/337/2707944/jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin-3uGAf9nzen.jpg</image><title>Presiden Jokowi di KTT G20 (Foto: Ant)</title></images><description>BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, betapa pentingnya negara-negara maju untuk memberikan kesempatan pada negara berkembang untuk berkontribusi dalam mengatasi pandemi. Salah satunya, pemerataan dan akses yang luas untuk mendapatkan vaksin.

&quot;Negara berkembang harus diberdayakan sebagai bagian dari solusi. Kesenjangan kapasitas kesehatan tidak dapat dibiarkan, negara berkembang perlu kemitraan yang memberdayakan, negara berkembang harus menjadi rantai pasok kesehatan global,&quot; ujar Jokowi saat membuka Working Session II yang membahas mengenai kesehatan di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:KTT G20, Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Berkontribusi pada Pandemic Fund&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNS80LzE1NjkxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi menambahkan, tidak ada jalan lain untuk mencegah agar pandemi tidak terjadi lagi. Maka, perlu ada peningkatan investasi pada kesehatan, kerja sama riset hingga transfer teknologi serta perluasan akses produksi.

&quot;Yang mulia, dunia tidak boleh mengulang kesalahan saat Covid-19. Ini adalah cara menyelamatkan dunia dari dari darurat kesehatan, never again,&quot; ujarnya.

Suami Iriana itu pun berharap agar para pemimpin dapat menunjukkan komitmen kesehatannya dengan bersama-sama membuat arsitektur kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dunia.

&quot;Saya ingin kontribusi dari Anda untuk membuat arsitektur kesehatan bersama-sama,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:Ini Foto-Foto Momen Jokowi Menyambut Pemimpin G20&amp;nbsp;</description><content:encoded>BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, betapa pentingnya negara-negara maju untuk memberikan kesempatan pada negara berkembang untuk berkontribusi dalam mengatasi pandemi. Salah satunya, pemerataan dan akses yang luas untuk mendapatkan vaksin.

&quot;Negara berkembang harus diberdayakan sebagai bagian dari solusi. Kesenjangan kapasitas kesehatan tidak dapat dibiarkan, negara berkembang perlu kemitraan yang memberdayakan, negara berkembang harus menjadi rantai pasok kesehatan global,&quot; ujar Jokowi saat membuka Working Session II yang membahas mengenai kesehatan di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:KTT G20, Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Berkontribusi pada Pandemic Fund&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNS80LzE1NjkxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi menambahkan, tidak ada jalan lain untuk mencegah agar pandemi tidak terjadi lagi. Maka, perlu ada peningkatan investasi pada kesehatan, kerja sama riset hingga transfer teknologi serta perluasan akses produksi.

&quot;Yang mulia, dunia tidak boleh mengulang kesalahan saat Covid-19. Ini adalah cara menyelamatkan dunia dari dari darurat kesehatan, never again,&quot; ujarnya.

Suami Iriana itu pun berharap agar para pemimpin dapat menunjukkan komitmen kesehatannya dengan bersama-sama membuat arsitektur kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dunia.

&quot;Saya ingin kontribusi dari Anda untuk membuat arsitektur kesehatan bersama-sama,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:Ini Foto-Foto Momen Jokowi Menyambut Pemimpin G20&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
