<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rudal Rusia Diduga Meledak di Polandia, Erdogan: Kita Tunggu Hasil Investigasi</title><description>Rudal yang meledak di Polandia menjadi isu panas dalam momen perhelatan KTT G20 di Bali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi"/><item><title>Rudal Rusia Diduga Meledak di Polandia, Erdogan: Kita Tunggu Hasil Investigasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi</guid><pubDate>Rabu 16 November 2022 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Marchellin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi-qr0PcibUZ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Erdogan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/16/18/2708764/rudal-rusia-diduga-meledak-di-polandia-erdogan-kita-tunggu-hasil-investigasi-qr0PcibUZ7.jpg</image><title>Presiden Turki Erdogan. (Foto: Reuters)</title></images><description>NUSA DUA - Polandia menjadi korban dari rudal yang meledak. Hal ini menjadi isu panas dalam momen perhelatan KTT G20 di Bali. Rudal ini menewaskan dua korban jiwa.

Negara-negara NATO dan G7 yang terdiri dari Kanada, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) kemudian justru mengutuk Rusia yang dianggap sebagai dalang dari insiden ini.

BACA JUGA:Biden: Ledakan di Desa Polandia Kemungkinan Bukan Disebabkan Rudal Rusia


BACA JUGA:Indonesia Serukan Perdamaian Pasca Jatuhnya Rudal di Polandia

Walau begitu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan responnya dengan tenang.&amp;nbsp; &quot;Saya minta semuanya tenang terlebih dahulu, dan mari menunggu keterangan dari pihak terkait,&quot; ungkap Erdogan dalam konferensi pers di Nusa Dua, Rabu(16/11/2022).

Rusia sendiri sudah mengeluarkan pernyataan bahwa masalah rudal ini tidak terkait dengan mereka. Hanya saja, negara-negara yang tergabung dalam NATO dan G7 mengadakan pertemuan mendadak pada Rabu ini dan secara bersama mengecam 'serangan rudal' Rusia terhadap Polandia tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi8xMC8xNTYxMTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal ini membuat Erdogan kemudian meminta semua pihak untuk menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

&quot;Kita butuh menunggu hasil investigasi lebih mendalam untuk bisa mendapatkan jawaban yang tepat. Saya sudah bertemu dengan Kanselir Jerman, dan kami sendiri sepakat untuk melakukan investigasi lagi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>NUSA DUA - Polandia menjadi korban dari rudal yang meledak. Hal ini menjadi isu panas dalam momen perhelatan KTT G20 di Bali. Rudal ini menewaskan dua korban jiwa.

Negara-negara NATO dan G7 yang terdiri dari Kanada, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) kemudian justru mengutuk Rusia yang dianggap sebagai dalang dari insiden ini.

BACA JUGA:Biden: Ledakan di Desa Polandia Kemungkinan Bukan Disebabkan Rudal Rusia


BACA JUGA:Indonesia Serukan Perdamaian Pasca Jatuhnya Rudal di Polandia

Walau begitu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan responnya dengan tenang.&amp;nbsp; &quot;Saya minta semuanya tenang terlebih dahulu, dan mari menunggu keterangan dari pihak terkait,&quot; ungkap Erdogan dalam konferensi pers di Nusa Dua, Rabu(16/11/2022).

Rusia sendiri sudah mengeluarkan pernyataan bahwa masalah rudal ini tidak terkait dengan mereka. Hanya saja, negara-negara yang tergabung dalam NATO dan G7 mengadakan pertemuan mendadak pada Rabu ini dan secara bersama mengecam 'serangan rudal' Rusia terhadap Polandia tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi8xMC8xNTYxMTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal ini membuat Erdogan kemudian meminta semua pihak untuk menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

&quot;Kita butuh menunggu hasil investigasi lebih mendalam untuk bisa mendapatkan jawaban yang tepat. Saya sudah bertemu dengan Kanselir Jerman, dan kami sendiri sepakat untuk melakukan investigasi lagi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
