<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Temukan Gunungan Sampah di Belakang Rumah</title><description>Kasus satu keluarga tewas di Kalideres, polisi temukan gunungan sampah di belakang rumah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah"/><item><title>Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Temukan Gunungan Sampah di Belakang Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah</guid><pubDate>Rabu 16 November 2022 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah-2NnndyTdMF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menemukan gunungan sampah di belakang rumah milik keluarga yang tewas di Kalideres. (MNC Portal/Dimas Choirul)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/16/338/2709000/satu-keluarga-tewas-di-kalideres-polisi-temukan-gunungan-sampah-di-belakang-rumah-2NnndyTdMF.jpg</image><title>Polisi menemukan gunungan sampah di belakang rumah milik keluarga yang tewas di Kalideres. (MNC Portal/Dimas Choirul)</title></images><description>JAKARTA - Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam mengusut kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (16/11/2022) sore. Olah TKP dilakukan dengan menggandeng sejumlah ahli.
Dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah tumpukan sampah makanan dan berbagai macam lainnya yang ada di area belakang rumah korban.
&quot;Jadi bisa kita asumsikan sementara nanti kita ahli yang akan menjelaskan. Kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah, tidak keluar. Artinya ini menunjukkan yang bersangkutan dengan tetangga dan lain sebagainya apakah sifatnya ini mengurung diri dan lain sebagainya,&quot; kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (16/11/2022).
Namun, Hengki memastikan sampah tersebut tidak berkaitan dengan pengobatan medis. &quot;Enggak ada. Masih dalam proses,&quot; tambahnya.
Usai melakukan olah TKP, polisi mengaku telah menemukan titik terang dalam menangani kasus ini. Dugaan motif-motif yang sebelumnya dibeberkan, telah terpatahkan. Namun, polisi belum mau menyebut temuan motif tersebut.



&quot;Kita bisa patahkan beberapa motif. Kita masih perlu pendalaman lagi,&quot; ujarnya.
Hengki memastikan, pihaknya  mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengungkap kasus kematian sekeluarga yang misterius ini. Bahkan, ia menyebut, ini merupakan kasus yang rumit.
BACA JUGA:Polisi Sebut Kasus Tewasnya Sekeluarga di Kalideres Rumit
&quot;Jadi gini rekan-rekan ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian. Ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan. Ini bukan satu ahli. Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation,&quot; ujarnya.Selain tim kedokteran dari forensik RS Polri, pihaknya juga melibatkan ahli dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Universitas Indonesia (UI), di antaranya mulai dari ahli patologi anatomi, forensik medik kolegal, kemudian toksikologi, termasuk DNA dari laboratorium forensik.
&quot;Ini saling melengkapi, bersinergi, sehingga nantinya menuju satu kesimpulan. Kita tidak bisa berasumsi mengambil kesimpulan sementara. Ini proses sedang berlangsung,&quot; ujarnya.
Sebagaimana diketahui, satu keluarga yang terdiri dari 4 orang ditemukan tewas mengenaskan dalam sebuah rumah di Perumahan Citra Garden 1 Extention, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam. Penemuan ini bermula dari bau busuk yang menyengat.
Keempat korban, yakni Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga; istrinya Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta adik Rudiyanto, Budianto Gunawan (68). Keempat jenazah kemudian dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam mengusut kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (16/11/2022) sore. Olah TKP dilakukan dengan menggandeng sejumlah ahli.
Dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah tumpukan sampah makanan dan berbagai macam lainnya yang ada di area belakang rumah korban.
&quot;Jadi bisa kita asumsikan sementara nanti kita ahli yang akan menjelaskan. Kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah, tidak keluar. Artinya ini menunjukkan yang bersangkutan dengan tetangga dan lain sebagainya apakah sifatnya ini mengurung diri dan lain sebagainya,&quot; kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (16/11/2022).
Namun, Hengki memastikan sampah tersebut tidak berkaitan dengan pengobatan medis. &quot;Enggak ada. Masih dalam proses,&quot; tambahnya.
Usai melakukan olah TKP, polisi mengaku telah menemukan titik terang dalam menangani kasus ini. Dugaan motif-motif yang sebelumnya dibeberkan, telah terpatahkan. Namun, polisi belum mau menyebut temuan motif tersebut.



&quot;Kita bisa patahkan beberapa motif. Kita masih perlu pendalaman lagi,&quot; ujarnya.
Hengki memastikan, pihaknya  mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengungkap kasus kematian sekeluarga yang misterius ini. Bahkan, ia menyebut, ini merupakan kasus yang rumit.
BACA JUGA:Polisi Sebut Kasus Tewasnya Sekeluarga di Kalideres Rumit
&quot;Jadi gini rekan-rekan ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian. Ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan. Ini bukan satu ahli. Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation,&quot; ujarnya.Selain tim kedokteran dari forensik RS Polri, pihaknya juga melibatkan ahli dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Universitas Indonesia (UI), di antaranya mulai dari ahli patologi anatomi, forensik medik kolegal, kemudian toksikologi, termasuk DNA dari laboratorium forensik.
&quot;Ini saling melengkapi, bersinergi, sehingga nantinya menuju satu kesimpulan. Kita tidak bisa berasumsi mengambil kesimpulan sementara. Ini proses sedang berlangsung,&quot; ujarnya.
Sebagaimana diketahui, satu keluarga yang terdiri dari 4 orang ditemukan tewas mengenaskan dalam sebuah rumah di Perumahan Citra Garden 1 Extention, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam. Penemuan ini bermula dari bau busuk yang menyengat.
Keempat korban, yakni Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga; istrinya Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta adik Rudiyanto, Budianto Gunawan (68). Keempat jenazah kemudian dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi.</content:encoded></item></channel></rss>
