<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Mulai Dalami Profesi Sekeluarga Tewas di Kalideres</title><description>Polda Metro Jaya masih mendalami profesi satu keluarga yang mayatnya ditemukan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres"/><item><title>Polisi Mulai Dalami Profesi Sekeluarga Tewas di Kalideres</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres</guid><pubDate>Kamis 17 November 2022 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres-fUUt6hLhKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP sekeluarga tewas di Kalideres (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/17/338/2709740/polisi-mulai-dalami-profesi-sekeluarga-tewas-di-kalideres-fUUt6hLhKz.jpg</image><title>TKP sekeluarga tewas di Kalideres (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya masih mendalami profesi satu keluarga yang mayatnya ditemukan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
&quot;Iya ini (profesi) kita masih lakukan pendalaman,&quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).
Lebih lanjut Zulpan mengatakan, pendalaman tersebut dilakukan untuk menepis isu kelaparan yang menjadi penyebab tewasnya satu keluarga itu.
Berdasarkan hasil temuan polisi pun, keluarga itu tinggal di kompleks yang terbilang berada. Sehingga, Zulpan menilai mereka tak mungkin mati karena kelaparan.
Baca juga:&amp;nbsp;Datangi TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres, Labfor Ukur Suhu dan Kelembapan 3 Ruangan
&quot;Yang jelas itukan komplek itu komplek yang cukup berada ya, artinya bukan komplek yang kekurangan jadi jauh dari kemungkinan kekurangan makanan,&quot; jelas dia.
Polisi juga sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) rumah milik sekeluarga tewas itu. Dari sana, ditemukan tumpukan sampah yang terdiri dari sampah bekas makanan hingga obat-obatan.
Baca juga:&amp;nbsp;Gelagat Dian Korban Sekeluarga Tewas di Kalideres Jadi Pendiam hingga Tubuhnya Mengurus
&quot;Ada bekas makanan, ya kan, ada, ya segala jenis sampah lah. Limbah medis enggak ada, tapi obat-obat biasa ada. Masih dalam proses ya,&quot; ujar Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di lokasi, Rabu 16 November 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNy8xLzE1NzA5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hengki menduga, temuan tersebut dapat menguatkan fakta bahwa keluarga itu memang menutup diri dari warga sekitar. Tapi, polisi belum dapat memastikan sejak kapan keluarga itu membuang sampah di dalam rumah.
Satu keluarga itu ditemukan tewas pada Kamis (10/11/2022) malam. Kematian mereka terungkap dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban.
Keempat orang yang ditemukan tewas itu bernama Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya K. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta adik ipar Rudiyanto, Budyanto Gunawan (68).
Polisi menyatakan telah menemukan titik terang dari kasus tersebut. Namun pendalaman lebih lanjut masih perlu dilakukan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya masih mendalami profesi satu keluarga yang mayatnya ditemukan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
&quot;Iya ini (profesi) kita masih lakukan pendalaman,&quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).
Lebih lanjut Zulpan mengatakan, pendalaman tersebut dilakukan untuk menepis isu kelaparan yang menjadi penyebab tewasnya satu keluarga itu.
Berdasarkan hasil temuan polisi pun, keluarga itu tinggal di kompleks yang terbilang berada. Sehingga, Zulpan menilai mereka tak mungkin mati karena kelaparan.
Baca juga:&amp;nbsp;Datangi TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres, Labfor Ukur Suhu dan Kelembapan 3 Ruangan
&quot;Yang jelas itukan komplek itu komplek yang cukup berada ya, artinya bukan komplek yang kekurangan jadi jauh dari kemungkinan kekurangan makanan,&quot; jelas dia.
Polisi juga sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) rumah milik sekeluarga tewas itu. Dari sana, ditemukan tumpukan sampah yang terdiri dari sampah bekas makanan hingga obat-obatan.
Baca juga:&amp;nbsp;Gelagat Dian Korban Sekeluarga Tewas di Kalideres Jadi Pendiam hingga Tubuhnya Mengurus
&quot;Ada bekas makanan, ya kan, ada, ya segala jenis sampah lah. Limbah medis enggak ada, tapi obat-obat biasa ada. Masih dalam proses ya,&quot; ujar Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di lokasi, Rabu 16 November 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNy8xLzE1NzA5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hengki menduga, temuan tersebut dapat menguatkan fakta bahwa keluarga itu memang menutup diri dari warga sekitar. Tapi, polisi belum dapat memastikan sejak kapan keluarga itu membuang sampah di dalam rumah.
Satu keluarga itu ditemukan tewas pada Kamis (10/11/2022) malam. Kematian mereka terungkap dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban.
Keempat orang yang ditemukan tewas itu bernama Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya K. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta adik ipar Rudiyanto, Budyanto Gunawan (68).
Polisi menyatakan telah menemukan titik terang dari kasus tersebut. Namun pendalaman lebih lanjut masih perlu dilakukan.
</content:encoded></item></channel></rss>
