<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Muktamar ke-48, TGB: Muhammadiyah Terus Jadi Lokomotif Perubahan, Bekerja untuk Umat dan Bangsa</title><description>Doktor Ahli Tafsir Alquran ini dalam momentum acara inI memberikan selamat atas digelarnya muktamar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa"/><item><title>Hadiri Muktamar ke-48, TGB: Muhammadiyah Terus Jadi Lokomotif Perubahan, Bekerja untuk Umat dan Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa</guid><pubDate>Sabtu 19 November 2022 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa-7WspKnuMan.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TGB hadiri muktamar Muhammadiyah/Foto: MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/19/337/2710657/hadiri-muktamar-ke-48-tgb-muhammadiyah-terus-jadi-lokomotif-perubahan-bekerja-untuk-umat-dan-bangsa-7WspKnuMan.jpg</image><title>TGB hadiri muktamar Muhammadiyah/Foto: MNC Media</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI)  TGB HM Zainul Majdi menghadiri Muktamar Muhammadiyah dan Asyiyah ke-48 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022).
(Baca juga: Muktamar Muhammadiyah, TGB Minta Generasi saat Ini Mengenal Kiprah Kiai Ahmad Dahlan)
Pembukaan Muktamar sendiri berlangsung di Stadion Mahanan Solo, Jawa Tengah akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara acara akan ditutup Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin pada 20 November 2022.
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini dalam momentum acara inI memberikan selamat atas digelarnya muktamar.&quot;Terus bekerja untuk umat Islam, bangsa,  dan seluruh alam raya,&quot; kata TGB.
Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini berharap Muhammadiyah terus menjadi lokomotif perubahan. Terus memberikan gerakan untuk mendorong perubahan yang lebih baik. &quot;Memberikan hal-hal yang baik bagi bangsa dan negara, &quot; ujarnya.
TGB mengungkapkan,  setelah Indonesia sukses menggelar G20 di Bali beberapa hari lalu dengan dihadiri pemimpin dunia,  Indonesia semakin menjadi perhatian dunia.
&quot;Dunia terus memperhatikan Indonesia.  Jadi peran Muhammadiyah ikut dalam itu (jadi perhatian dunia), &quot; imbuhnya.
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA)  Indonesia mengungkapkan, pengalaman Muhammadiyah dalam dakwah harus juga dibagi ke ormas yang lain. Di usia 110 tahun,  Muhammadiyah terbukti sanggup memberi kontribusi dalam pendidikan maupun ekonomi.

&quot;Ikut berkolaborasi supaya kiprah ormas yang lain sanggup seperti Muhammadiyah, &quot; imbuhnya.

TGB menambahkan,  bila ditarik akarnya antara Muhammadiyah dan NWDI memiliki hubungan persahabatan yang baik.  Dari NWDI itu punya persahabatan dengan pimpinan Muhammadiyah dari waktu ke waktu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC8xLzE1NjUwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sampai hari ini hubungan ini tetap terjaga. Seperti juga hubungan saya dengan Profesor Haedar Nasir,&quot; katanya.





&quot;Beliau (Haedar Nasir) pemimpin yang teguh dan memberikan sikap yang meneduhkan bagi bangsa ini,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI)  TGB HM Zainul Majdi menghadiri Muktamar Muhammadiyah dan Asyiyah ke-48 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022).
(Baca juga: Muktamar Muhammadiyah, TGB Minta Generasi saat Ini Mengenal Kiprah Kiai Ahmad Dahlan)
Pembukaan Muktamar sendiri berlangsung di Stadion Mahanan Solo, Jawa Tengah akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara acara akan ditutup Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin pada 20 November 2022.
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini dalam momentum acara inI memberikan selamat atas digelarnya muktamar.&quot;Terus bekerja untuk umat Islam, bangsa,  dan seluruh alam raya,&quot; kata TGB.
Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini berharap Muhammadiyah terus menjadi lokomotif perubahan. Terus memberikan gerakan untuk mendorong perubahan yang lebih baik. &quot;Memberikan hal-hal yang baik bagi bangsa dan negara, &quot; ujarnya.
TGB mengungkapkan,  setelah Indonesia sukses menggelar G20 di Bali beberapa hari lalu dengan dihadiri pemimpin dunia,  Indonesia semakin menjadi perhatian dunia.
&quot;Dunia terus memperhatikan Indonesia.  Jadi peran Muhammadiyah ikut dalam itu (jadi perhatian dunia), &quot; imbuhnya.
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA)  Indonesia mengungkapkan, pengalaman Muhammadiyah dalam dakwah harus juga dibagi ke ormas yang lain. Di usia 110 tahun,  Muhammadiyah terbukti sanggup memberi kontribusi dalam pendidikan maupun ekonomi.

&quot;Ikut berkolaborasi supaya kiprah ormas yang lain sanggup seperti Muhammadiyah, &quot; imbuhnya.

TGB menambahkan,  bila ditarik akarnya antara Muhammadiyah dan NWDI memiliki hubungan persahabatan yang baik.  Dari NWDI itu punya persahabatan dengan pimpinan Muhammadiyah dari waktu ke waktu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC8xLzE1NjUwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sampai hari ini hubungan ini tetap terjaga. Seperti juga hubungan saya dengan Profesor Haedar Nasir,&quot; katanya.





&quot;Beliau (Haedar Nasir) pemimpin yang teguh dan memberikan sikap yang meneduhkan bagi bangsa ini,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
