<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan AS Samakan China dengan Rusia, Kedepankan Kekuatan dalam Mengatasi Sengketa      </title><description>&amp;nbsp;
Perang Moskow melawan Kyiv menurutnya dapat menjadi tantangan juga di Indo-Pasifik lantaran China juga dianggap mengedepankan hal yang sama&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa"/><item><title>Menhan AS Samakan China dengan Rusia, Kedepankan Kekuatan dalam Mengatasi Sengketa      </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa</guid><pubDate>Minggu 20 November 2022 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa-GPdb2Tajx5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menhan AS Lloyd Austin/foto: AFP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/20/18/2711220/menhan-as-samakan-china-dengan-rusia-kedepankan-kekuatan-dalam-mengatasi-sengketa-GPdb2Tajx5.JPG</image><title>Menhan AS Lloyd Austin/foto: AFP</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada Sabtu (19/11/2022) menuding bahwa China dan Rusia menginginkan terciptanya dunia yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi sengketa.

&quot;Beijing, seperti Moskow, menginginkan dunia di mana yang kuat adalah yang benar, di mana sengketa diatasi dengan kekuatan, dan di mana &amp;#8203;autokrat bisa memadamkan api kebebasan,&quot; kata Austin dalam Forum Keamanan Internasional Halifax di Kanada, dilansir dari VOA, Minggu (20/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Untuk Pertama Kalinya, Kim Jong Un Pamerkan Putrinya yang Jarang Muncul di Publik
Perang Moskow melawan Kyiv menurutnya dapat menjadi tantangan juga di Indo-Pasifik lantaran China juga dianggap mengedepankan hal yang sama, terkait penciptaan istem internasional yang bebas, stabil dan terbuka.

&quot;(Serangan Rusia ke Ukraina) telah menggarisbawahi tantangan yang kita hadapi di Indo-Pasifik, di mana (China) juga mendorong sesuatu yang sangat jauh dari visi kami akan sistem internasional yang bebas, stabil dan terbuka,&quot; kata Austin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Buya Mahyeldi Lantik Kepengurusan DPD IKA FPUA Jabodetabek Periode 2022-2026
Adapun, Austin juga menyoroti upaya Rusia menghimpun kekuatan dengan melibatkan Iran dan Korea Utara. Hal ini menurutnya telah menciptakan tantangan keamanan baru bagi AS dan sekutu-sekutunya.










&quot;Rusia beralih ke Iran dan Korea Utara untuk membantu menyerang Ukraina, termasuk menggunakan drone Iran untuk membunuh warga sipil Ukraina,&quot; katanya.

Washington pun menyebut personel Iran telah berada di Krimea untuk membantu Rusia melancarkan serangan drone terhadap Ukraina. Namun, Teheran membantah tuduhan tersebut.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada Sabtu (19/11/2022) menuding bahwa China dan Rusia menginginkan terciptanya dunia yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi sengketa.

&quot;Beijing, seperti Moskow, menginginkan dunia di mana yang kuat adalah yang benar, di mana sengketa diatasi dengan kekuatan, dan di mana &amp;#8203;autokrat bisa memadamkan api kebebasan,&quot; kata Austin dalam Forum Keamanan Internasional Halifax di Kanada, dilansir dari VOA, Minggu (20/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Untuk Pertama Kalinya, Kim Jong Un Pamerkan Putrinya yang Jarang Muncul di Publik
Perang Moskow melawan Kyiv menurutnya dapat menjadi tantangan juga di Indo-Pasifik lantaran China juga dianggap mengedepankan hal yang sama, terkait penciptaan istem internasional yang bebas, stabil dan terbuka.

&quot;(Serangan Rusia ke Ukraina) telah menggarisbawahi tantangan yang kita hadapi di Indo-Pasifik, di mana (China) juga mendorong sesuatu yang sangat jauh dari visi kami akan sistem internasional yang bebas, stabil dan terbuka,&quot; kata Austin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Buya Mahyeldi Lantik Kepengurusan DPD IKA FPUA Jabodetabek Periode 2022-2026
Adapun, Austin juga menyoroti upaya Rusia menghimpun kekuatan dengan melibatkan Iran dan Korea Utara. Hal ini menurutnya telah menciptakan tantangan keamanan baru bagi AS dan sekutu-sekutunya.










&quot;Rusia beralih ke Iran dan Korea Utara untuk membantu menyerang Ukraina, termasuk menggunakan drone Iran untuk membunuh warga sipil Ukraina,&quot; katanya.

Washington pun menyebut personel Iran telah berada di Krimea untuk membantu Rusia melancarkan serangan drone terhadap Ukraina. Namun, Teheran membantah tuduhan tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
