<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Haedar Nashir Terkait Usulan Tambah 6 Anggota Muda Masuk Formatur PP Muhammadiyah   </title><description>Menurutnya hal itu akan dibicarakan terlebih dahulu dalam rapat pleno bersama ke-13 formatur lainnya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah"/><item><title>Respons Haedar Nashir Terkait Usulan Tambah 6 Anggota Muda Masuk Formatur PP Muhammadiyah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah</guid><pubDate>Minggu 20 November 2022 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah-n1hsgPe2W0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Haedar Nashir. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/20/337/2711155/respons-haedar-nashir-terkait-usulan-tambah-6-anggota-muda-masuk-formatur-pp-muhammadiyah-n1hsgPe2W0.jpeg</image><title>Haedar Nashir. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Ketum PP Muhammadiyah 2022-2027, Haedar Nashir merespons usulan penambahan 6 orang dari angkatan muda untuk masuk ke dalam formatur PP Muhammadiyah 2022-2027. Menurutnya hal itu akan dibicarakan terlebih dahulu dalam rapat pleno bersama ke-13 formatur lainnya.&amp;nbsp;

&quot;Setelah ini kami bertiga belas sidang pleno untuk apakah peluang yang diberikan oleh AD/ART untuk menambah itu mau kita gunakan atau tidak,&quot; ujar Haedar yang dilansir dari akun YouTube @tvMuChannel, Minggu (20/11/2022).

Menurutnya jika untuk kemaslahatan, maka formatur akan menambah anggota yang berasal dari kalangan muda. Namun penambahan tersebut tetap bergantung pada hasil keputusan pleno di Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xOS8xLzE1NzE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ya tentu kalau untuk kemaslahatan kita akan menambah. Tapi nanti tergantung pada keputusan pleno itu, bisa menambah bisa tidak, kami tidak akan bisa mendahului pleno,&quot; tutur dia.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kembali Jadi Ketum, Haedar Nashir Bakal Jalankan Program Muhammadiyah Unggul Berkemajuan
Untuk ke depan, pihaknya akan membentuk majelis, lembaga biro dan seterusnya untuk menjalankan program program Muhammadiyah selama lima tahun kedepan.&amp;nbsp;

&quot;PP Muhammadiyah serius program itu kita terjemahkan dalam kebijakan-kebijakan yang terukur yang memerlukan konsinyering. Lebih dari itu kita menjalankan tugas sebagaimana mestinya,&quot; kata dia.&amp;nbsp;Terkait relasi politik, Haedar menyebut hal itu hanya pada tataran relasi kebangsaan. Sebab menurutnya bentuk dari relasi kebangsaan termasuk antara lain adanya relasi politik, ekonomi, budaya dan keagamaan.&amp;nbsp;

&quot;Tentu karena kami ormas selalu ada partai politik, muatan politik, muatan TNI/Polri. Saya pikir itu sesuatu&amp;nbsp; yang positif dan menjadi agenda yang kami lakukan tapi lebih dari itu memberi kemanfaatan terbaik bagi bangsa negara dan kemanusiaan universal,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketum PP Muhammadiyah 2022-2027, Haedar Nashir merespons usulan penambahan 6 orang dari angkatan muda untuk masuk ke dalam formatur PP Muhammadiyah 2022-2027. Menurutnya hal itu akan dibicarakan terlebih dahulu dalam rapat pleno bersama ke-13 formatur lainnya.&amp;nbsp;

&quot;Setelah ini kami bertiga belas sidang pleno untuk apakah peluang yang diberikan oleh AD/ART untuk menambah itu mau kita gunakan atau tidak,&quot; ujar Haedar yang dilansir dari akun YouTube @tvMuChannel, Minggu (20/11/2022).

Menurutnya jika untuk kemaslahatan, maka formatur akan menambah anggota yang berasal dari kalangan muda. Namun penambahan tersebut tetap bergantung pada hasil keputusan pleno di Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xOS8xLzE1NzE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ya tentu kalau untuk kemaslahatan kita akan menambah. Tapi nanti tergantung pada keputusan pleno itu, bisa menambah bisa tidak, kami tidak akan bisa mendahului pleno,&quot; tutur dia.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kembali Jadi Ketum, Haedar Nashir Bakal Jalankan Program Muhammadiyah Unggul Berkemajuan
Untuk ke depan, pihaknya akan membentuk majelis, lembaga biro dan seterusnya untuk menjalankan program program Muhammadiyah selama lima tahun kedepan.&amp;nbsp;

&quot;PP Muhammadiyah serius program itu kita terjemahkan dalam kebijakan-kebijakan yang terukur yang memerlukan konsinyering. Lebih dari itu kita menjalankan tugas sebagaimana mestinya,&quot; kata dia.&amp;nbsp;Terkait relasi politik, Haedar menyebut hal itu hanya pada tataran relasi kebangsaan. Sebab menurutnya bentuk dari relasi kebangsaan termasuk antara lain adanya relasi politik, ekonomi, budaya dan keagamaan.&amp;nbsp;

&quot;Tentu karena kami ormas selalu ada partai politik, muatan politik, muatan TNI/Polri. Saya pikir itu sesuatu&amp;nbsp; yang positif dan menjadi agenda yang kami lakukan tapi lebih dari itu memberi kemanfaatan terbaik bagi bangsa negara dan kemanusiaan universal,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
