<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat Guncang Cianjur, Pimpinan Komisi V DPR Malah Bercanda dengan Kepala BMKG saat RDP</title><description>Robert pun menertawakan Dwikorita yang langsung bersembunyi di bawah meja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp"/><item><title>Gempa Dahsyat Guncang Cianjur, Pimpinan Komisi V DPR Malah Bercanda dengan Kepala BMKG saat RDP</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp</guid><pubDate>Senin 21 November 2022 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp-Xtfavjg02L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/21/337/2711723/gempa-dahsyat-guncang-cianjur-pimpinan-komisi-v-dpr-malah-bercanda-dengan-kepala-bmkg-saat-rdp-Xtfavjg02L.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut diguncang gempa, Senin (21/11/2022).
Tapi bukannya kepanikan, justru ada dialog yang menggelitik antara Wakil Ketua Komisi V DPR Robert Rouw dengan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
(Baca juga: Foto-Foto Bangunan dan Rumah Luluh Lantak Akibat Gempa Dahsyat Cianjur)
&quot;Peningkatan SDM dan perlengkapan Basarnas.. Gempa..,&quot; kata Robert di Ruang Rapat Komisi V DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta sembari tertawa meskipun pegawai sekretariat Komisi V DPR di belakangnya mulai berdiri dan tampak panik.
&quot;Ini BMKG bikin gempa ini...,&quot; sambungnya lagi sambil tertawa.
Kemudian, Kepala BMKG Dwikorita menyarankan agar jika ada gempa sebaiknya bersembunyi di bawah meja.
&quot;Mohon maaf kalau ada gempa bersembunyi di bawa meja,&quot; sarannya.
Robert pun menertawakan Dwikorita yang langsung bersembunyi di bawah meja. Menurutnya, semestinya Basarnas juga ikut.
&quot;Ini lihat ini, harus ikut kepala BMKG. Iya Kepala Basarnas belum ikut, BMKG sudah langsung masuk meja,&quot; ucap Robert dengan tertawa.
Kepala BMKG kembali menyarankan agar jika ada gempa lagi sebaiknya bersembunyi di bawah meja. Dan jika sudah berhenti sebaiknya keluar melalui pintu dan dibagi.
&quot;Mohon izin bapak, seandainya lagi, mohon untuk masuk di bawah meja. Kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu, dibagi yang disebelah sana,&quot; usul Dwikorita.
Tapi, Robert menyanggah bahwa pintu di ruangan ini hanya ada satu pintu saja.
&quot;Enggak ada pintu lain lagi ibu, satu pintu saja,&quot; kata Robert mengundang gelak tawa.
Selanjutnya, Kepala BMKG mengatakan bahwa sebaiknya dibagi dua pintu. Jadi kalau ada gempa susulan sebaiknya sebunyi.

&quot;Sebaiknya dua (pintu), jadi mungkin kita anu aja dulu, kita jalan dulu aja, kalau ada lagi sembunyi,&quot; katanya.

Kemudian, Robert menyarankan agar rapat diskors selama 30 menit karena terjadi gempa.



&quot;Harusnya, kalau gempa begini kita keluar dulu ya. Tunggu 30 menit baru kita masuk lagi, jadi kita skors dulu lah..,&quot; usul Robert.



Kepala BMKG pun mengamini usulan skorsing rapat tersebut.



&quot;Iya, iya.. jadi saya skors dulu ya,&quot; kata Robert sambil mengetuk palu tanda skors.</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut diguncang gempa, Senin (21/11/2022).
Tapi bukannya kepanikan, justru ada dialog yang menggelitik antara Wakil Ketua Komisi V DPR Robert Rouw dengan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
(Baca juga: Foto-Foto Bangunan dan Rumah Luluh Lantak Akibat Gempa Dahsyat Cianjur)
&quot;Peningkatan SDM dan perlengkapan Basarnas.. Gempa..,&quot; kata Robert di Ruang Rapat Komisi V DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta sembari tertawa meskipun pegawai sekretariat Komisi V DPR di belakangnya mulai berdiri dan tampak panik.
&quot;Ini BMKG bikin gempa ini...,&quot; sambungnya lagi sambil tertawa.
Kemudian, Kepala BMKG Dwikorita menyarankan agar jika ada gempa sebaiknya bersembunyi di bawah meja.
&quot;Mohon maaf kalau ada gempa bersembunyi di bawa meja,&quot; sarannya.
Robert pun menertawakan Dwikorita yang langsung bersembunyi di bawah meja. Menurutnya, semestinya Basarnas juga ikut.
&quot;Ini lihat ini, harus ikut kepala BMKG. Iya Kepala Basarnas belum ikut, BMKG sudah langsung masuk meja,&quot; ucap Robert dengan tertawa.
Kepala BMKG kembali menyarankan agar jika ada gempa lagi sebaiknya bersembunyi di bawah meja. Dan jika sudah berhenti sebaiknya keluar melalui pintu dan dibagi.
&quot;Mohon izin bapak, seandainya lagi, mohon untuk masuk di bawah meja. Kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu, dibagi yang disebelah sana,&quot; usul Dwikorita.
Tapi, Robert menyanggah bahwa pintu di ruangan ini hanya ada satu pintu saja.
&quot;Enggak ada pintu lain lagi ibu, satu pintu saja,&quot; kata Robert mengundang gelak tawa.
Selanjutnya, Kepala BMKG mengatakan bahwa sebaiknya dibagi dua pintu. Jadi kalau ada gempa susulan sebaiknya sebunyi.

&quot;Sebaiknya dua (pintu), jadi mungkin kita anu aja dulu, kita jalan dulu aja, kalau ada lagi sembunyi,&quot; katanya.

Kemudian, Robert menyarankan agar rapat diskors selama 30 menit karena terjadi gempa.



&quot;Harusnya, kalau gempa begini kita keluar dulu ya. Tunggu 30 menit baru kita masuk lagi, jadi kita skors dulu lah..,&quot; usul Robert.



Kepala BMKG pun mengamini usulan skorsing rapat tersebut.



&quot;Iya, iya.. jadi saya skors dulu ya,&quot; kata Robert sambil mengetuk palu tanda skors.</content:encoded></item></channel></rss>
