<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sesalkan Warga Taburi Mayat Sekeluarga di Kalideres dengan Kopi, TKP Jadi Tak Steril</title><description>Polisi menyesalkan tempat kejadian perkara (TKP) atau rumah ditemukannya satu keluarga tewas di Kalideres sudah tidak steril.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril"/><item><title>Polisi Sesalkan Warga Taburi Mayat Sekeluarga di Kalideres dengan Kopi, TKP Jadi Tak Steril</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril</guid><pubDate>Senin 21 November 2022 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril-z7oe5bUyQk.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/21/338/2712051/polisi-sesalkan-warga-taburi-mayat-sekeluarga-di-kalideres-dengan-kopi-tkp-jadi-tak-steril-z7oe5bUyQk.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Polisi menyesalkan tempat kejadian perkara (TKP) atau rumah ditemukannya satu keluarga tewas di Kalideres sudah tidak steril. Saat penyidik melakukan olah TKP, lokasi penemuan mayat telah ditaburi dengan kopi oleh warga sekitar.

&quot;Ternyata ini TKP sudah kurang steril, mengapa kurang steril? Karena warga yamg niatnya mau membantu, langsung disiram kopi,&quot; kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Senin (21/11/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xOS8xLzE1NzIwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia mengatakan dengan tidak sterilnya TKP tersebut mengganggu proses olah TKP yang dilakukan penyidik dan dokter forensik.

&quot;Ini agak kacau, mungkin kemaren kedokteran forensik melihat, ini menggangu karena banyaknya kopi yang disebar,&quot; katanya.
Meskipun demikian, Hengki menuturkan tim forensik terus bekerja mengungkap misteri penyebab kematian korban. Ia mengatakan penyidik bersama dokter forensik dan psikologi forensik terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

Diketahui, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas mengering di Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat.

Adapun keempat korban bernama Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya K. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta kerabat Rudiyanto, Budyanto Gunawan (69).</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menyesalkan tempat kejadian perkara (TKP) atau rumah ditemukannya satu keluarga tewas di Kalideres sudah tidak steril. Saat penyidik melakukan olah TKP, lokasi penemuan mayat telah ditaburi dengan kopi oleh warga sekitar.

&quot;Ternyata ini TKP sudah kurang steril, mengapa kurang steril? Karena warga yamg niatnya mau membantu, langsung disiram kopi,&quot; kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Senin (21/11/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xOS8xLzE1NzIwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia mengatakan dengan tidak sterilnya TKP tersebut mengganggu proses olah TKP yang dilakukan penyidik dan dokter forensik.

&quot;Ini agak kacau, mungkin kemaren kedokteran forensik melihat, ini menggangu karena banyaknya kopi yang disebar,&quot; katanya.
Meskipun demikian, Hengki menuturkan tim forensik terus bekerja mengungkap misteri penyebab kematian korban. Ia mengatakan penyidik bersama dokter forensik dan psikologi forensik terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

Diketahui, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas mengering di Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat.

Adapun keempat korban bernama Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya K. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta kerabat Rudiyanto, Budyanto Gunawan (69).</content:encoded></item></channel></rss>
