<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suhu Capai 23 Derajat Celcius, Penonton Piala Dunia Kedinginan pada Malam Pembukaan</title><description>Qatar menderita kekalahan 2-0 pada malam ketika suhu luar ruangan mencapai paling tinggi 23 derajat Celcius.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan"/><item><title>Suhu Capai 23 Derajat Celcius, Penonton Piala Dunia Kedinginan pada Malam Pembukaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan</guid><pubDate>Selasa 22 November 2022 09:31 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan-6KEVXQ2NbY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penonton Piala Dunia 2022 di Qatar merasakan kedinginan (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/22/18/2712249/suhu-capai-23-derajat-celcius-penonton-piala-dunia-kedinginan-pada-malam-pembukaan-6KEVXQ2NbY.jpg</image><title>Penonton Piala Dunia 2022 di Qatar merasakan kedinginan (Foto: AP)</title></images><description>QATAR - Udara dingin menerpa lebih dari 67.000 orang yang memadati Stadion Al Bayt pada malam pembukaan Piala Dunia di Al Khor, sebuah kota pinggir pantai di Qatar.

Malam yang sejuk itu jadi terasa lebih dingin karena mesin pendingin di stadion luar ruangan itu. Sebagian fans menyesal tak pakai baju yang lebih hangat.

&quot;Sebenarnya, ini terlalu dingin,&quot; kata Faisal Rasheed, seorang warga Qatar berusia 40 tahun, dikutip VOA. Ia datang untuk mendukung negaranya melawan Ecuador setelah upacara pembukaan ajang empat tahunan tersebut digelar.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BMKG Ungkap Penyebab Udara Dingin saat Malam Hari di Pulau Jawa
Rasheed, yang mengenakan sweater dengan warna bendera dan seragam Qatar, mengatakan AC &quot;bekerja dengan baik,&quot; tapi ia mempertanyakan apakah masih perlu dinyalakan pada malam yang berangin.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Palestina Tonton Piala Dunia di Qatar, Tuai Kritikan Habiskan Uang Negara untuk Biaya Perjalanan&amp;nbsp;
Qatar menderita kekalahan 2-0 pada malam ketika suhu luar ruangan mencapai paling tinggi 23 derajat Celcius.Piala Dunia itu diadakan pada bulan musim dingin, bukan Juni-Juli seperti biasanya, setelah penyelenggara memindahkan jadwalnya pada 2015. Perubahan jadwal itu dilakukan lima tahun setelah Qatar memenangkan hak sebagai tuan rumah, karena khawatir fans dan pemain akan kepanasan di musim panas yang terik.



Qatar menghabiskan miliaran dolar untuk membangun tujuh stadion Piala Dunia terbuka dan ber-AC.

</description><content:encoded>QATAR - Udara dingin menerpa lebih dari 67.000 orang yang memadati Stadion Al Bayt pada malam pembukaan Piala Dunia di Al Khor, sebuah kota pinggir pantai di Qatar.

Malam yang sejuk itu jadi terasa lebih dingin karena mesin pendingin di stadion luar ruangan itu. Sebagian fans menyesal tak pakai baju yang lebih hangat.

&quot;Sebenarnya, ini terlalu dingin,&quot; kata Faisal Rasheed, seorang warga Qatar berusia 40 tahun, dikutip VOA. Ia datang untuk mendukung negaranya melawan Ecuador setelah upacara pembukaan ajang empat tahunan tersebut digelar.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BMKG Ungkap Penyebab Udara Dingin saat Malam Hari di Pulau Jawa
Rasheed, yang mengenakan sweater dengan warna bendera dan seragam Qatar, mengatakan AC &quot;bekerja dengan baik,&quot; tapi ia mempertanyakan apakah masih perlu dinyalakan pada malam yang berangin.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Palestina Tonton Piala Dunia di Qatar, Tuai Kritikan Habiskan Uang Negara untuk Biaya Perjalanan&amp;nbsp;
Qatar menderita kekalahan 2-0 pada malam ketika suhu luar ruangan mencapai paling tinggi 23 derajat Celcius.Piala Dunia itu diadakan pada bulan musim dingin, bukan Juni-Juli seperti biasanya, setelah penyelenggara memindahkan jadwalnya pada 2015. Perubahan jadwal itu dilakukan lima tahun setelah Qatar memenangkan hak sebagai tuan rumah, karena khawatir fans dan pemain akan kepanasan di musim panas yang terik.



Qatar menghabiskan miliaran dolar untuk membangun tujuh stadion Piala Dunia terbuka dan ber-AC.

</content:encoded></item></channel></rss>
