<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenakan Baju Pelangi, Jurnalis Ditahan Saat Masuk Stadion Piala Dunia 2022</title><description>Wahl sempat diminta untuk melepas baju pelangi yang dikenakannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022"/><item><title>Kenakan Baju Pelangi, Jurnalis Ditahan Saat Masuk Stadion Piala Dunia 2022</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022</guid><pubDate>Selasa 22 November 2022 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022-eWdA1txvsd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/22/18/2712684/kenakan-baju-pelangi-jurnalis-ditahan-saat-masuk-stadion-piala-dunia-2022-eWdA1txvsd.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>DOHA - Seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) mengatakan dia ditahan sebentar pada Senin, (21/11/2022) ketika dia mencoba memasuki stadion Piala Dunia 2022 di Qatar dengan mengenakan kaus pelangi untuk mendukung komunitas LGBTQ di negara yang melarang hubungan sesama jenis.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Datang Liput Piala Dunia 2022, TV Israel Diusir Fans dan Warga Qatar

Grant Wahl, mantan jurnalis Sports Illustrated yang kini memiliki situs webnya sendiri, mengatakan keamanan Piala Dunia melarangnya masuk ke pertandingan pembuka Amerika Serikat melawan Wales di Stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan dan memintanya melepas bajunya.
Dia mengatakan ponselnya diambil ketika dia men-tweet tentang insiden itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Palestina Tonton Piala Dunia di Qatar, Tuai Kritikan Habiskan Uang Negara untuk Biaya Perjalanan

&quot;Saya baik-baik saja, tapi itu kejadian  yang tidak perlu,&quot; tulis Wahl di Twitter.
Dia mengatakan seorang komandan keamanan kemudian mendekatinya, meminta maaf dan mengizinkannya masuk ke tempat tersebut. Dia juga kemudian menerima permintaan maaf dari perwakilan FIFA, badan sepak bola internasional, katanya.Reuters&amp;nbsp;telah menghubungi FIFA untuk memberikan komentar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMC83LzE1NzIxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tujuh negara Piala Dunia Eropa sebelumnya pada Senin membatalkan rencana kapten masing-masing untuk mengenakan ban lengan OneLove setelah FIFA mengancam akan mengeluarkan kartu kuning untuk setiap pemain yang mengenakan ban lengan multi-warna, yang diperkenalkan untuk mendukung keragaman dan inklusi.
</description><content:encoded>DOHA - Seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) mengatakan dia ditahan sebentar pada Senin, (21/11/2022) ketika dia mencoba memasuki stadion Piala Dunia 2022 di Qatar dengan mengenakan kaus pelangi untuk mendukung komunitas LGBTQ di negara yang melarang hubungan sesama jenis.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Datang Liput Piala Dunia 2022, TV Israel Diusir Fans dan Warga Qatar

Grant Wahl, mantan jurnalis Sports Illustrated yang kini memiliki situs webnya sendiri, mengatakan keamanan Piala Dunia melarangnya masuk ke pertandingan pembuka Amerika Serikat melawan Wales di Stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan dan memintanya melepas bajunya.
Dia mengatakan ponselnya diambil ketika dia men-tweet tentang insiden itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Palestina Tonton Piala Dunia di Qatar, Tuai Kritikan Habiskan Uang Negara untuk Biaya Perjalanan

&quot;Saya baik-baik saja, tapi itu kejadian  yang tidak perlu,&quot; tulis Wahl di Twitter.
Dia mengatakan seorang komandan keamanan kemudian mendekatinya, meminta maaf dan mengizinkannya masuk ke tempat tersebut. Dia juga kemudian menerima permintaan maaf dari perwakilan FIFA, badan sepak bola internasional, katanya.Reuters&amp;nbsp;telah menghubungi FIFA untuk memberikan komentar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMC83LzE1NzIxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tujuh negara Piala Dunia Eropa sebelumnya pada Senin membatalkan rencana kapten masing-masing untuk mengenakan ban lengan OneLove setelah FIFA mengancam akan mengeluarkan kartu kuning untuk setiap pemain yang mengenakan ban lengan multi-warna, yang diperkenalkan untuk mendukung keragaman dan inklusi.
</content:encoded></item></channel></rss>
