<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Ada Riwayat Darah Tinggi</title><description>Ayda Prasasti menjelaskan bahwa sang ayah sebelum meninggal dunia memiliki riwaya penyakit darah tinggi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi"/><item><title>Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Ada Riwayat Darah Tinggi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi</guid><pubDate>Selasa 22 November 2022 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi-XLGLT3aJ3K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ki Joko Bodo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/22/337/2712487/ki-joko-bodo-meninggal-dunia-ada-riwayat-darah-tinggi-XLGLT3aJ3K.jpg</image><title>Ki Joko Bodo/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ki Joko Bodo dikabarkan meninggal dunia hari ini, Selasa (22/11/2022). Hal ini dibenarkan oleh anak kandungnya, Ayda Prasasti.

Ayda Prasasti menjelaskan bahwa sang ayah sebelum meninggal dunia memiliki riwaya penyakit darah tinggi.

BACA JUGA:Lihat Kakbah, Ki Joko Bodo Langsung Tobat dan Bangun 99 Masjid

Meski begitu, menurut Sasti penyakit yang diderita ayahnya itu bukanlah penyebab kematiannya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi82LzE1NzM0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Memang sudah waktunya. Kan bapak sakit darah tinggi. Sudah waktunya saja,&quot; kata Ayda saat dihubungi MNC Portal, Selasa (22/11/2022).

&amp;nbsp;BACA JUGA:Jelang Meninggal Dunia, Ki Joko Bodo Makin Rajin Ibadah

&quot;Bapak enggak apa-apa, kok. Bapak meninggal enggak lagi sakit banget. Memang waktunya saja,&quot; sekali lagi Sasti menjelaskan.

Sasti dan keluarga Ki Joko Bodo yang ditinggalkan amat ikhlas dan tabah dengan kepergian almarhum. Mereka pasrah bahwa semua yang terjadi ini sudah kehendak Tuhan.

&quot;Ayahku enggak apa-apa. Dia punya riwayat darah tinggi, tapi enggak apa-apa,&quot; lagi-lagi Sasti berkata demikian untuk menjelaskan kondisi ayahnya sebelum meninggal dunia.

Perlu diketahui, seseorang dengan riwayat darah tinggi atau hipertensi dari kacamata medis perlu mengontrol tekanan darah.

Makanya, tidak sedikit dari penderita darah tinggi rutin mengonsumsi obat hipertensi agar mengendalikan kadar darah dalam tubuhnya.

Menurut laporan Mayo Clinic, seseorang dengan darah tinggi yang tidak mengontrol kadar darahnya berisiko alami beberapa masalah kesehatan lanjutan, seperti kecacatan, kualitas hidup yang buruk, atau bahkan serangan jantung atau stroke yang mematikan.
Tak hanya itu, masalah lain yang bisa muncul dari hipertensi tidak terkontrol antara lain kerusakan pada arteri, kerusakan pada hati termasuk penyakit arteri koroner, pembesaran jantung kiri, hingga gagal jantung.

Bahkan, dikatakan di sana bahwa kerusakan pada otak, ginjal, mata, bisa terjadi karena kadar darah tidak terkontrol.

Itu kenapa, amat sangat penting bagi seseorang yang punya riwayat darah tinggi mengendalikan kadar darahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ki Joko Bodo dikabarkan meninggal dunia hari ini, Selasa (22/11/2022). Hal ini dibenarkan oleh anak kandungnya, Ayda Prasasti.

Ayda Prasasti menjelaskan bahwa sang ayah sebelum meninggal dunia memiliki riwaya penyakit darah tinggi.

BACA JUGA:Lihat Kakbah, Ki Joko Bodo Langsung Tobat dan Bangun 99 Masjid

Meski begitu, menurut Sasti penyakit yang diderita ayahnya itu bukanlah penyebab kematiannya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi82LzE1NzM0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Memang sudah waktunya. Kan bapak sakit darah tinggi. Sudah waktunya saja,&quot; kata Ayda saat dihubungi MNC Portal, Selasa (22/11/2022).

&amp;nbsp;BACA JUGA:Jelang Meninggal Dunia, Ki Joko Bodo Makin Rajin Ibadah

&quot;Bapak enggak apa-apa, kok. Bapak meninggal enggak lagi sakit banget. Memang waktunya saja,&quot; sekali lagi Sasti menjelaskan.

Sasti dan keluarga Ki Joko Bodo yang ditinggalkan amat ikhlas dan tabah dengan kepergian almarhum. Mereka pasrah bahwa semua yang terjadi ini sudah kehendak Tuhan.

&quot;Ayahku enggak apa-apa. Dia punya riwayat darah tinggi, tapi enggak apa-apa,&quot; lagi-lagi Sasti berkata demikian untuk menjelaskan kondisi ayahnya sebelum meninggal dunia.

Perlu diketahui, seseorang dengan riwayat darah tinggi atau hipertensi dari kacamata medis perlu mengontrol tekanan darah.

Makanya, tidak sedikit dari penderita darah tinggi rutin mengonsumsi obat hipertensi agar mengendalikan kadar darah dalam tubuhnya.

Menurut laporan Mayo Clinic, seseorang dengan darah tinggi yang tidak mengontrol kadar darahnya berisiko alami beberapa masalah kesehatan lanjutan, seperti kecacatan, kualitas hidup yang buruk, atau bahkan serangan jantung atau stroke yang mematikan.
Tak hanya itu, masalah lain yang bisa muncul dari hipertensi tidak terkontrol antara lain kerusakan pada arteri, kerusakan pada hati termasuk penyakit arteri koroner, pembesaran jantung kiri, hingga gagal jantung.

Bahkan, dikatakan di sana bahwa kerusakan pada otak, ginjal, mata, bisa terjadi karena kadar darah tidak terkontrol.

Itu kenapa, amat sangat penting bagi seseorang yang punya riwayat darah tinggi mengendalikan kadar darahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
