<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BNPB : Pengungsi Gempa Cianjur Bertambah 61.908 Orang   </title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 61.908 orang mengungsi akibat gempa Cianjur&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang"/><item><title> BNPB : Pengungsi Gempa Cianjur Bertambah 61.908 Orang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang</guid><pubDate>Rabu 23 November 2022 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang-1PpGm5tU5q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi gempa Cianjur (foto: dok Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/23/337/2713436/bnpb-pengungsi-gempa-cianjur-bertambah-61-908-orang-1PpGm5tU5q.jpg</image><title>Pengungsi gempa Cianjur (foto: dok Antara)</title></images><description>

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 61.908 orang mengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Rabu (23/11/2022). Selain itu, dilaporkan juga korban luka-luka sebanyak 2.043 orang,

&quot;Data tersebut masih akan terus diperbarui,&quot; kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Rabu (23/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Update Korban Gempa Cianjur : 40 Orang Masih Dalam Pencarian
Kemudian kerugian materil rumah rusak dilaporkan sebanyak 56.320 unit rumah. Adapun rinciannya, rusak ringan sebanyak 22.090 unit, rusak sedang sejumlah 11.641 unit, rusak berat 22.241unit.

Sementara itu, sebanyak 271 korban meninggal dunia dan korban hilang sebanyak 40 orang. &quot;Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Update Korban Gempa Cianjur : 271 Orang Meninggal Dunia dan 2.043 Terluka
Suharyanto mengatakan, dampak gempa tersebut juga bertambah di 15 titik kecamatan. Adapun ke-15 kecamatan tersebut di antaranya, Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojongpicung, Cikalongkulon, Sukaluyu, Pacet, Gekbrong, Mane dan Haurwangi.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 61.908 orang mengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Rabu (23/11/2022). Selain itu, dilaporkan juga korban luka-luka sebanyak 2.043 orang,

&quot;Data tersebut masih akan terus diperbarui,&quot; kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Rabu (23/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Update Korban Gempa Cianjur : 40 Orang Masih Dalam Pencarian
Kemudian kerugian materil rumah rusak dilaporkan sebanyak 56.320 unit rumah. Adapun rinciannya, rusak ringan sebanyak 22.090 unit, rusak sedang sejumlah 11.641 unit, rusak berat 22.241unit.

Sementara itu, sebanyak 271 korban meninggal dunia dan korban hilang sebanyak 40 orang. &quot;Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Update Korban Gempa Cianjur : 271 Orang Meninggal Dunia dan 2.043 Terluka
Suharyanto mengatakan, dampak gempa tersebut juga bertambah di 15 titik kecamatan. Adapun ke-15 kecamatan tersebut di antaranya, Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojongpicung, Cikalongkulon, Sukaluyu, Pacet, Gekbrong, Mane dan Haurwangi.

</content:encoded></item></channel></rss>
