<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Awal Desember, Dinkes DKI Minta Prokes Diperketat</title><description>Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memprediksi puncak kasus Covid-19 pada akhir November atau awal Desember 2022 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat"/><item><title>Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Awal Desember, Dinkes DKI Minta Prokes Diperketat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat</guid><pubDate>Rabu 23 November 2022 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat-ZOhRdfo8zg.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/23/338/2713083/prediksi-puncak-kasus-covid-19-awal-desember-dinkes-dki-minta-prokes-diperketat-ZOhRdfo8zg.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memprediksi puncak kasus Covid-19 pada akhir November atau awal Desember 2022 mendatang.

&quot;Untuk prediksi memang akan terjadi puncak kasus ini (Covid-19) di akhir November atau awal Desember,&quot; kata Widyastuti di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Widyastuti mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan hingga memastikan sudah terlindung vaksinasi.

&quot;Kami tetap mengimbau prokes tetap dijaga, tetap pakai masker, kemudian pastikan kita sudah terlindungi dengan vaksinasi,&quot; ujar Widyastuti.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi8xLzE1NzAxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Lebih lanjut, Widyastuti berharap agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada periode tersebut. Ia pun menekankan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

&quot;Tentu kita harap ini tidak terjadi. dengan berbagai upaya, peran media tentu sangat strategis sangat penting untuk mengkomunikasikan mengedukasi warga tetap jaga protokol kesehatan dan pastikan kita terlindungi dengan vaksinasi,&quot; tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Lies Dwi Oktavia membenarkan bahwa situasi tren kasus Covid-19 sedang meningkat di Ibu Kota.
Hal itu disampaikan dalam Talkshow virtual dalam laman Youtube BNPB berjudul 'Kesiapan Faskes di Jakarta: RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tetap Terima Pasien Covid-19' pada Selasa (22/11/2022) sore.

&quot;Memang betul situasi Covid sedang meningkat mungkin tidak hanya di jakarta tapi juga di kota lain di provinsi lain juga perlu mendapat perhatian bagi kita semua,&quot; kata Lies.

Lies menambahkan bahwa kenaikan angka kasus Covid-19 di Jakarta sebagai pengingat supaya jangan lengah terhadap penyebaran.

&quot;Sekaligus membuktikan Covid masih ada sehingga kita jangan sampai lengah untuk terus mewaspadai,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memprediksi puncak kasus Covid-19 pada akhir November atau awal Desember 2022 mendatang.

&quot;Untuk prediksi memang akan terjadi puncak kasus ini (Covid-19) di akhir November atau awal Desember,&quot; kata Widyastuti di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Widyastuti mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan hingga memastikan sudah terlindung vaksinasi.

&quot;Kami tetap mengimbau prokes tetap dijaga, tetap pakai masker, kemudian pastikan kita sudah terlindungi dengan vaksinasi,&quot; ujar Widyastuti.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi8xLzE1NzAxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Lebih lanjut, Widyastuti berharap agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada periode tersebut. Ia pun menekankan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

&quot;Tentu kita harap ini tidak terjadi. dengan berbagai upaya, peran media tentu sangat strategis sangat penting untuk mengkomunikasikan mengedukasi warga tetap jaga protokol kesehatan dan pastikan kita terlindungi dengan vaksinasi,&quot; tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Lies Dwi Oktavia membenarkan bahwa situasi tren kasus Covid-19 sedang meningkat di Ibu Kota.
Hal itu disampaikan dalam Talkshow virtual dalam laman Youtube BNPB berjudul 'Kesiapan Faskes di Jakarta: RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tetap Terima Pasien Covid-19' pada Selasa (22/11/2022) sore.

&quot;Memang betul situasi Covid sedang meningkat mungkin tidak hanya di jakarta tapi juga di kota lain di provinsi lain juga perlu mendapat perhatian bagi kita semua,&quot; kata Lies.

Lies menambahkan bahwa kenaikan angka kasus Covid-19 di Jakarta sebagai pengingat supaya jangan lengah terhadap penyebaran.

&quot;Sekaligus membuktikan Covid masih ada sehingga kita jangan sampai lengah untuk terus mewaspadai,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
