<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Bantah Tangkap Ismail Bolong</title><description>&quot;Tidak ada itu, itu info dari mana,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (25/11/2022).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong"/><item><title>Polri Bantah Tangkap Ismail Bolong</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2022 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong-ESJ7Ku0V0Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedy Prasetyo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/337/2714671/polri-bantah-tangkap-ismail-bolong-ESJ7Ku0V0Z.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedy Prasetyo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polri membantah adanya informasinya menyatakan bahwa polisi menangkap Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).
&quot;Tidak ada itu, itu info dari mana,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Menurut Dedi, sampai dengan saat ini, dalam proses koordinasi di internal, Polri tidak melakukan penangkapan terhadap Ismail Bolong.
&quot;Tidak ada info tentang itu. Fokus ke bencana aja,&quot; ujar Dedi.
Sebelumnya, video Ismail Bolong sempat beredar di media sosial yang mengaku melakukan pengepulan dan penjualan batu bara ilegal tanpa izin usaha penambangan (IUP) di wilayah hukum Kalimantan Timur dengan keuntungan sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar tiap bulan.
Baca juga:&amp;nbsp;Bantah Terima Suap Tambang Ilegal Ismail Bolong, Kabareskrim: Keterangan Saja Tidak Cukup!
Ismail mengklaim sudah berkoordinasi dengan petinggi Polri dengan memberikan uang sebanyak tiga kali.
Kemudian dalam video keduanya, Ismail memberi klarifikasi permohonan maaf kepada Kabareskirm Komjen Pol Agus Andrianto atas berita yang beredar.
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Ismail Bolong, Kejagung: Kalau Ada Laporan, Kami Dalami
Dia mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dan tidak pernah memberikan uang kepada jenderal bintang 3 itu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNS8xLzE1NzU1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Polri membantah adanya informasinya menyatakan bahwa polisi menangkap Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).
&quot;Tidak ada itu, itu info dari mana,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Menurut Dedi, sampai dengan saat ini, dalam proses koordinasi di internal, Polri tidak melakukan penangkapan terhadap Ismail Bolong.
&quot;Tidak ada info tentang itu. Fokus ke bencana aja,&quot; ujar Dedi.
Sebelumnya, video Ismail Bolong sempat beredar di media sosial yang mengaku melakukan pengepulan dan penjualan batu bara ilegal tanpa izin usaha penambangan (IUP) di wilayah hukum Kalimantan Timur dengan keuntungan sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar tiap bulan.
Baca juga:&amp;nbsp;Bantah Terima Suap Tambang Ilegal Ismail Bolong, Kabareskrim: Keterangan Saja Tidak Cukup!
Ismail mengklaim sudah berkoordinasi dengan petinggi Polri dengan memberikan uang sebanyak tiga kali.
Kemudian dalam video keduanya, Ismail memberi klarifikasi permohonan maaf kepada Kabareskirm Komjen Pol Agus Andrianto atas berita yang beredar.
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Ismail Bolong, Kejagung: Kalau Ada Laporan, Kami Dalami
Dia mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dan tidak pernah memberikan uang kepada jenderal bintang 3 itu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNS8xLzE1NzU1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
