<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Jarang Bergaul, Keluarga Tewas di Kalideres Juga Jarang Komunikasi Via HP</title><description>informasi terkait keluarga yang meninggal di Kalideres jarang berkomunikasi via Handphone itu terungkap dari HP korban.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp"/><item><title>Selain Jarang Bergaul, Keluarga Tewas di Kalideres Juga Jarang Komunikasi Via HP</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2022 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp-665pzjg4yu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penemuan mayat satu keluarga di Kalideres/Foto: Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/338/2714558/selain-jarang-bergaul-keluarga-tewas-di-kalideres-juga-jarang-komunikasi-via-hp-665pzjg4yu.jpg</image><title>TKP penemuan mayat satu keluarga di Kalideres/Foto: Tangkapan layar</title></images><description>JAKARTA - Satu keluarga yang tewas mengering di Kalideres Jawa Barat selain jarang bergaul dengan masyarakat juga jarang berkomunikasi dengan pihak luar melalui handphone.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, informasi terkait keluarga yang meninggal di Kalideres jarang berkomunikasi via Handphone itu terungkap dari HP korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Airlangga ke Kader: Golkar Targetkan Suara 2 Kali Lipat di Kalbar
&quot;Dari temuan digital forensik, kami temukan petunjuk bahwa yang bersangkutan kan sangat jarang berkomunikasi dengan pihak luar,&quot; kata Hengki, Jumat (25/11/2022).

Keluarga tersebut melakukan komunikasi satu arah dengan antara satu handphone ke handphone satunya. Isi dalam komunikasi tersebut bermuatan emosi yang negatif.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Warga Korban Gempa Cianjur Tidur di Emperan Jalan Menggunakan Tikar
Hengki menambahkan bahwa, temuan-temuan tersebut dikembangkan pihaknya guna menguak misteri penyebab kematian satu keluarga tersebut.

Salah satu korban bernama Budiyanto cuma menghubungi orang untuk menjual barang dan rumah. Tidak ada temuan interaksi dengan teman atau kerabat dalam ponsel.

&quot;Itu yang kami teliti sekarang. Ini kan berkesinambungan dapat petunjuk ini didalami,&quot; katanya.

Sebelumnya, pada Kamis 10 November 2022, satu keluarga tersebut ditemukan tewas di dalam sebuah rumah tersebut.

Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto.</description><content:encoded>JAKARTA - Satu keluarga yang tewas mengering di Kalideres Jawa Barat selain jarang bergaul dengan masyarakat juga jarang berkomunikasi dengan pihak luar melalui handphone.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, informasi terkait keluarga yang meninggal di Kalideres jarang berkomunikasi via Handphone itu terungkap dari HP korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Airlangga ke Kader: Golkar Targetkan Suara 2 Kali Lipat di Kalbar
&quot;Dari temuan digital forensik, kami temukan petunjuk bahwa yang bersangkutan kan sangat jarang berkomunikasi dengan pihak luar,&quot; kata Hengki, Jumat (25/11/2022).

Keluarga tersebut melakukan komunikasi satu arah dengan antara satu handphone ke handphone satunya. Isi dalam komunikasi tersebut bermuatan emosi yang negatif.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Warga Korban Gempa Cianjur Tidur di Emperan Jalan Menggunakan Tikar
Hengki menambahkan bahwa, temuan-temuan tersebut dikembangkan pihaknya guna menguak misteri penyebab kematian satu keluarga tersebut.

Salah satu korban bernama Budiyanto cuma menghubungi orang untuk menjual barang dan rumah. Tidak ada temuan interaksi dengan teman atau kerabat dalam ponsel.

&quot;Itu yang kami teliti sekarang. Ini kan berkesinambungan dapat petunjuk ini didalami,&quot; katanya.

Sebelumnya, pada Kamis 10 November 2022, satu keluarga tersebut ditemukan tewas di dalam sebuah rumah tersebut.

Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto.</content:encoded></item></channel></rss>
