<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pernyataan Kapolri Terkait Ismail Bolong: Tunggu Saja!      </title><description>&amp;nbsp;
Sigit mengatakan, kepolisian sudah memiliki strategi dalam mencari Ismail Bolong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/27/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/27/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja"/><item><title>5 Fakta Pernyataan Kapolri Terkait Ismail Bolong: Tunggu Saja!      </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/27/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/27/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/26/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja-uNTCrSdVUh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Listyo Sigit Prabowo/Foto: Humas Polri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/26/337/2715458/5-fakta-pernyataan-kapolri-terkait-ismail-bolong-tunggu-saja-uNTCrSdVUh.jpg</image><title>Kapolri Listyo Sigit Prabowo/Foto: Humas Polri</title></images><description>
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya terus mencari mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong. Hal itu terkait adanya dugaan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Berikut fakta-fakta terkait pernyataan Kapolri yang akan terus mencari keberadaan Ismail Bolong:
BACA JUGA:RSI Assyifa Harap Kerjasama dengan MNC Peduli Terus Meningkat Agar Dapat Membantu Masyarakat Prasejahtera

1. Masih terus mencari Ismail Bolong

Kapolri Sigit mengatakan, sejauh ini tim dari kepolisian masih melakukan pencarian terhadap sosok Ismail Bolong yang menyebut adanya dugaan aliran dana tambang ilegal ke Kabareskrim Polri Komjen pol Agus Andrianto, dan mantan Kapolda Kalimantan Timur Irjen pol Rudolf Nahak.

&quot;Ismail bolong sekarang tentunya tim yang mencari baik dari Kaltim ataupun dari Mabes, ditunggu saja,&quot; kata Sigit kepada wartawan saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).
BACA JUGA:Hujan Disertai Angin Kencang Merusak Rumah Kontrakan di Bekasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Strategi mencari Ismail Bolong

Sigit mengatakan, kepolisian sudah memiliki strategi dalam mencari Ismail Bolong. Sejumlah langkah telah disiapkan agar yang bersangkutan dapat diperika oleh penyidik.

3. Mengedepankan pemanggilan dahulu

Namun demikian, sebelum melancarkan strategi yang telah disiapkan, Sigit bilang bahwa pihaknya akan mengedepankan pemanggilan terlebih dahulu.

Pemanggilan ini dilakukan untuk meminta klarifikasi kepada Ismail Bolong sebagai orang yang pertama kali membuat video pernyataan soal adanya aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur.

&quot;Tentunya proses pencarian kan itu strategi dari kepolisian, panggilan ada juga,&quot; ucapnya.


4. Siapa Ismail Bolong

Ismail Bolong merupakan seorang mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur mengaku memberikan uang senilai Rp6 miliar kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Namun, Komjen Agus membantah menerima uang tersebut.

5. Agus menuding isu ini ulah Ferdy Sambo

Agus menduga isu ini adalah ulah dari pihak Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang dipecat Polri karena terlibat pembunuhan Brigadir J. Menurut Agus isu ini bisa saja menjadi cara Ferdy Sambo Cs untuk mengalihkan isu dari kasus pembunuhan itu.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya terus mencari mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong. Hal itu terkait adanya dugaan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Berikut fakta-fakta terkait pernyataan Kapolri yang akan terus mencari keberadaan Ismail Bolong:
BACA JUGA:RSI Assyifa Harap Kerjasama dengan MNC Peduli Terus Meningkat Agar Dapat Membantu Masyarakat Prasejahtera

1. Masih terus mencari Ismail Bolong

Kapolri Sigit mengatakan, sejauh ini tim dari kepolisian masih melakukan pencarian terhadap sosok Ismail Bolong yang menyebut adanya dugaan aliran dana tambang ilegal ke Kabareskrim Polri Komjen pol Agus Andrianto, dan mantan Kapolda Kalimantan Timur Irjen pol Rudolf Nahak.

&quot;Ismail bolong sekarang tentunya tim yang mencari baik dari Kaltim ataupun dari Mabes, ditunggu saja,&quot; kata Sigit kepada wartawan saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).
BACA JUGA:Hujan Disertai Angin Kencang Merusak Rumah Kontrakan di Bekasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2. Strategi mencari Ismail Bolong

Sigit mengatakan, kepolisian sudah memiliki strategi dalam mencari Ismail Bolong. Sejumlah langkah telah disiapkan agar yang bersangkutan dapat diperika oleh penyidik.

3. Mengedepankan pemanggilan dahulu

Namun demikian, sebelum melancarkan strategi yang telah disiapkan, Sigit bilang bahwa pihaknya akan mengedepankan pemanggilan terlebih dahulu.

Pemanggilan ini dilakukan untuk meminta klarifikasi kepada Ismail Bolong sebagai orang yang pertama kali membuat video pernyataan soal adanya aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur.

&quot;Tentunya proses pencarian kan itu strategi dari kepolisian, panggilan ada juga,&quot; ucapnya.


4. Siapa Ismail Bolong

Ismail Bolong merupakan seorang mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur mengaku memberikan uang senilai Rp6 miliar kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Namun, Komjen Agus membantah menerima uang tersebut.

5. Agus menuding isu ini ulah Ferdy Sambo

Agus menduga isu ini adalah ulah dari pihak Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang dipecat Polri karena terlibat pembunuhan Brigadir J. Menurut Agus isu ini bisa saja menjadi cara Ferdy Sambo Cs untuk mengalihkan isu dari kasus pembunuhan itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
