<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Korban Bullying, Siswa SD di Malang Alami Pendarahan Otak</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/27/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/27/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak"/><item><title>Jadi Korban Bullying, Siswa SD di Malang Alami Pendarahan Otak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/27/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/27/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/26/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak-AOR4cPdCHQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Malang Sanusi saat jenguk korban. (Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/26/519/2715386/jadi-korban-bullying-siswa-sd-di-malang-alami-pendarahan-otak-AOR4cPdCHQ.jpg</image><title>Bupati Malang Sanusi saat jenguk korban. (Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Siswa kelas II SDN Jenggolo Kepanjen, Malang berinisial MW (7) masih dirawat intensif. Hal itu setelah dirinya menjadi korban bullying yang diduga dilakukan kakak kelasnya.


Ayah korban, Edi Subandi, mengaku kondisi anaknya memang berangsur-angsur membaik. Tapi, temuan baru disampaikan pihak dokter dari hasil CT scan yang baru keluar Kamis malam kemarin yang tergolong mengejutkannya dan istri.


&amp;ldquo;Keterangan dari dokter hasil CT scan baru dikasih tahu tadi malam jam 7-an, untuk hasilnya ada pembengkakan di otak. Ada pembengkakan di otak dan pendarahan hampir menyeluruh, analisanya dokter seperti itu,&amp;rdquo; ucap Edi Subandi ditemui MPI di RSI Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (25/11/2022).

BACA JUGA:Pemerintah Malang Gratiskan Perawatan Siswa SD Korban Perundungan yang Sempat Koma

Luka ini pulalah yang membuat MW terpaksa harus menjalani perawatan lanjutan ke dokter saraf. Namun ia tak mengetahui langkah selanjutnya dari tim dokter, karena masih harus menunggu saran-saran setelah ini.


&amp;ldquo;Disarankan mau dirujuk ke dokter saraf, lanjutan pengobatannya. Langkah-langkah selanjutnya kita juga belum tahu, kita nanti ikut saran dokter,&amp;rdquo; ucapnya.

Ia menduga luka dalam yang cukup parah di kepala itu akibat tendangan dan adanya benturan. Apalagi dari kondisi fisik luar kepala anaknya terlihat ada benjolan di atas dan bagian belakang.


Baca Selengkapnya : Siswa SD di Malang Korban Perundungan Alami Pembengkakan dan Pendarahan Otak
</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Siswa kelas II SDN Jenggolo Kepanjen, Malang berinisial MW (7) masih dirawat intensif. Hal itu setelah dirinya menjadi korban bullying yang diduga dilakukan kakak kelasnya.


Ayah korban, Edi Subandi, mengaku kondisi anaknya memang berangsur-angsur membaik. Tapi, temuan baru disampaikan pihak dokter dari hasil CT scan yang baru keluar Kamis malam kemarin yang tergolong mengejutkannya dan istri.


&amp;ldquo;Keterangan dari dokter hasil CT scan baru dikasih tahu tadi malam jam 7-an, untuk hasilnya ada pembengkakan di otak. Ada pembengkakan di otak dan pendarahan hampir menyeluruh, analisanya dokter seperti itu,&amp;rdquo; ucap Edi Subandi ditemui MPI di RSI Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (25/11/2022).

BACA JUGA:Pemerintah Malang Gratiskan Perawatan Siswa SD Korban Perundungan yang Sempat Koma

Luka ini pulalah yang membuat MW terpaksa harus menjalani perawatan lanjutan ke dokter saraf. Namun ia tak mengetahui langkah selanjutnya dari tim dokter, karena masih harus menunggu saran-saran setelah ini.


&amp;ldquo;Disarankan mau dirujuk ke dokter saraf, lanjutan pengobatannya. Langkah-langkah selanjutnya kita juga belum tahu, kita nanti ikut saran dokter,&amp;rdquo; ucapnya.

Ia menduga luka dalam yang cukup parah di kepala itu akibat tendangan dan adanya benturan. Apalagi dari kondisi fisik luar kepala anaknya terlihat ada benjolan di atas dan bagian belakang.


Baca Selengkapnya : Siswa SD di Malang Korban Perundungan Alami Pembengkakan dan Pendarahan Otak
</content:encoded></item></channel></rss>
