<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Cukup Umur, Seorang Anak Ditolak Saksikan Eksekusi Mati Ayahnya</title><description>Johnson telah mendekam di penjara sejak Ramey berusia 2 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya"/><item><title>Belum Cukup Umur, Seorang Anak Ditolak Saksikan Eksekusi Mati Ayahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya</guid><pubDate>Selasa 29 November 2022 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya-QEiqbG9LQI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Khorrey Ramey terus berhubungan dengan Kevin Johnson meski sang ayah telah dipenjara sejak dia berusia 2 tahun. (Foto: ACLU) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/28/18/2716415/belum-cukup-umur-seorang-anak-ditolak-saksikan-eksekusi-mati-ayahnya-QEiqbG9LQI.jpg</image><title>Khorrey Ramey terus berhubungan dengan Kevin Johnson meski sang ayah telah dipenjara sejak dia berusia 2 tahun. (Foto: ACLU) </title></images><description>MISSOURI - Seorang wanita Amerika Serikat (AS) ditolak oleh hakim menyaksikan eksekusi mati ayahnya karena usianya masih terlalu muda. Khorry Ramey, yang berusia 19 tahun, dianggap tidak memenuhi syarat yang ditetapkan undang-undang di Missouri untuk menyaksikan hukuman mati.
Ayah Ramey, Kevin Johnson, (37), menghadapi ekskusi mati pada Selasa, (29/11/2022). Johnson dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang petugas polisi pada 2005, ketika dia berusia 19 tahun.
Johnson meminta putrinya untuk hadir menyaksikan eksekusinya. Namun, menurut undang-undang Missouri, siapa pun yang berusia di bawah 21 tahun untuk menyaksikan eksekusi mati, sehingga permintaan Johnson ditolak hakim.
Johnson telah mendekam di dalam penjara sejak Ramey berusia 2 tahun. Namun, keduanya membangun ikatan melalui kunjungan, panggilan telepon, surat, dan email.

Menanggapi penolakan hakim ini, Perserikatan Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) telah mengajukan mosi darurat atas nama Ramey, dengan alasan bahwa undang-undang negara bagian melanggar hak konstitusionalnya.
&quot;Saya sedih karena saya tidak bisa bersama ayah saya di saat-saat terakhirnya,&quot; kata Ramey dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.
Baca Berita Selengkapnya:&amp;nbsp;Sang Ayah Dieksekusi Mati, Anak Perempuan Ini Sedih Dilarang Hadir dan Menonton karena Terlalu Muda</description><content:encoded>MISSOURI - Seorang wanita Amerika Serikat (AS) ditolak oleh hakim menyaksikan eksekusi mati ayahnya karena usianya masih terlalu muda. Khorry Ramey, yang berusia 19 tahun, dianggap tidak memenuhi syarat yang ditetapkan undang-undang di Missouri untuk menyaksikan hukuman mati.
Ayah Ramey, Kevin Johnson, (37), menghadapi ekskusi mati pada Selasa, (29/11/2022). Johnson dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang petugas polisi pada 2005, ketika dia berusia 19 tahun.
Johnson meminta putrinya untuk hadir menyaksikan eksekusinya. Namun, menurut undang-undang Missouri, siapa pun yang berusia di bawah 21 tahun untuk menyaksikan eksekusi mati, sehingga permintaan Johnson ditolak hakim.
Johnson telah mendekam di dalam penjara sejak Ramey berusia 2 tahun. Namun, keduanya membangun ikatan melalui kunjungan, panggilan telepon, surat, dan email.

Menanggapi penolakan hakim ini, Perserikatan Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) telah mengajukan mosi darurat atas nama Ramey, dengan alasan bahwa undang-undang negara bagian melanggar hak konstitusionalnya.
&quot;Saya sedih karena saya tidak bisa bersama ayah saya di saat-saat terakhirnya,&quot; kata Ramey dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.
Baca Berita Selengkapnya:&amp;nbsp;Sang Ayah Dieksekusi Mati, Anak Perempuan Ini Sedih Dilarang Hadir dan Menonton karena Terlalu Muda</content:encoded></item></channel></rss>
