<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes RI di Qatar: Negara Asia Belum Sekuat Eropa dan Amerika Latin, tapi Pasti Ada Kejutan</title><description>Dubes RI untuk Qatar, HE Ridwan Hassan mengungkapkan pendapatnya sebagai seorang yang bukan ahli tentang sepak bola.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan"/><item><title>Dubes RI di Qatar: Negara Asia Belum Sekuat Eropa dan Amerika Latin, tapi Pasti Ada Kejutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqa Nisyardhana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan-0M3hScCxWe.jfif" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/337/2715512/dubes-ri-di-qatar-negara-asia-belum-sekuat-eropa-dan-amerika-latin-tapi-pasti-ada-kejutan-0M3hScCxWe.jfif</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Kemenangan Arab Saudi dan Jepang menjadi momen bahagia oleh seluruh negara Asia.

Dubes RI untuk Qatar, HE Ridwan Hassan mengungkapkan pendapatnya sebagai seorang yang bukan ahli tentang sepak bola.

&amp;ldquo;Mungkin saya sulit untuk meramalkan. Tetapi mungkin pengetahuan umum kita sepak bola di Asia secara relatif belum sekuat Eropa atau Amerika Latin,&amp;rdquo; kata Ridwan dalam acara Special Dialogue dengan tema &amp;lsquo;Euforia WNI di Qatar Selama Piala Dunia 2022&amp;rsquo;.

Akan tetapi, setiap tim dalam sepak bola pasti akan selalu berusaha untuk menjadi juara. Ridwan mengatakan saat tim Korea pertama kali bermain itu hebat bukan main.

BACA JUGA:Exclusive dari Qatar: Menilik Stadion 974, Venue Bongkar Pasang Berbahan Kontainer yang Turut Gelar Laga Piala Dunia 2022

Lalu kemarin, tim Jepang juga bisa meraih kemenangan saat melawan Jerman di Piala Dunia 2022.

&amp;ldquo;Kita sering menyaksikan tim yang hebat dan bagus selalu menjadi juara. Sebaliknya, bisa terjadi. Tim yang biasa-biasa pun mungkin bisa mujur. Tapi pasti selalu terjadi begitu,&amp;rdquo; tambah Ridwan.
Dia juga mengatakan dalam prinsipnya, awalnya semangat pertandingan-pertandingan olahraga adalah menjunjung sportivitas.

Kemudian mendorong hubungan antar masyarakat melalui kegiatan olahraga. Dengan begitu ada sarana yang membuat hubungan manusia di berbagai negara dari macam latar belakang bisa dilakukan tanpa ada skak-skak.

&amp;ldquo;Jadinya menyatukan umat manusia,&amp;rdquo; pungkas Ridwan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Kemenangan Arab Saudi dan Jepang menjadi momen bahagia oleh seluruh negara Asia.

Dubes RI untuk Qatar, HE Ridwan Hassan mengungkapkan pendapatnya sebagai seorang yang bukan ahli tentang sepak bola.

&amp;ldquo;Mungkin saya sulit untuk meramalkan. Tetapi mungkin pengetahuan umum kita sepak bola di Asia secara relatif belum sekuat Eropa atau Amerika Latin,&amp;rdquo; kata Ridwan dalam acara Special Dialogue dengan tema &amp;lsquo;Euforia WNI di Qatar Selama Piala Dunia 2022&amp;rsquo;.

Akan tetapi, setiap tim dalam sepak bola pasti akan selalu berusaha untuk menjadi juara. Ridwan mengatakan saat tim Korea pertama kali bermain itu hebat bukan main.

BACA JUGA:Exclusive dari Qatar: Menilik Stadion 974, Venue Bongkar Pasang Berbahan Kontainer yang Turut Gelar Laga Piala Dunia 2022

Lalu kemarin, tim Jepang juga bisa meraih kemenangan saat melawan Jerman di Piala Dunia 2022.

&amp;ldquo;Kita sering menyaksikan tim yang hebat dan bagus selalu menjadi juara. Sebaliknya, bisa terjadi. Tim yang biasa-biasa pun mungkin bisa mujur. Tapi pasti selalu terjadi begitu,&amp;rdquo; tambah Ridwan.
Dia juga mengatakan dalam prinsipnya, awalnya semangat pertandingan-pertandingan olahraga adalah menjunjung sportivitas.

Kemudian mendorong hubungan antar masyarakat melalui kegiatan olahraga. Dengan begitu ada sarana yang membuat hubungan manusia di berbagai negara dari macam latar belakang bisa dilakukan tanpa ada skak-skak.

&amp;ldquo;Jadinya menyatukan umat manusia,&amp;rdquo; pungkas Ridwan.</content:encoded></item></channel></rss>
