<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arif Sebut Ferdy Sambo Marah saat Perintahkan Musnahkan Barang Bukti</title><description>Arif menyebut Ferdy Sambo marah saat memerintahkan musnahkan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti"/><item><title>Arif Sebut Ferdy Sambo Marah saat Perintahkan Musnahkan Barang Bukti</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti-53YRGomZCK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Wakaden Biro Paminal Propam Polri AKBP Arif Rachman bersaksi saat sidang Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal, dan Bharada E di PN Jaksel, Senin (28/11/2022). (MNC Portal/Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/28/337/2716286/arif-sebut-ferdy-sambo-marah-saat-perintahkan-musnahkan-barang-bukti-53YRGomZCK.jpg</image><title>Mantan Wakaden Biro Paminal Propam Polri AKBP Arif Rachman bersaksi saat sidang Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal, dan Bharada E di PN Jaksel, Senin (28/11/2022). (MNC Portal/Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA - Saksi sekaligus terdakwa kasus obstruction of justice kematian Brigadir J, Arif Rachman Arifin mengaku diperintah Ferdy Sambo memusnahkan barang bukti, khususnya menghapus rekaman CCTV di Pos Satpam Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Awalnya Arif bercerita kala mengadap Ferdy Sambo bersama Chuck Putranto, Baiquni Wibowo, Ridwan Soplanit, dan Hendra Kurniawan membahas soal rekaman CCTV yang menampilkan Brigadir J masih hidup. Ini bertentangan dengan keterangan Ferdy Sambo soal kematian Brigadir J. Kala itu, Ferdy Sambo meminta mereka untuk percaya saja dengan kronologi yang disampaikannya tentang kematian Brigadir J.

&quot;Sempat terdiam lalu (Ferdy Sambo) ngomong sedikit agak marah, enggak bener itu. Udah kamu percaya saya aja,&quot; ujar Arif menirukan perkataan Ferdy Sambo di persidangan, Senin (28/11/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi8xLzE1NzM1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Terus beliau nanya. Siapa aja yang sudah nonton, saya sampaikan ada Kompol Cuck, Baiquni, dan Ridwan,&quot; ucap Arif.

Menurutnya, dia mengaku pada Ferdy Sambo salinan rekaman CCTV tersebut disimpan di flashdisk yang menempel di laptop Baiquni. Di situ, Ferdy Sambo juga menyampaikan kalimat &quot;berarti kalau sampai bocor kalian berempat lah yang bocorin&quot;.

BACA JUGA:Ferdy Sambo Nangis Usai Lihat Rekaman Brigadir J Masih Hidup, Arif Rachman Bingung

Dia pun hanya berdiam diri kala itu karena wajah Ferdy Sambo tampak memerah seolah menahan amarah.

&quot;Kalau ini tersebar maka kalian berempat bertanggung jawab?,&quot; tanya hakim mempertegas.

&quot;Iya begitu. Setelah itu beliau memerintahkan untuk dimusnahkan semuanya,&quot; jawab Arif.

Ia memaparkan, Ferdy Sambo lantas melihat foto keluarganya yang ada di belakangnya hingga akhirnya Ferdy Sambo menangis. Sambil menangis, Sambo menyebut kalau persoalan itu menyangkut kehormatannya sambil menyatakan, percuma bintang dua kalau tak bisa menjaga istrinya.

&quot;Pak Hendra mengajak keluar karena melihat beliau mulai menangis. Pas kami berdiri, Pak Ferdy kemudian ngomong, kamu pastikan itu nanti semuanya sudah musnah,&quot; kata Arif.

</description><content:encoded>JAKARTA - Saksi sekaligus terdakwa kasus obstruction of justice kematian Brigadir J, Arif Rachman Arifin mengaku diperintah Ferdy Sambo memusnahkan barang bukti, khususnya menghapus rekaman CCTV di Pos Satpam Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Awalnya Arif bercerita kala mengadap Ferdy Sambo bersama Chuck Putranto, Baiquni Wibowo, Ridwan Soplanit, dan Hendra Kurniawan membahas soal rekaman CCTV yang menampilkan Brigadir J masih hidup. Ini bertentangan dengan keterangan Ferdy Sambo soal kematian Brigadir J. Kala itu, Ferdy Sambo meminta mereka untuk percaya saja dengan kronologi yang disampaikannya tentang kematian Brigadir J.

&quot;Sempat terdiam lalu (Ferdy Sambo) ngomong sedikit agak marah, enggak bener itu. Udah kamu percaya saya aja,&quot; ujar Arif menirukan perkataan Ferdy Sambo di persidangan, Senin (28/11/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi8xLzE1NzM1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Terus beliau nanya. Siapa aja yang sudah nonton, saya sampaikan ada Kompol Cuck, Baiquni, dan Ridwan,&quot; ucap Arif.

Menurutnya, dia mengaku pada Ferdy Sambo salinan rekaman CCTV tersebut disimpan di flashdisk yang menempel di laptop Baiquni. Di situ, Ferdy Sambo juga menyampaikan kalimat &quot;berarti kalau sampai bocor kalian berempat lah yang bocorin&quot;.

BACA JUGA:Ferdy Sambo Nangis Usai Lihat Rekaman Brigadir J Masih Hidup, Arif Rachman Bingung

Dia pun hanya berdiam diri kala itu karena wajah Ferdy Sambo tampak memerah seolah menahan amarah.

&quot;Kalau ini tersebar maka kalian berempat bertanggung jawab?,&quot; tanya hakim mempertegas.

&quot;Iya begitu. Setelah itu beliau memerintahkan untuk dimusnahkan semuanya,&quot; jawab Arif.

Ia memaparkan, Ferdy Sambo lantas melihat foto keluarganya yang ada di belakangnya hingga akhirnya Ferdy Sambo menangis. Sambil menangis, Sambo menyebut kalau persoalan itu menyangkut kehormatannya sambil menyatakan, percuma bintang dua kalau tak bisa menjaga istrinya.

&quot;Pak Hendra mengajak keluar karena melihat beliau mulai menangis. Pas kami berdiri, Pak Ferdy kemudian ngomong, kamu pastikan itu nanti semuanya sudah musnah,&quot; kata Arif.

</content:encoded></item></channel></rss>
