<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Pembicara di Munas ke-11 KAHMI di Palu, Menhan Prabowo Puji Pancasila dan Sumpah Pemuda</title><description>Prabowo mengatakan dalam sejarah Indonesia, hasrat untuk bersatu baru dimulai abad ke-20.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda"/><item><title>Jadi Pembicara di Munas ke-11 KAHMI di Palu, Menhan Prabowo Puji Pancasila dan Sumpah Pemuda</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda-2ZT7ByoW1w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan Prabowo Subianto jadi pembicara di Munas KAHMI XI di Palu, Sulawesi Tengah (Foto: Tim Media Prabowo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/28/340/2715975/jadi-pembicara-di-munas-ke-11-kahmi-di-palu-menhan-prabowo-puji-pancasila-dan-sumpah-pemuda-2ZT7ByoW1w.jpg</image><title>Menhan Prabowo Subianto jadi pembicara di Munas KAHMI XI di Palu, Sulawesi Tengah (Foto: Tim Media Prabowo)</title></images><description>
PALU &amp;ndash; Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI&amp;nbsp;digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah dari 24-27 November 2022. Acara ini dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.
Salah satu pembicaranya yakni Menteri Pertahanan (Menhan) RI. Pada kesempatan itu Prabowo menyampaikan materi dengan tema &amp;lsquo;Merawat Kesatuan, Menegakkan Demokrasi dan Menjaga Kedaulatan&amp;rsquo;.
Baca juga:&amp;nbsp;Guyon Prabowo di Munas KAHMI: Ada 9 Partai di DPR, tapi Fraksi HMI yang Terbesar
Prabowo mengatakan dalam sejarah Indonesia, hasrat untuk bersatu baru dimulai abad ke-20. Sebelum waktu itu, persatuan masih dilakukan secara masing-masing melawan Belanda.
Baca juga:&amp;nbsp;Pesan Wapres untuk Munas KAHMI : Jangan Ada Kursi Melayang!
&quot;Tetapi setelah itu, Indonesia menjelma luar biasa setelah ditindas Belanda,&quot; terangnya.Prabowo mengakui kecemerlangan Indonesia telah memiliki Pancasila dan Sumpah Pemuda.

&quot;Kalau sumpah pemuda tidak memaksakan bahasa mayoritas, sementara Pancasila tidak memaksakan agama mayoritas,&quot; lanjutnya.

</description><content:encoded>
PALU &amp;ndash; Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI&amp;nbsp;digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah dari 24-27 November 2022. Acara ini dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.
Salah satu pembicaranya yakni Menteri Pertahanan (Menhan) RI. Pada kesempatan itu Prabowo menyampaikan materi dengan tema &amp;lsquo;Merawat Kesatuan, Menegakkan Demokrasi dan Menjaga Kedaulatan&amp;rsquo;.
Baca juga:&amp;nbsp;Guyon Prabowo di Munas KAHMI: Ada 9 Partai di DPR, tapi Fraksi HMI yang Terbesar
Prabowo mengatakan dalam sejarah Indonesia, hasrat untuk bersatu baru dimulai abad ke-20. Sebelum waktu itu, persatuan masih dilakukan secara masing-masing melawan Belanda.
Baca juga:&amp;nbsp;Pesan Wapres untuk Munas KAHMI : Jangan Ada Kursi Melayang!
&quot;Tetapi setelah itu, Indonesia menjelma luar biasa setelah ditindas Belanda,&quot; terangnya.Prabowo mengakui kecemerlangan Indonesia telah memiliki Pancasila dan Sumpah Pemuda.

&quot;Kalau sumpah pemuda tidak memaksakan bahasa mayoritas, sementara Pancasila tidak memaksakan agama mayoritas,&quot; lanjutnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
