<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wapres Maruf : Jangan Ada Lagi Darah yang Menetes di Papua!   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin berpesan agar semua pemangku kepentingan mewujudkan kedamaian</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua"/><item><title> Wapres Maruf : Jangan Ada Lagi Darah yang Menetes di Papua!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua</guid><pubDate>Rabu 30 November 2022 02:45 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua-OiBhXCeYvG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/337/2717489/wapres-maruf-jangan-ada-lagi-darah-yang-menetes-di-papua-OiBhXCeYvG.jpg</image><title>Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin berpesan agar semua pemangku kepentingan mewujudkan kedamaian, dan kerukunan di Tanah Papua.
Hal itu diungkapkan Wapres saat bertemu dengan Pengurus Gereja-Gereja Papua (PGGP) dan Papua Barat (PGGP-PB), serta Pengurus Papua Christian Center.
&amp;ldquo;Kita harapkan Papua menjadi Papua yang damai, Papua yang rukun, Papua yang bersatu,&amp;rdquo; pesan Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (30/11/2022).
&amp;ldquo;Dan jangan ada lagi darah yang menetes di Papua,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Kunjungan Wapres Maruf ke Papua Diapresiasi PGGP/PB
Wapres pun mendukung pihak gereja yang membuka peradaban Papua. Apalagi, kini telah ada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua menyebutkan pentingnya sebuah desain besar pembangunan Papua 20 tahun ke depan, yang disebut dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022&amp;ndash;2041.
Dalam mewujudkan rencana tersebut, membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, tidak terkecuali pihak gereja.
&amp;ldquo;Kehadiran Gereja telah membuka peradaban Papua dan telah mewarnai proses pembangunan dan pemerintahan daerah,&amp;rdquo; ungkap Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres Mulai Kunjungan Kerja ke 4 Provinsi Papua, Berikut Agendanya
Wapres menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua, melalui semangat dan cara-cara yang disepakati untuk dilaksanakan bersama-sama.
&amp;ldquo;Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk meneguhkan semangat baru, paradigma baru, dan cara kerja baru agar menghasilkan lompatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua,&amp;rdquo; tegasnya.Lebih lanjut, Wapres menyampaikan, selain gereja, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi penguat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai.
&amp;ldquo;Saya meyakini peranan gereja mampu memperkuat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai. Ini juga FKUB-nya penting bersama-sama menjaga Papua,&amp;rdquo; ujar Wapres optimis.
&amp;ldquo;Kita tekadkan untuk bangun Papua lebih baik,&amp;rdquo; tambahnya.
Sebelumnya, Ketua PGGP Provinsi Papua, Pdt. Hiskia Rollo, menyampaikan gereja-gereja di Papua akan terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam membangun bangsa, khususnya bagi kemajuan Papua.
&amp;ldquo;Kami akan terus berdoa dan menopang seluruh proses pembangunan bangsa dan negara, termasuk di Tanah Papua ini,&amp;rdquo; ucap Pdt. Hiskia.
Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus PGGP dan PGGP-PB, para anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan para pengurus Papua Christian Center (PCC).</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin berpesan agar semua pemangku kepentingan mewujudkan kedamaian, dan kerukunan di Tanah Papua.
Hal itu diungkapkan Wapres saat bertemu dengan Pengurus Gereja-Gereja Papua (PGGP) dan Papua Barat (PGGP-PB), serta Pengurus Papua Christian Center.
&amp;ldquo;Kita harapkan Papua menjadi Papua yang damai, Papua yang rukun, Papua yang bersatu,&amp;rdquo; pesan Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (30/11/2022).
&amp;ldquo;Dan jangan ada lagi darah yang menetes di Papua,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Kunjungan Wapres Maruf ke Papua Diapresiasi PGGP/PB
Wapres pun mendukung pihak gereja yang membuka peradaban Papua. Apalagi, kini telah ada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua menyebutkan pentingnya sebuah desain besar pembangunan Papua 20 tahun ke depan, yang disebut dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022&amp;ndash;2041.
Dalam mewujudkan rencana tersebut, membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, tidak terkecuali pihak gereja.
&amp;ldquo;Kehadiran Gereja telah membuka peradaban Papua dan telah mewarnai proses pembangunan dan pemerintahan daerah,&amp;rdquo; ungkap Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres Mulai Kunjungan Kerja ke 4 Provinsi Papua, Berikut Agendanya
Wapres menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua, melalui semangat dan cara-cara yang disepakati untuk dilaksanakan bersama-sama.
&amp;ldquo;Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk meneguhkan semangat baru, paradigma baru, dan cara kerja baru agar menghasilkan lompatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua,&amp;rdquo; tegasnya.Lebih lanjut, Wapres menyampaikan, selain gereja, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi penguat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai.
&amp;ldquo;Saya meyakini peranan gereja mampu memperkuat kehidupan sosial Papua yang inklusif dan damai. Ini juga FKUB-nya penting bersama-sama menjaga Papua,&amp;rdquo; ujar Wapres optimis.
&amp;ldquo;Kita tekadkan untuk bangun Papua lebih baik,&amp;rdquo; tambahnya.
Sebelumnya, Ketua PGGP Provinsi Papua, Pdt. Hiskia Rollo, menyampaikan gereja-gereja di Papua akan terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam membangun bangsa, khususnya bagi kemajuan Papua.
&amp;ldquo;Kami akan terus berdoa dan menopang seluruh proses pembangunan bangsa dan negara, termasuk di Tanah Papua ini,&amp;rdquo; ucap Pdt. Hiskia.
Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus PGGP dan PGGP-PB, para anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan para pengurus Papua Christian Center (PCC).</content:encoded></item></channel></rss>
