<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kuli Bertengkar di Bandara Arab Saudi, Dikira Lagi Berdoa</title><description>Mereka pun mengucapkan  Amin, Amin, Amin!</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa"/><item><title>Humor Gus Dur: Kuli Bertengkar di Bandara Arab Saudi, Dikira Lagi Berdoa</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2022 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa-sBUmIbLXRX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/337/2717967/humor-gus-dur-kuli-bertengkar-di-bandara-arab-saudi-dikira-lagi-berdoa-sBUmIbLXRX.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bertujuan untuk meredakan ketegangan politik kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku &amp;lsquo;Kumpulan Humor Gus Dur&amp;rsquo;. Suatu ketika diceritakan rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Makanan Haram, Lebih Haram dan Paling Haram
Melihat hal itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka. Mereka pun mengucapkan&amp;nbsp; Amin, Amin, Amin!
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Istri Pamer Ibadah di Luar Negeri
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka.
&quot;Lho kenapa Anda berkerumun di sini?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.

&quot;Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai,&amp;rdquo; jawab mereka.
Dalam kisah lain diceritakan tentang kepercayaan terhadap makam-makam leluhur.

Apakah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Tampaknya Gus Dur percaya karena dia dengan gigih dan sungguh-sungguh membela &quot;ideologi&quot;nya itu.



Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya. Salah satunya adalah ketika alasan mengapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.



&quot;Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bertujuan untuk meredakan ketegangan politik kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku &amp;lsquo;Kumpulan Humor Gus Dur&amp;rsquo;. Suatu ketika diceritakan rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Makanan Haram, Lebih Haram dan Paling Haram
Melihat hal itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka. Mereka pun mengucapkan&amp;nbsp; Amin, Amin, Amin!
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Istri Pamer Ibadah di Luar Negeri
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka.
&quot;Lho kenapa Anda berkerumun di sini?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.

&quot;Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai,&amp;rdquo; jawab mereka.
Dalam kisah lain diceritakan tentang kepercayaan terhadap makam-makam leluhur.

Apakah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Tampaknya Gus Dur percaya karena dia dengan gigih dan sungguh-sungguh membela &quot;ideologi&quot;nya itu.



Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya. Salah satunya adalah ketika alasan mengapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.



&quot;Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
