<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Pasangan yang Mengaku Imam Mahdi dan Ratu Adil Pakai Alamat Palsu: Niatnya Memprovokasi</title><description>Masyarakat digegerkan beredarnya video yang memperlihatkan pasangan yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi"/><item><title>Polisi Ungkap Pasangan yang Mengaku Imam Mahdi dan Ratu Adil Pakai Alamat Palsu: Niatnya Memprovokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2022 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi-4OK5cDrusR.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/01/337/2718632/polisi-ungkap-pasangan-yang-mengaku-imam-mahdi-dan-ratu-adil-pakai-alamat-palsu-niatnya-memprovokasi-4OK5cDrusR.JPG</image><title></title></images><description>BANDUNG - Masyarakat digegerkan beredarnya video yang memperlihatkan pasangan laki-laki dan perempuan lanjut usia yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil.

Dalam video yang viral di media sosial (medsos) itu, laki-laki yang mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi itu berkata dengan kalimat berantakan bahwa dirinya sanggup mengamankan negeri dari segala bencana.

&quot;Ini Imam Mahdi yang sanggup seluruh mengamankan, seluruh bencana, dan segalanya. Kalau mencari Imam Mahdi sudah tiba, ada di Kuta Tandingan Karawang. Sekian, terima kasih. Kami Sukarno-Hatta kembali lagi akan jadi raja di akhir zaman,&quot; ujar pria berpeci itu dalam video yang dilihat Kamis (1/12/2022).

Sementara perempuan yang mengenakan baju berwarna kuning dan kerudung merah jambu mengaku sebagai Ratu Adil. Masih dengan kalimat yang berantakan, perempuan yang ngaku-ngaku sebagai Ratu Adil itu juga menyebut bahwa Imam Mahdi sebagai pengendali bencana di dunia.

BACA JUGA:Polda Jabar Usut Lansia yang Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi

&quot;Bahwa yang bernama Ratu Adil, Imam Mahdi, Ratu Sunda, udah ada di Jawa Barat, Kuta Tandingan Karawang. Sekarang mangkanya bencana-bencana mungkin merajalela. Seluruh dunia yang bikin bencana adalah Imam Mahdi, yang bisa mengamankan adalah Imam Mahdi. Semua urusan yang bisa adalah mengamankan Imam Mahdi,&quot; tuturnya.

&quot;Percaya syukur, nggak percaya dunia akan hancur,&quot; imbuhnya.

&quot;Sekarang bukti dengan nyata Imam Mahdi sudah tiba di Karawang Kuta Tandingan Dunia. Selamat. Terima kasih,&quot; kata dia.


Dalam video, keduanya yang duduk di kursi kayu itu mengaku berasal dari Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kuta Tandingan Dunia-Jawa Barat' seperti yang tertulis dari spanduk yang dipasang di belakang mereka. Dalam video juga tampak seorang perempuan lain yang mendampingi laki-laki dan perempuan tua itu saat menyampaikan pernyataannya.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengaku, tengah mendalami video tersebut.

&quot;Masih didalami,&quot; kata dia Kombes Pol Ibrahim.

Kombes Pol Ibrahim menjelaskan, kedua orang yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil itu belum terindentifikasi. Pasalnya, saat polisi mengecek lokasi pembuatan video di Dusun Liosari, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, alamat tersebut palsu.

&quot;Belum (terdeteksi), alamatnya itu palsu. Itu kontennya provokasi dan menggunakan alamat palsu,&quot; kata Kombes Pol Ibrahim.
</description><content:encoded>BANDUNG - Masyarakat digegerkan beredarnya video yang memperlihatkan pasangan laki-laki dan perempuan lanjut usia yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil.

Dalam video yang viral di media sosial (medsos) itu, laki-laki yang mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi itu berkata dengan kalimat berantakan bahwa dirinya sanggup mengamankan negeri dari segala bencana.

&quot;Ini Imam Mahdi yang sanggup seluruh mengamankan, seluruh bencana, dan segalanya. Kalau mencari Imam Mahdi sudah tiba, ada di Kuta Tandingan Karawang. Sekian, terima kasih. Kami Sukarno-Hatta kembali lagi akan jadi raja di akhir zaman,&quot; ujar pria berpeci itu dalam video yang dilihat Kamis (1/12/2022).

Sementara perempuan yang mengenakan baju berwarna kuning dan kerudung merah jambu mengaku sebagai Ratu Adil. Masih dengan kalimat yang berantakan, perempuan yang ngaku-ngaku sebagai Ratu Adil itu juga menyebut bahwa Imam Mahdi sebagai pengendali bencana di dunia.

BACA JUGA:Polda Jabar Usut Lansia yang Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi

&quot;Bahwa yang bernama Ratu Adil, Imam Mahdi, Ratu Sunda, udah ada di Jawa Barat, Kuta Tandingan Karawang. Sekarang mangkanya bencana-bencana mungkin merajalela. Seluruh dunia yang bikin bencana adalah Imam Mahdi, yang bisa mengamankan adalah Imam Mahdi. Semua urusan yang bisa adalah mengamankan Imam Mahdi,&quot; tuturnya.

&quot;Percaya syukur, nggak percaya dunia akan hancur,&quot; imbuhnya.

&quot;Sekarang bukti dengan nyata Imam Mahdi sudah tiba di Karawang Kuta Tandingan Dunia. Selamat. Terima kasih,&quot; kata dia.


Dalam video, keduanya yang duduk di kursi kayu itu mengaku berasal dari Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kuta Tandingan Dunia-Jawa Barat' seperti yang tertulis dari spanduk yang dipasang di belakang mereka. Dalam video juga tampak seorang perempuan lain yang mendampingi laki-laki dan perempuan tua itu saat menyampaikan pernyataannya.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengaku, tengah mendalami video tersebut.

&quot;Masih didalami,&quot; kata dia Kombes Pol Ibrahim.

Kombes Pol Ibrahim menjelaskan, kedua orang yang mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil itu belum terindentifikasi. Pasalnya, saat polisi mengecek lokasi pembuatan video di Dusun Liosari, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, alamat tersebut palsu.

&quot;Belum (terdeteksi), alamatnya itu palsu. Itu kontennya provokasi dan menggunakan alamat palsu,&quot; kata Kombes Pol Ibrahim.
</content:encoded></item></channel></rss>
