<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Meracuni Seluruh Keluarga, Diduga karena Sakit Hati Tanggung Beban Kebutuhan Hidup</title><description>Namun yang diberi beban anak kedua yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/01/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup"/><item><title>Anak Meracuni Seluruh Keluarga, Diduga karena Sakit Hati Tanggung Beban Kebutuhan Hidup</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/01/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/01/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2022 05:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puji Hartono </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup-TAr1a4bmTU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Motif anak meracuni seluruh anggota keluarga di Magelang terungkap (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/519/2717976/anak-meracuni-seluruh-keluarga-diduga-karena-sakit-hati-tanggung-beban-kebutuhan-hidup-TAr1a4bmTU.jpg</image><title>Motif anak meracuni seluruh anggota keluarga di Magelang terungkap (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dugaan motif anak racun keluarganya di Dusun Prajenan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Plt Kapolresta Magelang AKBP M. Sajarod Zakun mengungkap dugaan sementara baik dari keterangan pelaku dan lingkungan sekitar tempat tinggal bahwa yang bersangkutan sakit hati karena diberi beban untuk menanggung kebutuhan hidup keluarga.
Seperti diketahui, pelaku adalah DD (22) yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Akibat aksi biadab pelaku, tiga orang dari satu keluarga meninggal karena minum zat beracun. Mereka yakni Abbas Ashar (58), Heri Iryani (54), dan Dhea Chairunnisa (24).
Orangtua terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun. Sehingga kebutuhan rumah tangga cukup tinggi karena orang tua terduga pelaku kebetulan memiliki penyakit sehingga butuh biaya pengobatan. Sedangkan anak pertama (korban perempuan) tidak diberikan beban untuk menanggung semua kebutuhan.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Fakta Satu Keluarga di Magelang Keracunan, Terjadi Usai Minum Teh dan Kopi
Namun yang diberi beban anak kedua yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengatakan dari situlah muncul niat karena sakit hati untuk menghabisi orang tua maupun kakak kandungnya sendiri.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Pembunuh Satu Keluarga yang Tewas Diracun Ternyata Anak Korban, Polisi: Terancam Hukuman Mati!Berdasarkan informasi dalam penyelidikan, pihaknya mendapatkan informasi pada hari Rabu (23/11) yang bersangkutan mencoba memberikan zat kimia (arsenik) dicampur dalam dawet namun karena dosisnya terlalu rendah atau kurang sehingga hanya mengakibatkan mual-mual saja dan tidak sampai menimbulkan kematian. (sst)
&amp;nbsp;Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Terungkap Motif Anak Racun Sekeluarga di Magelang, Sakit Hati Tanggung Beban Rawat Orangtua</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dugaan motif anak racun keluarganya di Dusun Prajenan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Plt Kapolresta Magelang AKBP M. Sajarod Zakun mengungkap dugaan sementara baik dari keterangan pelaku dan lingkungan sekitar tempat tinggal bahwa yang bersangkutan sakit hati karena diberi beban untuk menanggung kebutuhan hidup keluarga.
Seperti diketahui, pelaku adalah DD (22) yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Akibat aksi biadab pelaku, tiga orang dari satu keluarga meninggal karena minum zat beracun. Mereka yakni Abbas Ashar (58), Heri Iryani (54), dan Dhea Chairunnisa (24).
Orangtua terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun. Sehingga kebutuhan rumah tangga cukup tinggi karena orang tua terduga pelaku kebetulan memiliki penyakit sehingga butuh biaya pengobatan. Sedangkan anak pertama (korban perempuan) tidak diberikan beban untuk menanggung semua kebutuhan.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Fakta Satu Keluarga di Magelang Keracunan, Terjadi Usai Minum Teh dan Kopi
Namun yang diberi beban anak kedua yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengatakan dari situlah muncul niat karena sakit hati untuk menghabisi orang tua maupun kakak kandungnya sendiri.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Pembunuh Satu Keluarga yang Tewas Diracun Ternyata Anak Korban, Polisi: Terancam Hukuman Mati!Berdasarkan informasi dalam penyelidikan, pihaknya mendapatkan informasi pada hari Rabu (23/11) yang bersangkutan mencoba memberikan zat kimia (arsenik) dicampur dalam dawet namun karena dosisnya terlalu rendah atau kurang sehingga hanya mengakibatkan mual-mual saja dan tidak sampai menimbulkan kematian. (sst)
&amp;nbsp;Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Terungkap Motif Anak Racun Sekeluarga di Magelang, Sakit Hati Tanggung Beban Rawat Orangtua</content:encoded></item></channel></rss>
