<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Dicegat Motor Gede Milik Polisi Usai Ceramah, Apa yang Terjadi?</title><description>Dua moge polisi tersebut berhasil menyalip mobil Gus Dur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi"/><item><title>Humor Gus Dur: Dicegat Motor Gede Milik Polisi Usai Ceramah, Apa yang Terjadi?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi</guid><pubDate>Sabtu 03 Desember 2022 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi-QBEb1RYxzR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/02/337/2719411/humor-gus-dur-dicegat-motor-gede-milik-polisi-usai-ceramah-apa-yang-terjadi-QBEb1RYxzR.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor segar. Humor ini biasanya untuk meredakan ketegangan kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari buku karya Muhammad AS Hikam berjudul &amp;lsquo;Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita&amp;rsquo; (2013).
Alkisah, di era Orde Baru, setelah menyampaikan ceramah di Jember, Jawa Timur, mobil yang membawa Gus Dur sudah dibuntuti dua motor gede putih milik Polisi. Dua moge polisi tersebut berhasil menyalip mobil Gus Dur. Polisi sengaja mengambil jarak agak jauh di depan mobil Gus Dur agar dapat memberhentikannya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bedanya Neraka Indonesia dari yang Lain, Bikin Antrean Panjang
&amp;ldquo;Ada apa?!&amp;rdquo; Gus Dur bertanya kepada polisi yang mencegatnya. &amp;ldquo;Assalamu&amp;rsquo;alikum, kiai,&amp;rdquo; ucap salah seorang oknum polisi. &amp;ldquo;Wa&amp;rsquo;alaikumussalam. Ini ada apa, kan saya sudah pergi. Sana pergi kalian,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kuli Bertengkar di Bandara Arab Saudi, Dikira Lagi Berdoa
Oknum polisi itu pun menjelaskan maksudnya. &amp;ldquo;Begini kiai,&amp;rdquo; kata oknum polisi sampai di kaca jendela. (sedangkan orang-orang di mobil Gus Dur sudah merasa khawatir).

&amp;ldquo;Begini kiai, mohon maaf, saya tadi belum sempat salaman sama njenengan, jadi terpaksa saya mengikuti kiai. Tolong kiai, saya ingin salaman,&amp;rdquo; kata Polisi.
Keduanya lalu salaman sembari mencium tangan Gus Dur.



&amp;ldquo;Matur nuwun kiai. Selamat jalan ya,&amp;rdquo; kata dua polisi tadi sambil cengengesan puas karena sukses bisa salaman dengan Gus Dur.

Gus Dur pun berkomentar terkait hal itu.

&amp;ldquo;Begitu lah orang NU. Tadinya mereka (polisi) sudah repot-repot disuruh menjaga supaya ceramah saya tidak sukses, eeh...ujung-ujungnya pengen salaman,&amp;rdquo; terangnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor segar. Humor ini biasanya untuk meredakan ketegangan kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari buku karya Muhammad AS Hikam berjudul &amp;lsquo;Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita&amp;rsquo; (2013).
Alkisah, di era Orde Baru, setelah menyampaikan ceramah di Jember, Jawa Timur, mobil yang membawa Gus Dur sudah dibuntuti dua motor gede putih milik Polisi. Dua moge polisi tersebut berhasil menyalip mobil Gus Dur. Polisi sengaja mengambil jarak agak jauh di depan mobil Gus Dur agar dapat memberhentikannya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bedanya Neraka Indonesia dari yang Lain, Bikin Antrean Panjang
&amp;ldquo;Ada apa?!&amp;rdquo; Gus Dur bertanya kepada polisi yang mencegatnya. &amp;ldquo;Assalamu&amp;rsquo;alikum, kiai,&amp;rdquo; ucap salah seorang oknum polisi. &amp;ldquo;Wa&amp;rsquo;alaikumussalam. Ini ada apa, kan saya sudah pergi. Sana pergi kalian,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kuli Bertengkar di Bandara Arab Saudi, Dikira Lagi Berdoa
Oknum polisi itu pun menjelaskan maksudnya. &amp;ldquo;Begini kiai,&amp;rdquo; kata oknum polisi sampai di kaca jendela. (sedangkan orang-orang di mobil Gus Dur sudah merasa khawatir).

&amp;ldquo;Begini kiai, mohon maaf, saya tadi belum sempat salaman sama njenengan, jadi terpaksa saya mengikuti kiai. Tolong kiai, saya ingin salaman,&amp;rdquo; kata Polisi.
Keduanya lalu salaman sembari mencium tangan Gus Dur.



&amp;ldquo;Matur nuwun kiai. Selamat jalan ya,&amp;rdquo; kata dua polisi tadi sambil cengengesan puas karena sukses bisa salaman dengan Gus Dur.

Gus Dur pun berkomentar terkait hal itu.

&amp;ldquo;Begitu lah orang NU. Tadinya mereka (polisi) sudah repot-repot disuruh menjaga supaya ceramah saya tidak sukses, eeh...ujung-ujungnya pengen salaman,&amp;rdquo; terangnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
