<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Level PPKM Belum Dinaikkan</title><description>Jelang libur Nataru, Wapres memastikan level PPKM belum dinaikkan alias masih level 1.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan"/><item><title>Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Level PPKM Belum Dinaikkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan</guid><pubDate>Sabtu 03 Desember 2022 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan-MrEKZfZ4g0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Mar'uf Amin. (Dok Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/03/337/2719731/jelang-libur-nataru-wapres-pastikan-level-ppkm-belum-dinaikkan-MrEKZfZ4g0.jpg</image><title>Wapres KH Mar'uf Amin. (Dok Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum dinaikkan jelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

&amp;ldquo;Belum dulu, belum. Kita lihat dulu ya, masih levelnya masih level 1, belum ada yang dinaikkan, dipertahankan (level 1),&amp;rdquo; kata Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (3/12/2022).

Wapres menyebutkan, berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), puncak varian baru XBB yang merupakan sub varian Omicron saat ini sudah terlewati.

Bahkan, Wapres melanjutkan, saat ini tren kasus Covid-19 sudah mulai mengalami penurunan.

&amp;ldquo;Menurut Kementerian Kesehatan, tertinggi atau puncak dari varian baru itu di bulan November ya. Dari bulan November itu sekarang posisinya (kasus) menurun itu dari Kementerian Kesehatan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA: Pemprov DKI Catat Peningkatan Kebutuhan Sebesar 0,76-12,72% Jelang Nataru&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski begitu, Wapres meminta masyarakat tetap waspada terutama menjaga protokol kesehatan (prokes), meski terjadi penurunan kasus Covid-19. Dia mendorong masyarakat segera melengkapi vaksinasinya, bahkan booster kedua yang saat ini sudah dimulai pada lansia, untuk menciptakan kekebalan komunitas.

&amp;ldquo;Oleh karena itu pertama itu mengenai masalah vaksinasi yang terus kita, kita terus dorong bahkan juga booster kedua. Kemudian prokes masih tetap,&amp;rdquo; kata Wapres.

&amp;ldquo;Jadi pada masyarakat prokes tetap, pemakaian (masker), ini artinya memang diserukan. Yang juga sekarang baru itu adalah booster yang kedua, itu untuk menangkal (virus),&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum dinaikkan jelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

&amp;ldquo;Belum dulu, belum. Kita lihat dulu ya, masih levelnya masih level 1, belum ada yang dinaikkan, dipertahankan (level 1),&amp;rdquo; kata Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (3/12/2022).

Wapres menyebutkan, berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), puncak varian baru XBB yang merupakan sub varian Omicron saat ini sudah terlewati.

Bahkan, Wapres melanjutkan, saat ini tren kasus Covid-19 sudah mulai mengalami penurunan.

&amp;ldquo;Menurut Kementerian Kesehatan, tertinggi atau puncak dari varian baru itu di bulan November ya. Dari bulan November itu sekarang posisinya (kasus) menurun itu dari Kementerian Kesehatan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA: Pemprov DKI Catat Peningkatan Kebutuhan Sebesar 0,76-12,72% Jelang Nataru&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski begitu, Wapres meminta masyarakat tetap waspada terutama menjaga protokol kesehatan (prokes), meski terjadi penurunan kasus Covid-19. Dia mendorong masyarakat segera melengkapi vaksinasinya, bahkan booster kedua yang saat ini sudah dimulai pada lansia, untuk menciptakan kekebalan komunitas.

&amp;ldquo;Oleh karena itu pertama itu mengenai masalah vaksinasi yang terus kita, kita terus dorong bahkan juga booster kedua. Kemudian prokes masih tetap,&amp;rdquo; kata Wapres.

&amp;ldquo;Jadi pada masyarakat prokes tetap, pemakaian (masker), ini artinya memang diserukan. Yang juga sekarang baru itu adalah booster yang kedua, itu untuk menangkal (virus),&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
