<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Berbuat Banyak untuk Rakyat Jadi Alasan Pengacara Wanita Ini Jadi Caleg Perindo</title><description>Meski belum lolos parlemen namun tidak dijadikan alasan Partai Perindo untuk berhenti membantu kesusahan rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo"/><item><title>Sudah Berbuat Banyak untuk Rakyat Jadi Alasan Pengacara Wanita Ini Jadi Caleg Perindo</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo</guid><pubDate>Senin 05 Desember 2022 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo-L8F8b9Rn4b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bacaleg Perindo Nia Sita (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/05/338/2721144/sudah-berbuat-banyak-untuk-rakyat-jadi-alasan-pengacara-wanita-ini-jadi-caleg-perindo-L8F8b9Rn4b.jpg</image><title>Bacaleg Perindo Nia Sita (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pengacara wanita, Nia Sita Mahesa merasa terpanggil dengan adanya Konvensi Rakyat Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Karena itu, ia iku mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Perindo yang akhirnya lolos tahap administrasi dan saat ini mengikuti tahap seleksi pertama setelah daftar lewat Konvensi Rakyat.
Nia menyebutkan, alasan ia bergabung dengan partai besutan Hary Tanoesoedibjo karena konsistensi membantu masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM. Menurutnya, meski belum lolos parlemen namun tidak dijadikan alasan Partai Perindo untuk berhenti membantu kesusahan rakyat.
&quot;Meskipun Perindo kemarin partai non-parlemen tidak ada kepentingan di parlemennya, tapi mereka di sini itu mau terjun ke masyarakat buat membantu kepentingan masyarakat,&quot; kata Nia di Kantor DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Senin (5/12/2022).
Sebagai seorang wanita, ia tentunya ingin berkontribusi lebih di kebijakan perempuan dan anak, khususnya di bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi modal penting untuk merubah nasib seseorang.
Baca juga:&amp;nbsp;Ditanya Mengapa Gabung Partai Perindo, TGB: Ini Wadah yang Baik untuk Dibesarkan
&quot;Meskipun kita orang gapunya tapi kalau anak-anak kita sekolah yang benar meskipun dari sekolah negeri BOS lah segala macem tapi itu bisa menjadi bekal mereka suatu hari untuk menjadi orang atau bermanfaat bagi generasi selanjutnya,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua DPD Perindo Jakpus: Wawancara Bacaleg Cari yang Terbaik, Bukan yang Coba-Coba
Untuk mencapai hal tersebut, maka ia mencoba menjadi anggota legislatif melalui Partai Perindo. Ia pun sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk meraih kemenangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS8xLzE1ODE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Diberitakan sebelumnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mempunyai cara yang inovatif dalam menjaring bakal calon legislatif (bacaleg) di Pemilu 2024 yang disebut dengan Konvensi Rakyat.
Konvensi Rakyat adalah Program penjaringan secara daring bagi warga Indonesia yang berminat mendaftarkan diri sebagai bacaleg di semua tingkatan pemilihan (DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR-RI) melalui Partai Perindo dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan.
&quot;Hari ini kita mewancarai bacaleg untuk DPRD DKI, ini adalah tahapan sesuai dengan tahapan yang dilakukan DPP melalui program Konvensi Rakyat,&quot; kata Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Effendi Syahputra di Kantor DPW Partai Perindo, DKI Jakarta, Senin (5/12/2022).
Effendi menyatakan, sebanyak 157 bacaleg akan mengikuti seleksi tahap pertama. Nantinya, seleksi akan dilakukan sebanyak tiga tahap.
&quot;Tahap satu lebih perkenalan dan kita menginterview para bacaleg,&quot; ujarnya.
Dengan adanya seleksi ini, menjadi bukti keterbukaan Partai Perindo dalam menerima bacalegnya.
&quot;Jadi tidak ada titipan-titipan karena semua dipanggil, semua diwawancarai transparan dan tidak saya sendiri yang memutuskan tapi ada tim TFP (Task Force Pencalegan),&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pengacara wanita, Nia Sita Mahesa merasa terpanggil dengan adanya Konvensi Rakyat Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Karena itu, ia iku mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Perindo yang akhirnya lolos tahap administrasi dan saat ini mengikuti tahap seleksi pertama setelah daftar lewat Konvensi Rakyat.
Nia menyebutkan, alasan ia bergabung dengan partai besutan Hary Tanoesoedibjo karena konsistensi membantu masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM. Menurutnya, meski belum lolos parlemen namun tidak dijadikan alasan Partai Perindo untuk berhenti membantu kesusahan rakyat.
&quot;Meskipun Perindo kemarin partai non-parlemen tidak ada kepentingan di parlemennya, tapi mereka di sini itu mau terjun ke masyarakat buat membantu kepentingan masyarakat,&quot; kata Nia di Kantor DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Senin (5/12/2022).
Sebagai seorang wanita, ia tentunya ingin berkontribusi lebih di kebijakan perempuan dan anak, khususnya di bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi modal penting untuk merubah nasib seseorang.
Baca juga:&amp;nbsp;Ditanya Mengapa Gabung Partai Perindo, TGB: Ini Wadah yang Baik untuk Dibesarkan
&quot;Meskipun kita orang gapunya tapi kalau anak-anak kita sekolah yang benar meskipun dari sekolah negeri BOS lah segala macem tapi itu bisa menjadi bekal mereka suatu hari untuk menjadi orang atau bermanfaat bagi generasi selanjutnya,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua DPD Perindo Jakpus: Wawancara Bacaleg Cari yang Terbaik, Bukan yang Coba-Coba
Untuk mencapai hal tersebut, maka ia mencoba menjadi anggota legislatif melalui Partai Perindo. Ia pun sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk meraih kemenangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS8xLzE1ODE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Diberitakan sebelumnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mempunyai cara yang inovatif dalam menjaring bakal calon legislatif (bacaleg) di Pemilu 2024 yang disebut dengan Konvensi Rakyat.
Konvensi Rakyat adalah Program penjaringan secara daring bagi warga Indonesia yang berminat mendaftarkan diri sebagai bacaleg di semua tingkatan pemilihan (DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR-RI) melalui Partai Perindo dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan.
&quot;Hari ini kita mewancarai bacaleg untuk DPRD DKI, ini adalah tahapan sesuai dengan tahapan yang dilakukan DPP melalui program Konvensi Rakyat,&quot; kata Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Effendi Syahputra di Kantor DPW Partai Perindo, DKI Jakarta, Senin (5/12/2022).
Effendi menyatakan, sebanyak 157 bacaleg akan mengikuti seleksi tahap pertama. Nantinya, seleksi akan dilakukan sebanyak tiga tahap.
&quot;Tahap satu lebih perkenalan dan kita menginterview para bacaleg,&quot; ujarnya.
Dengan adanya seleksi ini, menjadi bukti keterbukaan Partai Perindo dalam menerima bacalegnya.
&quot;Jadi tidak ada titipan-titipan karena semua dipanggil, semua diwawancarai transparan dan tidak saya sendiri yang memutuskan tapi ada tim TFP (Task Force Pencalegan),&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
