<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Secret Service: Peretas China Curi Uang Bantuan Covid-19 AS hingga Puluhan Juta</title><description>Secret Service menolak untuk memberikan perincian tambahan tetapi mengkonfirmasi sebuah laporan oleh NBC News.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta"/><item><title>Secret Service: Peretas China Curi Uang Bantuan Covid-19 AS hingga Puluhan Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2022 17:43 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta-BDMUruyyxi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peretas atau hacker (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/06/18/2721798/secret-service-peretas-china-curi-uang-bantuan-covid-19-as-hingga-puluhan-juta-BDMUruyyxi.jpg</image><title>Ilustrasi peretas atau hacker (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Secret Service, pada Senin (5/12/2022) mengatakan peretas (hacker) China telah mencuri bantuan Covid-19 di Amerika Serikat (AS) senilai puluhan juta dolar sejak 2020.

Secret Service menolak untuk memberikan perincian tambahan tetapi mengkonfirmasi sebuah laporan oleh NBC News yang mengatakan tim peretas China yang dilaporkan bertanggung jawab dikenal dalam komunitas riset keamanan sebagai APT41 atau Winnti.
Menurut para ahli, APT41 adalah kelompok penjahat dunia maya yang produktif yang telah melakukan perpaduan antara intrusi dunia maya yang didukung pemerintah dan pembobolan data bermotivasi finansial.
Baca juga:&amp;nbsp;Komputer di China Diserang Hacker AS untuk Serang Rusia dan Ukraina
Beberapa anggota grup peretas didakwa pada 2019 dan 2020 oleh Departemen Kehakiman AS karena memata-matai lebih dari 100 perusahaan, termasuk perusahaan pengembangan perangkat lunak, penyedia telekomunikasi, perusahaan media sosial, dan pengembang video game.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dugaan Hacker China Bobol Keamanan Siber RI, BSSN: Sudah Jadi Pantauan Kami

&quot;Sayangnya, Partai Komunis China telah memilih jalan yang berbeda untuk membuat China aman bagi penjahat dunia maya selama mereka menyerang komputer di luar China dan mencuri kekayaan intelektual yang berguna bagi China,&quot; kata mantan Wakil Jaksa Agung Jeffrey Rosen saat itu, dikutip Reuters.

Sementara itu, Kedutaan China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Secret Service, pada Senin (5/12/2022) mengatakan peretas (hacker) China telah mencuri bantuan Covid-19 di Amerika Serikat (AS) senilai puluhan juta dolar sejak 2020.

Secret Service menolak untuk memberikan perincian tambahan tetapi mengkonfirmasi sebuah laporan oleh NBC News yang mengatakan tim peretas China yang dilaporkan bertanggung jawab dikenal dalam komunitas riset keamanan sebagai APT41 atau Winnti.
Menurut para ahli, APT41 adalah kelompok penjahat dunia maya yang produktif yang telah melakukan perpaduan antara intrusi dunia maya yang didukung pemerintah dan pembobolan data bermotivasi finansial.
Baca juga:&amp;nbsp;Komputer di China Diserang Hacker AS untuk Serang Rusia dan Ukraina
Beberapa anggota grup peretas didakwa pada 2019 dan 2020 oleh Departemen Kehakiman AS karena memata-matai lebih dari 100 perusahaan, termasuk perusahaan pengembangan perangkat lunak, penyedia telekomunikasi, perusahaan media sosial, dan pengembang video game.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dugaan Hacker China Bobol Keamanan Siber RI, BSSN: Sudah Jadi Pantauan Kami

&quot;Sayangnya, Partai Komunis China telah memilih jalan yang berbeda untuk membuat China aman bagi penjahat dunia maya selama mereka menyerang komputer di luar China dan mencuri kekayaan intelektual yang berguna bagi China,&quot; kata mantan Wakil Jaksa Agung Jeffrey Rosen saat itu, dikutip Reuters.

Sementara itu, Kedutaan China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.</content:encoded></item></channel></rss>
