<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas TNI AL Peduli Cianjur Berhasil Evakuasi Bocah yang Tertimbun Beton</title><description>Jenazah RM dibawa ke Rumah Sakit Sayang untuk otopsi dan proses lebih lanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton"/><item><title>Satgas TNI AL Peduli Cianjur Berhasil Evakuasi Bocah yang Tertimbun Beton</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton</guid><pubDate>Minggu 11 Desember 2022 17:15 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton-2pUq9Nuq7g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satgas TNI AL Peduli Cianjur melakukan evakuasi korban gempa Cianjur dari timbunan beton. (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/11/525/2724968/satgas-tni-al-peduli-cianjur-berhasil-evakuasi-bocah-yang-tertimbun-beton-2pUq9Nuq7g.jpg</image><title>Satgas TNI AL Peduli Cianjur melakukan evakuasi korban gempa Cianjur dari timbunan beton. (Foto: ist)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut (TNI AL) Peduli Cianjur, berhasil mengevakuasi jenazah korban gempa Cianjur yang diduga tewas tertimpa beton di Kampung Gerogol Kidul, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Korban yang dievakuasi pada Sabtu, (10/12/2022) itu diidentifikasi sebagai seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun berinisial RM.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Begini Cara Kerja Tim DVI Identifikasi Korban Bencana Gempa Cianjur
Menurut Dansatgas Letkol Marinir Edo Sidharta Halilintar, timnya mendapatkan informasi adanya kemiripan ciri-ciri jenazah dengan RM yang selama ini belum ditemukan.
&quot;Dalam evakuasi korban dengan ciri-ciri menggunakan pakaian sweater abu-abu, celana jeans biru navy dan berumur sekitar 11 tahun, dapat disimpulkan bahwa korban tersebut merupakan warga yang berasal dari Kampung Rancapicung, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang yang dilaporkan hilang Pasca Gempa Cianjur Pada tanggal 21 November 2022 lalu,&quot; ujar Letkol Edo dalam keterangan Dinas Penerangan AL, Minggu (11/12/2022).
Edo menjelaskan, anggotanya segera mengevakuasi jenazah RM guna dibawa ke Rumah Sakit Sayang untuk dilakukan identifikasi, otopsi dan proses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
BACA JUGA:&amp;nbsp;53 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Warga Cugenang Bakal Direlokasi
&quot;Tindakan tersebut kita lakukan sebelum (jenazah) diserahkan kepada pihak keluarga,&quot; kata Edo.
Letkol Edo juga mengungkapkan, tindakan evakuasi korban hilang pasca gempa Cianjur tersebut merupakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Satgas TNI AL.&quot;Beliau berpesan agar memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, dan untuk seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat,&quot; terang Edo.



Edo pun menuturkan pihaknya akan selalu aktif untuk turut andil bersama masyarakat Cianjur dalam misi penyelamatan korban yang terdampak.
&quot;Tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stake holder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini,&quot; pungkas Edo.</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut (TNI AL) Peduli Cianjur, berhasil mengevakuasi jenazah korban gempa Cianjur yang diduga tewas tertimpa beton di Kampung Gerogol Kidul, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Korban yang dievakuasi pada Sabtu, (10/12/2022) itu diidentifikasi sebagai seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun berinisial RM.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Begini Cara Kerja Tim DVI Identifikasi Korban Bencana Gempa Cianjur
Menurut Dansatgas Letkol Marinir Edo Sidharta Halilintar, timnya mendapatkan informasi adanya kemiripan ciri-ciri jenazah dengan RM yang selama ini belum ditemukan.
&quot;Dalam evakuasi korban dengan ciri-ciri menggunakan pakaian sweater abu-abu, celana jeans biru navy dan berumur sekitar 11 tahun, dapat disimpulkan bahwa korban tersebut merupakan warga yang berasal dari Kampung Rancapicung, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang yang dilaporkan hilang Pasca Gempa Cianjur Pada tanggal 21 November 2022 lalu,&quot; ujar Letkol Edo dalam keterangan Dinas Penerangan AL, Minggu (11/12/2022).
Edo menjelaskan, anggotanya segera mengevakuasi jenazah RM guna dibawa ke Rumah Sakit Sayang untuk dilakukan identifikasi, otopsi dan proses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
BACA JUGA:&amp;nbsp;53 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Warga Cugenang Bakal Direlokasi
&quot;Tindakan tersebut kita lakukan sebelum (jenazah) diserahkan kepada pihak keluarga,&quot; kata Edo.
Letkol Edo juga mengungkapkan, tindakan evakuasi korban hilang pasca gempa Cianjur tersebut merupakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Satgas TNI AL.&quot;Beliau berpesan agar memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, dan untuk seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat,&quot; terang Edo.



Edo pun menuturkan pihaknya akan selalu aktif untuk turut andil bersama masyarakat Cianjur dalam misi penyelamatan korban yang terdampak.
&quot;Tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stake holder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini,&quot; pungkas Edo.</content:encoded></item></channel></rss>
