<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semburan Lava dan Emisi Gas Vulkanik Gunung Api Mauna Loa Hawaii Menurun, Peringatan Diturunkan</title><description>Dikutip Reuters, di bawah tingkat waspada, letusan sedang berlangsung tetapi menimbulkan bahaya terbatas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan"/><item><title>Semburan Lava dan Emisi Gas Vulkanik Gunung Api Mauna Loa Hawaii Menurun, Peringatan Diturunkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2022 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan-m0rDE2RWYY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung api Mauna Loa di Hawaii (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/18/2725289/semburan-lava-dan-emisi-gas-vulkanik-gunung-api-mauna-loa-hawaii-menurun-peringatan-diturunkan-m0rDE2RWYY.jpg</image><title>Gunung api Mauna Loa di Hawaii (Foto: Reuters)</title></images><description>HAWAII - Survei Geologi AS (USGS)&amp;nbsp;Observatorium Gunung Api Hawaii mengatakan sembutan lava dan emisi gas vulkanik di Mauna Loa Hawaii, gunung berapi aktif terbesar di dunia, menurun pada Sabtu (11/12/2022).
Akibatnya, Observatorium menurunkan tingkat peringatan gunung berapi menjadi peringatan dari tingkat peringatan sebelumnya, dengan lava terbatas pada area kecil.
Dikutip Reuters, di bawah tingkat waspada, letusan sedang berlangsung tetapi menimbulkan bahaya terbatas.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Langit Hawaii Menjadi Merah Akibat Letusan Mauna Loa, Gunung Berapi Terbesar di Dunia
Seperti diketahui, Mauna Loa mulai meletus pada akhir November lalu untuk pertama kalinya sejak 1984, mengakhiri masa tenang terpanjang dalam sejarah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gunung Api Aktif Terbesar di Dunia Meletus Pertama Kalinya dalam 40 Tahun, Status Siaga Ditingkatkan
Observatorium mengatakan bagian depan aliran lahar di wilayah Humu'ula Saddle terhenti 1,9 mil (3,06 km) dari Daniel K. Inouye Highway, juga dikenal sebagai Saddle Road, dan tidak lagi menjadi ancaman.Perilaku gunung berapi menunjukkan letusan akan segera berakhir. Namun, Observatorium menjelaskan tren penurunan Mauna Loa ini juga menyertai penurunan aktivitas,



&quot;Ada kemungkinan kecil letusan bisa berlanjut dengan tingkat letusan yang sangat rendah,&quot; katanya.

</description><content:encoded>HAWAII - Survei Geologi AS (USGS)&amp;nbsp;Observatorium Gunung Api Hawaii mengatakan sembutan lava dan emisi gas vulkanik di Mauna Loa Hawaii, gunung berapi aktif terbesar di dunia, menurun pada Sabtu (11/12/2022).
Akibatnya, Observatorium menurunkan tingkat peringatan gunung berapi menjadi peringatan dari tingkat peringatan sebelumnya, dengan lava terbatas pada area kecil.
Dikutip Reuters, di bawah tingkat waspada, letusan sedang berlangsung tetapi menimbulkan bahaya terbatas.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Langit Hawaii Menjadi Merah Akibat Letusan Mauna Loa, Gunung Berapi Terbesar di Dunia
Seperti diketahui, Mauna Loa mulai meletus pada akhir November lalu untuk pertama kalinya sejak 1984, mengakhiri masa tenang terpanjang dalam sejarah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gunung Api Aktif Terbesar di Dunia Meletus Pertama Kalinya dalam 40 Tahun, Status Siaga Ditingkatkan
Observatorium mengatakan bagian depan aliran lahar di wilayah Humu'ula Saddle terhenti 1,9 mil (3,06 km) dari Daniel K. Inouye Highway, juga dikenal sebagai Saddle Road, dan tidak lagi menjadi ancaman.Perilaku gunung berapi menunjukkan letusan akan segera berakhir. Namun, Observatorium menjelaskan tren penurunan Mauna Loa ini juga menyertai penurunan aktivitas,



&quot;Ada kemungkinan kecil letusan bisa berlanjut dengan tingkat letusan yang sangat rendah,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
