<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hakim Cecar Putri Candrawathi, Kenapa Kuat dan Ricky Ikut ke Jakarta?</title><description>Saudara tak mengajak Ricky dan Kuat Ma'ruf, tapi faktanya mereka ikut, bagaimana ceritanya?</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta"/><item><title>Hakim Cecar Putri Candrawathi, Kenapa Kuat dan Ricky Ikut ke Jakarta?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2022 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta-Q3JcmdaMEc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Putri Candrawathi di persidangan (Foto : Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725574/hakim-cecar-putri-candrawathi-kenapa-kuat-dan-ricky-ikut-ke-jakarta-Q3JcmdaMEc.jpg</image><title>Putri Candrawathi di persidangan (Foto : Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Hakim, Wayhu Iman Santoso mencecar Putri Candrawathi terkait peristiwa kembalinya Putri dari Magelang ke Jakarta dalam sidang dugaan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf lantaran hakim melihat adanya kejanggalan dalam keterangan Putri.

&quot;Malam kan saudara menghubungi suami saudara, saudara menceritakan apa yang terjadi pada tanggal 7 (Juli) sore itu, lalu kapan saudara mengambil keputusan untuk balik ke Jakarta? Saudara yang menutuskan untuk kembali ke Jakarta?&quot; tanya hakim di persidangan, Senin (12/12/2022).

&quot;Waktu itu saya sampaikan saya akan kembali ke Jakarta. Saya yang memutuskan,&quot; jawab Putri.

Putri mengatakan, esok paginya atau pada tanggal 8 itu, dia menyampaikan pada Ricky Rizal untuk menyiapkan kendaraan karena dia akan kembali ke Jakarta. Hakim lantas mempertanyakan pada Putri, mengapa Ricky harus ikut sedangkan anaknya itu ada di Magelang.

Namun, Putri mengaku dia tak pernah mengajak Ricky, seingat dia, dia hanya minta tolong tuk menyiapkan kendaraan dan dia akan ke Jakarta. Hakim lantas menanyakan pula bagaimana dengan Kuat Ma'ruf, yang mana dijawab Putri dia pun tak mengajak Kuat kala itu.

&quot;Saudara tak mengajak Ricky dan Kuat Ma'ruf, tapi faktanya mereka ikut, bagaimana ceritanya?&quot; tanya hakim.

&quot;Saya tidak tahu,&quot; jelas hakim.

BACA JUGA:Putri Candrawathi: Yosua Hanya Satu Kali Setrika Baju

Hakim lantas menanyakan Putri, kala dia berangkat ke Jakarta, dia berada dalam satu mobil dengan siapa saja. Putri menyebut, dia bersama Susi, Kuat, dan Bharada E atau Richard Eliezer, yang mana Kuat Ma'ruf yang kala itu mengemudikan setir mobilnya.

Hakim pun menanyai Putri, mengapa Putri tidak melarang Kuat kala itu lantaran Kuat tak diajak kembali ke Jakarta, Putri menyampaikan, Kuat telah kenal dengannya dejal lama dan dia pun tahu Kuat memang bisa menyetir mobil.

Kepada hakim, Putri mengaku tak mempermasalahkan Kuat ikut meski tak diajak lantaran dia kala itu juga hanya ingin ke Jakarta. Adapun Birgadir J, pasca peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 Juli 2022, dia tak berkomunikasi lagi.

&quot;Sejak saat itu saudara tak berkomunikasi, tapi saudara berfikir gak, saudara gak ngajak Ricky, enggak ngajak Kuat, tapi faktanya mereka ikut ke Jakarta?&quot; tanya Hakim.&quot;Kemarin dari kesaksian suami saudara mengatakan biasanya yang menyiapkan adalah Ricky, yang menghubungi Patwal juga Ricky, tapi hari ini saudara mengatakan saya tak mengajak Ricky tuk berangkat, saudara memerintahkan Ricky tuk menyiapkan, tapi saudara tak mengajak Ricky, kan lucu, bagaimana coba jelaskan?&quot; tanya hakim lagi.

&quot;Saya yakin Kuat dan Ricky yang sudah lama kerja sama saya, Kuat 15 tahun kerja sama saya, Ricky juga lebih dari 2 tahun, saya yakin mereka tahu keadaan saya saat itu,&quot; jawab Putri.

&quot;Mereka tahu keadaan saudara sakit?&quot; tanya hakim.

&quot;Begitu Yang Mulia,&quot; kata Putri.

Hakim lantas mempertanyakan, bila memang Kuat dan Ricky tahu kondisinya kala itu tengah sakit, mengapa Putri tak dibawa ke rumah sakit atau ke dokter. Putri justru ingin kembali ke Jakarta, tak mengajak keduanya, tapi keduanya malah ikut ke Jakarta.

Keterangan Putri itu dinilai hakim janggal dan lucu, hanya saja Putri berkilah kalau dia tak menjelaskan tengah sakit kala itu.

&quot;Saudara tak menjelaskan kalau saudara sakit, tapi saudara yakin mereka tahu bahwa saudara sakit?&quot; tanya hakim.

&quot;Mungkin ditanyakan saja pada saudara Kuat dan Ricky mengapa mereka ikut, mohon maaf Yang Mulia,&quot; kata Putri.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Hakim, Wayhu Iman Santoso mencecar Putri Candrawathi terkait peristiwa kembalinya Putri dari Magelang ke Jakarta dalam sidang dugaan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf lantaran hakim melihat adanya kejanggalan dalam keterangan Putri.

&quot;Malam kan saudara menghubungi suami saudara, saudara menceritakan apa yang terjadi pada tanggal 7 (Juli) sore itu, lalu kapan saudara mengambil keputusan untuk balik ke Jakarta? Saudara yang menutuskan untuk kembali ke Jakarta?&quot; tanya hakim di persidangan, Senin (12/12/2022).

&quot;Waktu itu saya sampaikan saya akan kembali ke Jakarta. Saya yang memutuskan,&quot; jawab Putri.

Putri mengatakan, esok paginya atau pada tanggal 8 itu, dia menyampaikan pada Ricky Rizal untuk menyiapkan kendaraan karena dia akan kembali ke Jakarta. Hakim lantas mempertanyakan pada Putri, mengapa Ricky harus ikut sedangkan anaknya itu ada di Magelang.

Namun, Putri mengaku dia tak pernah mengajak Ricky, seingat dia, dia hanya minta tolong tuk menyiapkan kendaraan dan dia akan ke Jakarta. Hakim lantas menanyakan pula bagaimana dengan Kuat Ma'ruf, yang mana dijawab Putri dia pun tak mengajak Kuat kala itu.

&quot;Saudara tak mengajak Ricky dan Kuat Ma'ruf, tapi faktanya mereka ikut, bagaimana ceritanya?&quot; tanya hakim.

&quot;Saya tidak tahu,&quot; jelas hakim.

BACA JUGA:Putri Candrawathi: Yosua Hanya Satu Kali Setrika Baju

Hakim lantas menanyakan Putri, kala dia berangkat ke Jakarta, dia berada dalam satu mobil dengan siapa saja. Putri menyebut, dia bersama Susi, Kuat, dan Bharada E atau Richard Eliezer, yang mana Kuat Ma'ruf yang kala itu mengemudikan setir mobilnya.

Hakim pun menanyai Putri, mengapa Putri tidak melarang Kuat kala itu lantaran Kuat tak diajak kembali ke Jakarta, Putri menyampaikan, Kuat telah kenal dengannya dejal lama dan dia pun tahu Kuat memang bisa menyetir mobil.

Kepada hakim, Putri mengaku tak mempermasalahkan Kuat ikut meski tak diajak lantaran dia kala itu juga hanya ingin ke Jakarta. Adapun Birgadir J, pasca peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 Juli 2022, dia tak berkomunikasi lagi.

&quot;Sejak saat itu saudara tak berkomunikasi, tapi saudara berfikir gak, saudara gak ngajak Ricky, enggak ngajak Kuat, tapi faktanya mereka ikut ke Jakarta?&quot; tanya Hakim.&quot;Kemarin dari kesaksian suami saudara mengatakan biasanya yang menyiapkan adalah Ricky, yang menghubungi Patwal juga Ricky, tapi hari ini saudara mengatakan saya tak mengajak Ricky tuk berangkat, saudara memerintahkan Ricky tuk menyiapkan, tapi saudara tak mengajak Ricky, kan lucu, bagaimana coba jelaskan?&quot; tanya hakim lagi.

&quot;Saya yakin Kuat dan Ricky yang sudah lama kerja sama saya, Kuat 15 tahun kerja sama saya, Ricky juga lebih dari 2 tahun, saya yakin mereka tahu keadaan saya saat itu,&quot; jawab Putri.

&quot;Mereka tahu keadaan saudara sakit?&quot; tanya hakim.

&quot;Begitu Yang Mulia,&quot; kata Putri.

Hakim lantas mempertanyakan, bila memang Kuat dan Ricky tahu kondisinya kala itu tengah sakit, mengapa Putri tak dibawa ke rumah sakit atau ke dokter. Putri justru ingin kembali ke Jakarta, tak mengajak keduanya, tapi keduanya malah ikut ke Jakarta.

Keterangan Putri itu dinilai hakim janggal dan lucu, hanya saja Putri berkilah kalau dia tak menjelaskan tengah sakit kala itu.

&quot;Saudara tak menjelaskan kalau saudara sakit, tapi saudara yakin mereka tahu bahwa saudara sakit?&quot; tanya hakim.

&quot;Mungkin ditanyakan saja pada saudara Kuat dan Ricky mengapa mereka ikut, mohon maaf Yang Mulia,&quot; kata Putri.</content:encoded></item></channel></rss>
