<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Bom Bunuh Diri di Dunia yang Banyak Memakan Korban, Ada dari Indonesia</title><description>Aksi terorisme masih terus mengancam dunia internasional. Salah satunya adalah terkait aksi bunuh diri yang memakan banyak korban jiwa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia"/><item><title>4 Bom Bunuh Diri di Dunia yang Banyak Memakan Korban, Ada dari Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia</guid><pubDate>Selasa 13 Desember 2022 05:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia-9CNBvCO5bb.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725373/4-bom-bunuh-diri-di-dunia-yang-banyak-memakan-korban-ada-dari-indonesia-9CNBvCO5bb.jpg</image><title></title></images><description>Aksi terorisme masih terus mengancam dunia internasional. Salah satunya adalah terkait aksi bunuh diri yang memakan banyak korban jiwa. Berikut adalah sederet aksi bom bunuh diri di dunia yang banyak memakan korban.

1. Bom Bali 1

Sebuah tragedi besar pernah melanda Indonesia pada 12 Oktober 2002. Bali diserang bom bunuh diri dan menewaskan setidaknya 202 orang. Sebagian besar korbannya merupakan WNA yang sedang berlibur di Bali.

Melansir Okezone, 2 ledakan awal terjadi dalam waktu yang bersamaan di Sari Club dan Paddy&amp;rsquo;s Club, Legian, sekitar pukul 11 malam. Beberapa saat kemudian, ledakan kembali terjadi di sekitar kantor Konsulat Amerika Serikat (AS), Denpasar.

Setelah itu, Polri langsung bergerak cepat dengan membentuk tim khusus. Dari hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa bom yang digunakan adalah RDX dengan berat 50 sampai 150 kg. Polisi juga mendapati fakta aksi teror ini adalah ulah JI (Jamaah Islamiyah).

2. Bom Manchester

Penyanyi pop asal AS, Ariana Grande, harus menelan pil pahit kala menggelar konser di Manchester, Inggris, pada 22 Mei 20217. Bom bunuh diri yang diklaim berkaitan dengan ISIS itu menewaskan 22 orang, serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Di sisi lain, para pendukung ISIS merayakan serangan tersebut di media sosial Twitter dan menyatakan bahwa akan ada serangan di kota-kota lainnya. Ariana sendiri dikabarkan sangat terpukul atas insiden berdarah itu. Manajer Ariana, Scooter Braun, mengaku bahwa pelantun &amp;lsquo;One Last Time&amp;rsquo; itu masih merasakan trauma, meskipun sudah 3 tahun berlalu. Bahkan, Ariana diklaim menderita PTSD (Post Traumatic Stress Disorder).
3. Bom Baghdad

Sebuah bom bunuh diri kembar terjadi di sebuah pasar di Baghdad, Irak pada 21 Januari 2021. Akibat kejadian ini, 28 orang meregang nyawa dan 73 orang mengalami luka. Peristiwa itu terjadi saat kondisi politik Iran sedang panas dan krisis ekonomi cukup parah. Para korban luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sebagian besar dari mereka menderita luka parah.

Bom bunuh diri kembali terjadi pada Juli 2022 di pasar Wahailat di Baghdad dengan korban jiwa yang lebih banyak, yakni 35 orang dan 60 orang luka-luka. Al Jazeera menyebut, ledakan itu terjadi menjelang perayaan Idul Adha, jadi kondisi TKP sedang dipadati banyak orang. Hal tersebut tentunya membuat lebih banyak korban berjatuhan.

4. Bom Kabul, Afghanistan

Bom bunuh diri meledak di di Kabul, Afghanistan, pada September 2022. Korban tewas dalam peristiwa ini tercatat sebanyak 25 orang, sementara 56 orang luka-luka.

Ledakan terjadi di pusat pendidikan Kaaj, yang dominasi oleh kelompok etnis minoritas, Hazara. Kala itu, banyak siswa yang sedang mengikuti ujian masuk universitas. Sebagian korban bom diketahui berusia 18 sampai 25 tahun.

Kejadian serupa juga terjadi pada 30 November 2022, di madrasah Jahdia, Samangan, Afghanistan. Korban tewas yang diakibatkan bom tersebut sebanyak 15 orang dan 20 orang lainnya luka-luka. Tidak ada pihak atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa ini.
</description><content:encoded>Aksi terorisme masih terus mengancam dunia internasional. Salah satunya adalah terkait aksi bunuh diri yang memakan banyak korban jiwa. Berikut adalah sederet aksi bom bunuh diri di dunia yang banyak memakan korban.

1. Bom Bali 1

Sebuah tragedi besar pernah melanda Indonesia pada 12 Oktober 2002. Bali diserang bom bunuh diri dan menewaskan setidaknya 202 orang. Sebagian besar korbannya merupakan WNA yang sedang berlibur di Bali.

Melansir Okezone, 2 ledakan awal terjadi dalam waktu yang bersamaan di Sari Club dan Paddy&amp;rsquo;s Club, Legian, sekitar pukul 11 malam. Beberapa saat kemudian, ledakan kembali terjadi di sekitar kantor Konsulat Amerika Serikat (AS), Denpasar.

Setelah itu, Polri langsung bergerak cepat dengan membentuk tim khusus. Dari hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa bom yang digunakan adalah RDX dengan berat 50 sampai 150 kg. Polisi juga mendapati fakta aksi teror ini adalah ulah JI (Jamaah Islamiyah).

2. Bom Manchester

Penyanyi pop asal AS, Ariana Grande, harus menelan pil pahit kala menggelar konser di Manchester, Inggris, pada 22 Mei 20217. Bom bunuh diri yang diklaim berkaitan dengan ISIS itu menewaskan 22 orang, serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Di sisi lain, para pendukung ISIS merayakan serangan tersebut di media sosial Twitter dan menyatakan bahwa akan ada serangan di kota-kota lainnya. Ariana sendiri dikabarkan sangat terpukul atas insiden berdarah itu. Manajer Ariana, Scooter Braun, mengaku bahwa pelantun &amp;lsquo;One Last Time&amp;rsquo; itu masih merasakan trauma, meskipun sudah 3 tahun berlalu. Bahkan, Ariana diklaim menderita PTSD (Post Traumatic Stress Disorder).
3. Bom Baghdad

Sebuah bom bunuh diri kembar terjadi di sebuah pasar di Baghdad, Irak pada 21 Januari 2021. Akibat kejadian ini, 28 orang meregang nyawa dan 73 orang mengalami luka. Peristiwa itu terjadi saat kondisi politik Iran sedang panas dan krisis ekonomi cukup parah. Para korban luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sebagian besar dari mereka menderita luka parah.

Bom bunuh diri kembali terjadi pada Juli 2022 di pasar Wahailat di Baghdad dengan korban jiwa yang lebih banyak, yakni 35 orang dan 60 orang luka-luka. Al Jazeera menyebut, ledakan itu terjadi menjelang perayaan Idul Adha, jadi kondisi TKP sedang dipadati banyak orang. Hal tersebut tentunya membuat lebih banyak korban berjatuhan.

4. Bom Kabul, Afghanistan

Bom bunuh diri meledak di di Kabul, Afghanistan, pada September 2022. Korban tewas dalam peristiwa ini tercatat sebanyak 25 orang, sementara 56 orang luka-luka.

Ledakan terjadi di pusat pendidikan Kaaj, yang dominasi oleh kelompok etnis minoritas, Hazara. Kala itu, banyak siswa yang sedang mengikuti ujian masuk universitas. Sebagian korban bom diketahui berusia 18 sampai 25 tahun.

Kejadian serupa juga terjadi pada 30 November 2022, di madrasah Jahdia, Samangan, Afghanistan. Korban tewas yang diakibatkan bom tersebut sebanyak 15 orang dan 20 orang lainnya luka-luka. Tidak ada pihak atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
