<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Indonesia Miliki Visi Wujudkan Pembangunan Inklusif, Berimbang dan Berkelanjutan</title><description>Pemulihan dan pembangunan yang ingin direalisasikan bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hak-hak dasar manusia dari krisis ekonomi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan"/><item><title> Indonesia Miliki Visi Wujudkan Pembangunan Inklusif, Berimbang dan Berkelanjutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/13/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan</guid><pubDate>Selasa 13 Desember 2022 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan-ey858hcOkP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/337/2725781/indonesia-miliki-visi-wujudkan-pembangunan-inklusif-berimbang-dan-berkelanjutan-ey858hcOkP.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mendorong pelaksanaan upaya pemulihan ekonomi nasional dari krisis pandemi Covid-19 secara baik dan efektif. Hal itu tentu didorong baik pelaksanaan yang bertanggung jawab, baik secara hukum, sosial, lingkungan, serta tetap mengedepankan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM).
&amp;ldquo;Kita ingin lindungi hak-hak wong cilik di pelosok tanah air, para petani dan buruh tani, nelayan, dan warga miskin, dari gerakan yang memarginalkan hak-hak dasar rakyat kecil,&amp;rdquo; tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin ketika menghadiri Puncak Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Ke-74 Tahun 2022, di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (12/12/2022).
Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan, pemulihan dan pembangunan yang ingin direalisasikan bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hak-hak dasar manusia dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, maupun dari dampak perubahan iklim.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemulihan Ekonomi RI, Wapres: Kita Lindungi Hak Wong Cilik
&amp;ldquo;Indonesia memiliki visi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berimbang dan berkelanjutan, di mana manusia adalah pusatnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Karena itu, pembangunan infrastruktur harus didedikasikan sebagai prasarana pemenuhan HAM yang menjamin keterjangkauan hak mobilitas, hak kesehatan, hak pangan, dan hak kebutuhan dasar yang merata.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres Berikan Nasihat Pernikahan saat Akad Kaesang dan Erina
&amp;ldquo;Demikian pula, pembangunan sumber daya manusia yang memastikan penurunan stunting, keterjangkauan pendidikan yang memadai, serta kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi80LzE1ODY1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ma'ruf juga menekankan bahwa penempatan setiap kebijakan dalam konteks pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM harus setara untuk seluruh penduduk.
&amp;ldquo;Kita tegakkan kesetaraan untuk semua orang tanpa terkecuali,&amp;rdquo; pinta Wapres.
Selain itu, menurutnya, dalam konteks keindonesiaan yang majemuk, penting sekali untuk tetap menegakkan nilai dan praktik toleransi, moderasi, dan kesetiakawanan sesama warga bangsa.
&amp;ldquo;Sikap dan perilaku intoleransi hanya menyebabkan runtuhnya sendi-sendi hak asasi manusia,&amp;rdquo; kata Wapres mengingatkan.
Ia juga menekankan bahwa sikap yang berimbang antara HAM dan kewajiban asasi manusia harus terus ditegakkan karena tidak ada hak yang bebas dan absolut. Harus ada rambu-rambu dalam menerapkan konsep HAM dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan, dan kebangsaan
&amp;ldquo;Dalam konteks harmonisasi kewajiban dan hak asasi manusia ini, terdapat peran penting dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai penjaga pemajuan HAM bagi semua orang tanpa melupakan kewajiban asasi manusia,&amp;rdquo; pungkasnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mendorong pelaksanaan upaya pemulihan ekonomi nasional dari krisis pandemi Covid-19 secara baik dan efektif. Hal itu tentu didorong baik pelaksanaan yang bertanggung jawab, baik secara hukum, sosial, lingkungan, serta tetap mengedepankan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM).
&amp;ldquo;Kita ingin lindungi hak-hak wong cilik di pelosok tanah air, para petani dan buruh tani, nelayan, dan warga miskin, dari gerakan yang memarginalkan hak-hak dasar rakyat kecil,&amp;rdquo; tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin ketika menghadiri Puncak Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Ke-74 Tahun 2022, di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (12/12/2022).
Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan, pemulihan dan pembangunan yang ingin direalisasikan bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hak-hak dasar manusia dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, maupun dari dampak perubahan iklim.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemulihan Ekonomi RI, Wapres: Kita Lindungi Hak Wong Cilik
&amp;ldquo;Indonesia memiliki visi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berimbang dan berkelanjutan, di mana manusia adalah pusatnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Karena itu, pembangunan infrastruktur harus didedikasikan sebagai prasarana pemenuhan HAM yang menjamin keterjangkauan hak mobilitas, hak kesehatan, hak pangan, dan hak kebutuhan dasar yang merata.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres Berikan Nasihat Pernikahan saat Akad Kaesang dan Erina
&amp;ldquo;Demikian pula, pembangunan sumber daya manusia yang memastikan penurunan stunting, keterjangkauan pendidikan yang memadai, serta kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi80LzE1ODY1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ma'ruf juga menekankan bahwa penempatan setiap kebijakan dalam konteks pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM harus setara untuk seluruh penduduk.
&amp;ldquo;Kita tegakkan kesetaraan untuk semua orang tanpa terkecuali,&amp;rdquo; pinta Wapres.
Selain itu, menurutnya, dalam konteks keindonesiaan yang majemuk, penting sekali untuk tetap menegakkan nilai dan praktik toleransi, moderasi, dan kesetiakawanan sesama warga bangsa.
&amp;ldquo;Sikap dan perilaku intoleransi hanya menyebabkan runtuhnya sendi-sendi hak asasi manusia,&amp;rdquo; kata Wapres mengingatkan.
Ia juga menekankan bahwa sikap yang berimbang antara HAM dan kewajiban asasi manusia harus terus ditegakkan karena tidak ada hak yang bebas dan absolut. Harus ada rambu-rambu dalam menerapkan konsep HAM dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan, dan kebangsaan
&amp;ldquo;Dalam konteks harmonisasi kewajiban dan hak asasi manusia ini, terdapat peran penting dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai penjaga pemajuan HAM bagi semua orang tanpa melupakan kewajiban asasi manusia,&amp;rdquo; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
