<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambo Minta Bharada E Tanggung Jawab Pembunuhan Brigadir J, LPSK Bilang Mulai Panik</title><description>Ada kesan memang dia (Sambo) panik dan kesal karena Bharada E tidak lagi menurut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik"/><item><title>Sambo Minta Bharada E Tanggung Jawab Pembunuhan Brigadir J, LPSK Bilang Mulai Panik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik-ff3RE8xvb2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdy Sambo (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/14/337/2726840/sambo-minta-bharada-e-tanggung-jawab-pembunuhan-brigadir-j-lpsk-bilang-mulai-panik-ff3RE8xvb2.jpg</image><title>Ferdy Sambo (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) angkat bicara ihwal Ferdy Sambo meminta Bharada E turut bertanggung jawab atas pembunuhan Nofrianyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menilai wajar sikap Ferdy Sambo meminta Bharada E bertanggung jawab atas kematian Brigadir J. Ia merasa sikap tersebut ditujukan untuk memberi pesan dirinya bertanggung jawab.

&quot;Wajar saja Sambo bilang begitu, untuk kepentingan memberi kesan sebagai orang yang bertanggung jawab, sambil berupaya menyelamatkan istrinya,&quot; ujar Hasto saat dihubungi, Rabu (14/12/2022).

Tak hahya itu, Hasto juga merasa sikap Sambo itu menunjukkan kekesalan terhadap mantan anak buahnya itu. Kekesalan itu, ditafsirkan Hasto lantaran Bharada E tak lagi nurut.

&quot;Ada kesan memang dia (Sambo) panik dan kesal karena Bharada E tidak lagi menurut sama dia,&quot; kata Hasto.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMy8xLzE1ODcwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Bharada E Benarkan Ada Pintu Rahasia di Rumah Ferdy Sambo

Sebelumnya, Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer atau Bharada E bertanggung jawab atas kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ini disampaikan Sambo menanggapi kesaksian Bharada E dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J.

&quot;Kalau saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar, kemudian saksi melakukan atau menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab. Tetapi kita berdua yang bertanggung jawab,&quot; terang Sambo di PN Jakarta Selatan.&quot;Kuat, Ricky dan istri saya jangan kau libatkan. Saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan. Tetapi saya tidak akan bertanggung jawab atas apa yang tidak saya lakukan,&quot; terangnya.

Bharada E dalam kesaksiannya mengaku diperintahkan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Sambo pula yang merancang rekayasa kematian rekan sesama ajudan itu sebagai peristiwa tembak menembak.

Skenario itu disampaikan Sambo di lantai 3 rumah dinas Duren Tiga. Bharada E juga mengungkapkan Sambo turut menembak Brigadir J dan sempat memegang leher menyuruh Brigadir J berlutut sebelum menyuruhnya menembak.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) angkat bicara ihwal Ferdy Sambo meminta Bharada E turut bertanggung jawab atas pembunuhan Nofrianyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menilai wajar sikap Ferdy Sambo meminta Bharada E bertanggung jawab atas kematian Brigadir J. Ia merasa sikap tersebut ditujukan untuk memberi pesan dirinya bertanggung jawab.

&quot;Wajar saja Sambo bilang begitu, untuk kepentingan memberi kesan sebagai orang yang bertanggung jawab, sambil berupaya menyelamatkan istrinya,&quot; ujar Hasto saat dihubungi, Rabu (14/12/2022).

Tak hahya itu, Hasto juga merasa sikap Sambo itu menunjukkan kekesalan terhadap mantan anak buahnya itu. Kekesalan itu, ditafsirkan Hasto lantaran Bharada E tak lagi nurut.

&quot;Ada kesan memang dia (Sambo) panik dan kesal karena Bharada E tidak lagi menurut sama dia,&quot; kata Hasto.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMy8xLzE1ODcwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Bharada E Benarkan Ada Pintu Rahasia di Rumah Ferdy Sambo

Sebelumnya, Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer atau Bharada E bertanggung jawab atas kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ini disampaikan Sambo menanggapi kesaksian Bharada E dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J.

&quot;Kalau saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar, kemudian saksi melakukan atau menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab. Tetapi kita berdua yang bertanggung jawab,&quot; terang Sambo di PN Jakarta Selatan.&quot;Kuat, Ricky dan istri saya jangan kau libatkan. Saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan. Tetapi saya tidak akan bertanggung jawab atas apa yang tidak saya lakukan,&quot; terangnya.

Bharada E dalam kesaksiannya mengaku diperintahkan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Sambo pula yang merancang rekayasa kematian rekan sesama ajudan itu sebagai peristiwa tembak menembak.

Skenario itu disampaikan Sambo di lantai 3 rumah dinas Duren Tiga. Bharada E juga mengungkapkan Sambo turut menembak Brigadir J dan sempat memegang leher menyuruh Brigadir J berlutut sebelum menyuruhnya menembak.</content:encoded></item></channel></rss>
