<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putri Candrawathi dalam Kondisi Menangis saat Dites Poligraf soal Perselingkuhan</title><description>Adapun isu pertanyaan tentang perselingkuhan merupakan permintaan dari penyidik.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan"/><item><title>Putri Candrawathi dalam Kondisi Menangis saat Dites Poligraf soal Perselingkuhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan-5bOZMfR4zM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Putri Candrawathi (Foto MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/14/337/2727051/putri-candrawathi-dalam-kondisi-menangis-saat-dites-poligraf-soal-perselingkuhan-5bOZMfR4zM.jpg</image><title>Putri Candrawathi (Foto MPI)</title></images><description>JAKARTA - Aji Febriyanto AR Rosyid menyebutkan, respons Putri Candrawathi saat dilakukan pemeriksaan Poligraf tentang perselingkuhan dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J dalam kondisi menangis. Adapun isu pertanyaan tentang perselingkuhan merupakan permintaan dari penyidik.
Awalnya, pengacara Putri Candrawathi mencecar Aji tentang sudah berapa kali ahli memeriksa subyek yang menjadi korban kekerasan seksual dan siapa saja yang memeriksa Putri dalam tes poligraf tersebut.
BACA JUGA:Kubu Sambo Cecar Ahli Poligraf Terkait Putri Candrawathi Dites soal Selingkuh&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODc1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Aji mengatakan, dia belum pernah memeriksa korban kekerasan seksual sebelumnya dan Putri sejatinya diperiksa oleh dua orang ahli laki-laki, yakni dia dan satu pemeriksa lainnya.
&quot;Saudara ahli saat itu meminta terdakwa Bu Putri untuk menceritakan, bagaimana reaksinya, apakah biasa-bisa saja, atau menangis atau menyatakan keberatan juga?&quot; tanya pengacara Putri di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).
&quot;Beliau menangis, kalau untuk keberatan sepertinya saya kurang memperhatikan apakah keberatan atau tidak,&quot; jawab Aji.
BACA JUGA:Hasil Tes Poligraf Terungkap: Ferdy Sambo-Putri Terindikasi Berbohong, Bharada E Jujur!
Aji menambahkan, isu yang ditanyakan pada Putri merupakan permintaan dari penyidik, sedangkan struktur pertanyaannya dari pihaknya selaku pemeriksa. Adapun isu tersebut berkaitan dengan perselingkuhan dan memang diakui Aji, isu perselingkuhan itu tak ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Putri Candrawathi yang telah dibacanya kala itu.

&quot;Bagaimana saudara mengatahui BAP yang saudara baca itu yang sebenarnya, apakah saudara membaca ada kejadian perselingkuhan dalam BAP tersebut? tanya pengacara.

&quot;Saya tak membaca ada perselingkuhan disitu, di perkara beliau,&quot; jawab Aji.

&quot;Hanya semata-mata karena titipan penyidik saja? Nama penyidiknya siapa yang berikan titipan (isu dalam) pertanyaan itu? Ini sudah di persidangan terbuka?&quot; tanya pengacara Putri lagi.

&quot;Siap. Ada, Kasubdit 1, pak Wira,&quot; kata Aji.

Pasca dicecar pengacara Sambo, saksi ahli Poligraf itu menerangkan, selain isu perselingkuhan yang terjadi pada tanggal 7 Juli itu, pihaknya tak menanyakan soal adanya kekerasan seksual pada Putri. Pasalnya, isu tersebut diangkat dan diajukan berdasarkan request penyidik dan merupakan kewenangan dari penyidik.

Adapun saat Aji ditanyai Jaksa, dia memastikan level keahliannya sebagai ahli poligraf sudah tersertifikasi. Pasalnya, pada tahun 2011 dan tahun 2013 silam, dia melaksanakan pelatihan poligraf di Malaysia, yang mana sertifikasi itu dikeluarkan pula dari akademi di Malaysia.

&quot;Saya tersertifikasi, kebetulan saya di tahun 2011 dan tahun 2013 melaksanakan pelatihan pemeriksaan poligraf di Malaysia, jadi sertifikasi saya dikeluarkan oleh Akademi Poligraf Malaysia,&quot; kata Aji.

</description><content:encoded>JAKARTA - Aji Febriyanto AR Rosyid menyebutkan, respons Putri Candrawathi saat dilakukan pemeriksaan Poligraf tentang perselingkuhan dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J dalam kondisi menangis. Adapun isu pertanyaan tentang perselingkuhan merupakan permintaan dari penyidik.
Awalnya, pengacara Putri Candrawathi mencecar Aji tentang sudah berapa kali ahli memeriksa subyek yang menjadi korban kekerasan seksual dan siapa saja yang memeriksa Putri dalam tes poligraf tersebut.
BACA JUGA:Kubu Sambo Cecar Ahli Poligraf Terkait Putri Candrawathi Dites soal Selingkuh&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODc1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Aji mengatakan, dia belum pernah memeriksa korban kekerasan seksual sebelumnya dan Putri sejatinya diperiksa oleh dua orang ahli laki-laki, yakni dia dan satu pemeriksa lainnya.
&quot;Saudara ahli saat itu meminta terdakwa Bu Putri untuk menceritakan, bagaimana reaksinya, apakah biasa-bisa saja, atau menangis atau menyatakan keberatan juga?&quot; tanya pengacara Putri di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).
&quot;Beliau menangis, kalau untuk keberatan sepertinya saya kurang memperhatikan apakah keberatan atau tidak,&quot; jawab Aji.
BACA JUGA:Hasil Tes Poligraf Terungkap: Ferdy Sambo-Putri Terindikasi Berbohong, Bharada E Jujur!
Aji menambahkan, isu yang ditanyakan pada Putri merupakan permintaan dari penyidik, sedangkan struktur pertanyaannya dari pihaknya selaku pemeriksa. Adapun isu tersebut berkaitan dengan perselingkuhan dan memang diakui Aji, isu perselingkuhan itu tak ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Putri Candrawathi yang telah dibacanya kala itu.

&quot;Bagaimana saudara mengatahui BAP yang saudara baca itu yang sebenarnya, apakah saudara membaca ada kejadian perselingkuhan dalam BAP tersebut? tanya pengacara.

&quot;Saya tak membaca ada perselingkuhan disitu, di perkara beliau,&quot; jawab Aji.

&quot;Hanya semata-mata karena titipan penyidik saja? Nama penyidiknya siapa yang berikan titipan (isu dalam) pertanyaan itu? Ini sudah di persidangan terbuka?&quot; tanya pengacara Putri lagi.

&quot;Siap. Ada, Kasubdit 1, pak Wira,&quot; kata Aji.

Pasca dicecar pengacara Sambo, saksi ahli Poligraf itu menerangkan, selain isu perselingkuhan yang terjadi pada tanggal 7 Juli itu, pihaknya tak menanyakan soal adanya kekerasan seksual pada Putri. Pasalnya, isu tersebut diangkat dan diajukan berdasarkan request penyidik dan merupakan kewenangan dari penyidik.

Adapun saat Aji ditanyai Jaksa, dia memastikan level keahliannya sebagai ahli poligraf sudah tersertifikasi. Pasalnya, pada tahun 2011 dan tahun 2013 silam, dia melaksanakan pelatihan poligraf di Malaysia, yang mana sertifikasi itu dikeluarkan pula dari akademi di Malaysia.

&quot;Saya tersertifikasi, kebetulan saya di tahun 2011 dan tahun 2013 melaksanakan pelatihan pemeriksaan poligraf di Malaysia, jadi sertifikasi saya dikeluarkan oleh Akademi Poligraf Malaysia,&quot; kata Aji.

</content:encoded></item></channel></rss>
