<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paus Serukan Natal yang Sederhana dan Sumbang Ukraina</title><description>Paus Fransiskus menyarankan penghematan pengeluaran belanja Natal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina"/><item><title>Paus Serukan Natal yang Sederhana dan Sumbang Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina-WpJJcP3JGv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/18/2727804/paus-serukan-natal-yang-sederhana-dan-sumbang-ukraina-WpJJcP3JGv.jpg</image><title>Paus Fransiskus. (Foto: Reuters)</title></images><description>VATICAN CITY - Paus Fransiskus, Rabu (14/12/2022), menyerukan agar umat Kristen merayakan Natal tahun ini secara sederhana, dan menyarankan agar penghematan dari pengeluaran belanja hadiah disumbangkan untuk membantu rakyat Ukraina yang menderita.
Fransiskus menyerukan gerakan amal yang konkret untuk Ukraina selama musim liburan ini dalam audiensi umum mingguannya itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tolak Proposal Perdamaian Zelensky, Rusia: Ukraina Harus Terima Kenyataan!

&amp;ldquo;Menyenangkan merayakan Natal dan mengadakan pesta, tapi mari kita turunkan sedikit pengeluaran Natal,'' katanya sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Mari kita buat Natal yang lebih sederhana, dengan hadiah yang lebih sederhana, dan mari kirimkan apa yang kita sisihkan kepada orang-orang Ukraina yang membutuhkannya.''
BACA JUGA:&amp;nbsp;Paus Bandingkan Perang Ukraina dengan Bencana Genosida Mengerikan, Banyak Kematian Akibat Kelaparan

Paus Fransiskus telah sering berbicara tentang orang-orang Ukraina yang menjadi &amp;ldquo;martir'' sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Vatikan telah mengirimkan bantuan kemanusiaan selama beberapa bulan terakhir ke Ukraina, termasuk pakaian-pakaian termal yang diharapkan dapat membantu mengatasi musim dingin.
&amp;ldquo;Mereka lapar, kedinginan, begitu banyak yang mati karena kekurangan dokter dan perawat,'' kata Fransiskus. &amp;ldquo;Jangan lupakan mereka. Rayakan Natal dalam damai dan bersama Tuhan, tapi dengan Ukraina di hati.''
Paus Fransiskus baru-baru ini memicu pertikaian diplomatik baru dengan Moskow ketika ia menyalahkan sebagian besar &quot;kekejaman&quot; dalam perang Rusia terhadap orang-orang Chechen dan para pejuang minoritas lainnya, yang katanya bukan bagian dari &quot;tradisi Rusia&quot;. Duta Besar Rusia untuk Takhta Suci mengajukan protes resmi setelah pernyataan itu, dan pejabat Rusia tersebut mengatakan pekan ini Vatikan belum meminta maaf.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjY0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam isyarat Natal lainnya, Vatikan mengatakan pekan ini bahwa Paus Fransiskus telah mengirim surat kepada para kepala negara di seluruh dunia, yang meminta mereka untuk memberikan grasi kepada para tahanan yang memenuhi syarat. Paus Fransiskus beralasan bahwa melakukan hal itu dapat menunjukkan &amp;ldquo;keterbukaan terhadap rahmat Tuhan dalam masa yang ditandai dengan ketegangan, ketidakadilan, dan konflik.''</description><content:encoded>VATICAN CITY - Paus Fransiskus, Rabu (14/12/2022), menyerukan agar umat Kristen merayakan Natal tahun ini secara sederhana, dan menyarankan agar penghematan dari pengeluaran belanja hadiah disumbangkan untuk membantu rakyat Ukraina yang menderita.
Fransiskus menyerukan gerakan amal yang konkret untuk Ukraina selama musim liburan ini dalam audiensi umum mingguannya itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tolak Proposal Perdamaian Zelensky, Rusia: Ukraina Harus Terima Kenyataan!

&amp;ldquo;Menyenangkan merayakan Natal dan mengadakan pesta, tapi mari kita turunkan sedikit pengeluaran Natal,'' katanya sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Mari kita buat Natal yang lebih sederhana, dengan hadiah yang lebih sederhana, dan mari kirimkan apa yang kita sisihkan kepada orang-orang Ukraina yang membutuhkannya.''
BACA JUGA:&amp;nbsp;Paus Bandingkan Perang Ukraina dengan Bencana Genosida Mengerikan, Banyak Kematian Akibat Kelaparan

Paus Fransiskus telah sering berbicara tentang orang-orang Ukraina yang menjadi &amp;ldquo;martir'' sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Vatikan telah mengirimkan bantuan kemanusiaan selama beberapa bulan terakhir ke Ukraina, termasuk pakaian-pakaian termal yang diharapkan dapat membantu mengatasi musim dingin.
&amp;ldquo;Mereka lapar, kedinginan, begitu banyak yang mati karena kekurangan dokter dan perawat,'' kata Fransiskus. &amp;ldquo;Jangan lupakan mereka. Rayakan Natal dalam damai dan bersama Tuhan, tapi dengan Ukraina di hati.''
Paus Fransiskus baru-baru ini memicu pertikaian diplomatik baru dengan Moskow ketika ia menyalahkan sebagian besar &quot;kekejaman&quot; dalam perang Rusia terhadap orang-orang Chechen dan para pejuang minoritas lainnya, yang katanya bukan bagian dari &quot;tradisi Rusia&quot;. Duta Besar Rusia untuk Takhta Suci mengajukan protes resmi setelah pernyataan itu, dan pejabat Rusia tersebut mengatakan pekan ini Vatikan belum meminta maaf.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjY0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam isyarat Natal lainnya, Vatikan mengatakan pekan ini bahwa Paus Fransiskus telah mengirim surat kepada para kepala negara di seluruh dunia, yang meminta mereka untuk memberikan grasi kepada para tahanan yang memenuhi syarat. Paus Fransiskus beralasan bahwa melakukan hal itu dapat menunjukkan &amp;ldquo;keterbukaan terhadap rahmat Tuhan dalam masa yang ditandai dengan ketegangan, ketidakadilan, dan konflik.''</content:encoded></item></channel></rss>
