<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Ini Alasan TVRI Terima Intelsus Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan Selama 14 Tahun</title><description>Lebih lanjut dia mengatakan, kontributor TVRI memang tidak terlalu ketat dalam menyeleksi pegawai untuk menjadi kontributor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun"/><item><title>Terungkap! Ini Alasan TVRI Terima Intelsus Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan Selama 14 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun-mBF4xy2Ef4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Iptu Umbaran Wibowo/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/337/2727632/terungkap-ini-alasan-tvri-terima-intelsus-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-selama-14-tahun-mBF4xy2Ef4.jpg</image><title>Iptu Umbaran Wibowo/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) Iman Brotoseno buka-bukaan soal adanya Intel khusus (Intelsus) yang menyamar menjadi kontributor wartawan TV di bawah kepemimpinannya.
(Baca juga: Heboh Wartawan TVRI Jadi Kapolsek, Polda Jateng: Iptu Umbaran Laksanakan Tugas Intelijen di Blora!)
Iman mengaku tidak tahu menahu bahwa Iptu Umbaran Wibowo merupakan intelsus melamar di perusahaannya sebagai jurnalis TVRI .
&quot;Tidak tahu kita (Iptu Umbaran adalah Intelsus),&quot; ujar Iman saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/12/2022).
Lebih lanjut dia mengatakan, kontributor TVRI memang tidak terlalu ketat dalam menyeleksi pegawai untuk menjadi kontributor. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan Iptu Umbaran bisa berkarier menjadi wartawan TVRI.
&quot;Ya tidak seketat ketika melamar jadi pegawai tetap. Jadi kita tidak melalukan cek background segala. Sepanjang dia punya kemampuan untuk menyumbang berita sesuai tugas lapangan,&quot; ungkap Iman.
&quot;Ya bisa saja masuk jadi kontributor. Mereka juga tidak hadir setiap hari di kantor, Umumnya kontributor itu freelance dan pekerja lepas. Ada yang juga punya pekerjaan lain,&quot; sambung Iman.
Kendati demikian, Iman memastikan adanya kejadian tersebut bakal mempengaruhi rekrutmen tenaga kontributor nantinya. Pihaknya, akan menyeleksi ketat sesuai aturan UUD Pers no.40.&quot;Tapi ini memang jadi catatan kami agar ke depan jauh lebih berhati hati, terutama TVRI daerah dalam melakukan rekrutmen agar tidak menyalahi aturan,&quot; pungkasnya.

Diketahui, Profil Iptu Umbaran Wibowo mendadak viral di jagat media sosial usai dilantik jadi Kapolsek Kradenan di Polres Blora. Anggota Polri itu ternyata pernah menjadi jurnalis, yakni kontributor TVRI di Blora selama 14 tahun.

</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) Iman Brotoseno buka-bukaan soal adanya Intel khusus (Intelsus) yang menyamar menjadi kontributor wartawan TV di bawah kepemimpinannya.
(Baca juga: Heboh Wartawan TVRI Jadi Kapolsek, Polda Jateng: Iptu Umbaran Laksanakan Tugas Intelijen di Blora!)
Iman mengaku tidak tahu menahu bahwa Iptu Umbaran Wibowo merupakan intelsus melamar di perusahaannya sebagai jurnalis TVRI .
&quot;Tidak tahu kita (Iptu Umbaran adalah Intelsus),&quot; ujar Iman saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/12/2022).
Lebih lanjut dia mengatakan, kontributor TVRI memang tidak terlalu ketat dalam menyeleksi pegawai untuk menjadi kontributor. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan Iptu Umbaran bisa berkarier menjadi wartawan TVRI.
&quot;Ya tidak seketat ketika melamar jadi pegawai tetap. Jadi kita tidak melalukan cek background segala. Sepanjang dia punya kemampuan untuk menyumbang berita sesuai tugas lapangan,&quot; ungkap Iman.
&quot;Ya bisa saja masuk jadi kontributor. Mereka juga tidak hadir setiap hari di kantor, Umumnya kontributor itu freelance dan pekerja lepas. Ada yang juga punya pekerjaan lain,&quot; sambung Iman.
Kendati demikian, Iman memastikan adanya kejadian tersebut bakal mempengaruhi rekrutmen tenaga kontributor nantinya. Pihaknya, akan menyeleksi ketat sesuai aturan UUD Pers no.40.&quot;Tapi ini memang jadi catatan kami agar ke depan jauh lebih berhati hati, terutama TVRI daerah dalam melakukan rekrutmen agar tidak menyalahi aturan,&quot; pungkasnya.

Diketahui, Profil Iptu Umbaran Wibowo mendadak viral di jagat media sosial usai dilantik jadi Kapolsek Kradenan di Polres Blora. Anggota Polri itu ternyata pernah menjadi jurnalis, yakni kontributor TVRI di Blora selama 14 tahun.

</content:encoded></item></channel></rss>
