<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekerja Migran yang Alami Kekerasan di Malaysia Disambut Kartini Perindo saat Pulang ke Tanah Air</title><description>Kartini Perindo dan RPA Perindo menyambut kedatangan Suci yang sebelumnya ikut membantu proses pemulangannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air"/><item><title>Pekerja Migran yang Alami Kekerasan di Malaysia Disambut Kartini Perindo saat Pulang ke Tanah Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air-Ir66pzrLNm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kartini Perindo sambut pekerja migran yang alami kekerasan di Malaysia/Isty M</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/337/2727633/pekerja-migran-yang-alami-kekerasan-di-malaysia-disambut-kartini-perindo-saat-pulang-ke-tanah-air-Ir66pzrLNm.jpg</image><title>Kartini Perindo sambut pekerja migran yang alami kekerasan di Malaysia/Isty M</title></images><description>TANGERANG - Pekerja Migran Indonesia (PMI) Suci Anjarwati yang mengalami kekerasan selama bekerja di Malaysia akhirnya bisa kembali ke Tanah Air, Rabu (14/12/2022).

Kartini Perindo dan Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo menyambut kedatangan Suci yang sebelumnya ikut membantu proses pemulangannya.

BACA JUGA:PMI Korban Kekerasan di Malaysia Berhasil Pulang, Kartini Perindo: Kami Bahagia dan Terharu

Wakil Ketua DPP Kartini Perindo Ratih Gunaevy mengatakan Suci hanyalah satu dari pekerja migran lain yang juga mengalami kasus serupa.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS8xLzE1ODgxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kasus kekerasan pada pekerja migran sudah seharusnya menjadi perhatian khusus terlebih sebagian besar korban merupakan PMI yang tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap seperti Suci.

BACA JUGA:Kembali ke Tanah Air, Begini Ucapan Terima Kasih PMI Korban Kekerasan di Malaysia kepada RPA Perindo

&quot;Tentunya ini harus jadi perhatian bersama terutama agar agensi penyalur PMI diawasi ketat. Pengawasan diperlukan agar peristiwa seperti yang dialami Ibu Suci ini bisa dihindari,&quot; ujar Ratih di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (14/12/2022).

Perjuangan Suci bisa kembali ke Indonesia ini adalah hasil kerja sama yang luar biasa dari berbagi pihak yang di antaranya adalah RPA Perindo, BP2MI, dan Kementerian Luar Negeri.
Hal ini juga merupakan bagian upaya dari Perindo yang dikenal peduli dan gigih turun tangan untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak.



Berdasarkan informasi yag didapat Kartini Perindo, Suci Anjarwati telah mengalami kekerasan selama tiga tahun bekerja di Malaysia.



Di Malaysia Suci telah berganti majikan sebanyak tiga kali dan saat bekerja dengan majikan terakhir Suci belum mendapatkan gaji selama lima bulan.</description><content:encoded>TANGERANG - Pekerja Migran Indonesia (PMI) Suci Anjarwati yang mengalami kekerasan selama bekerja di Malaysia akhirnya bisa kembali ke Tanah Air, Rabu (14/12/2022).

Kartini Perindo dan Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo menyambut kedatangan Suci yang sebelumnya ikut membantu proses pemulangannya.

BACA JUGA:PMI Korban Kekerasan di Malaysia Berhasil Pulang, Kartini Perindo: Kami Bahagia dan Terharu

Wakil Ketua DPP Kartini Perindo Ratih Gunaevy mengatakan Suci hanyalah satu dari pekerja migran lain yang juga mengalami kasus serupa.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS8xLzE1ODgxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kasus kekerasan pada pekerja migran sudah seharusnya menjadi perhatian khusus terlebih sebagian besar korban merupakan PMI yang tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap seperti Suci.

BACA JUGA:Kembali ke Tanah Air, Begini Ucapan Terima Kasih PMI Korban Kekerasan di Malaysia kepada RPA Perindo

&quot;Tentunya ini harus jadi perhatian bersama terutama agar agensi penyalur PMI diawasi ketat. Pengawasan diperlukan agar peristiwa seperti yang dialami Ibu Suci ini bisa dihindari,&quot; ujar Ratih di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (14/12/2022).

Perjuangan Suci bisa kembali ke Indonesia ini adalah hasil kerja sama yang luar biasa dari berbagi pihak yang di antaranya adalah RPA Perindo, BP2MI, dan Kementerian Luar Negeri.
Hal ini juga merupakan bagian upaya dari Perindo yang dikenal peduli dan gigih turun tangan untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak.



Berdasarkan informasi yag didapat Kartini Perindo, Suci Anjarwati telah mengalami kekerasan selama tiga tahun bekerja di Malaysia.



Di Malaysia Suci telah berganti majikan sebanyak tiga kali dan saat bekerja dengan majikan terakhir Suci belum mendapatkan gaji selama lima bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
