<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PMI Korban Kekerasan di Malaysia Berhasil Pulang, Kartini Perindo: Kami Bahagia dan Terharu</title><description>Ratih mengatakan, kembalinya Suci ke Indonesia tak lepas dari bantuan dari banyak pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu"/><item><title>PMI Korban Kekerasan di Malaysia Berhasil Pulang, Kartini Perindo: Kami Bahagia dan Terharu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu-fXqLnMLmeR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suci Anjarwati berhasil pulang ke Tanah Air. (Foto: Isty Maulidya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/338/2727628/pmi-korban-kekerasan-di-malaysia-berhasil-pulang-kartini-perindo-kami-bahagia-dan-terharu-fXqLnMLmeR.jpg</image><title>Suci Anjarwati berhasil pulang ke Tanah Air. (Foto: Isty Maulidya)</title></images><description>TANGERANG &amp;ndash; Kepulangan Suci Anjarwati, salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban kekerasan oleh majikannya di Malaysia disambut haru dan bahagia. Kartini Perindo yang juga ikut menjemput Suci di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyampaikan rasa harunya karena Suci sudah kembali ke Tanah Air dan lepas dari majikannya.

&quot;Kami sungguh bahagia dan terharu sekali, ibu Suci bisa kembali ke Indonesia dengan selamat. Setelah ini, ibu Suci akan langsung ke kampung halaman di Tulungagung dan bisa bertemu keluarga di sana,&quot; ujar Wakil Ketua Kartini Perindo, Ratih Gunaevy saat menyambut Suci pada Rabu (14/12/2022).

Ratih mengatakan, kembalinya Suci ke Indonesia tak lepas dari bantuan dari banyak pihak, termasuk Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Luar Negeri, serta Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo yang selama ini membantu mengawal kasus kekerasan yang dialami Suci.

&quot;Tentunya ini semua juga tidak lepas dari bantuan banyak pihak, dari BP2MI dan Kemenlu yang membantu sejak ibu Suci masih berada di Malaysia. Hingga akhirnya bisa menempatkan ibu Suci di rumah perlindungan, dan akhirnya saat ini kembali ke Indonesia,&quot; lanjut Ratih.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Warga Pengungsi di Desa Sarampad Cianjur Apresiasi Kedatangan Kartini Partai Perindo
Memulangkan Suci ke Indonesia setelah menjadi korban kekerasan saat bekerja di Malaysia adalah bagian dari upaya Parta Perindo yang dikenal peduli dan gigih turun tangan memperjuangkan hak perempuan dan anak.
&quot;Ini membuktikan bahwa Perindo betul-betul partai yang pro perempuan dan anak. Dan tentu kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kepulangan ibu Suci,&quot; lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat oleh Kartini Perindo, Suci Anjarwati diketahui mengalami kekerasan selama 3 tahun saat bekerja di Malaysia. Suci juga diketahui telah berganti majikan sebanyak 3 kali dan saat bekerja dengan majikan terakhir Suci belum mendapatkan gaji selama 5 bulan.
</description><content:encoded>TANGERANG &amp;ndash; Kepulangan Suci Anjarwati, salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban kekerasan oleh majikannya di Malaysia disambut haru dan bahagia. Kartini Perindo yang juga ikut menjemput Suci di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyampaikan rasa harunya karena Suci sudah kembali ke Tanah Air dan lepas dari majikannya.

&quot;Kami sungguh bahagia dan terharu sekali, ibu Suci bisa kembali ke Indonesia dengan selamat. Setelah ini, ibu Suci akan langsung ke kampung halaman di Tulungagung dan bisa bertemu keluarga di sana,&quot; ujar Wakil Ketua Kartini Perindo, Ratih Gunaevy saat menyambut Suci pada Rabu (14/12/2022).

Ratih mengatakan, kembalinya Suci ke Indonesia tak lepas dari bantuan dari banyak pihak, termasuk Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Luar Negeri, serta Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo yang selama ini membantu mengawal kasus kekerasan yang dialami Suci.

&quot;Tentunya ini semua juga tidak lepas dari bantuan banyak pihak, dari BP2MI dan Kemenlu yang membantu sejak ibu Suci masih berada di Malaysia. Hingga akhirnya bisa menempatkan ibu Suci di rumah perlindungan, dan akhirnya saat ini kembali ke Indonesia,&quot; lanjut Ratih.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Warga Pengungsi di Desa Sarampad Cianjur Apresiasi Kedatangan Kartini Partai Perindo
Memulangkan Suci ke Indonesia setelah menjadi korban kekerasan saat bekerja di Malaysia adalah bagian dari upaya Parta Perindo yang dikenal peduli dan gigih turun tangan memperjuangkan hak perempuan dan anak.
&quot;Ini membuktikan bahwa Perindo betul-betul partai yang pro perempuan dan anak. Dan tentu kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kepulangan ibu Suci,&quot; lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat oleh Kartini Perindo, Suci Anjarwati diketahui mengalami kekerasan selama 3 tahun saat bekerja di Malaysia. Suci juga diketahui telah berganti majikan sebanyak 3 kali dan saat bekerja dengan majikan terakhir Suci belum mendapatkan gaji selama 5 bulan.
</content:encoded></item></channel></rss>
