<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan TV, Ini Penjelasan TVRI dan Menkopolhukam</title><description>4 Fakta Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan TV.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/17/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/17/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam"/><item><title>4 Fakta Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan TV, Ini Penjelasan TVRI dan Menkopolhukam</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/17/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/17/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam</guid><pubDate>Sabtu 17 Desember 2022 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/16/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam-2AT6JtXpuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Iptu Umbaran Wibowo. (tangkapan layar medsos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/16/337/2728613/4-fakta-iptu-umbaran-nyamar-jadi-wartawan-tv-ini-penjelasan-tvri-dan-menkopolhukam-2AT6JtXpuk.jpg</image><title>Iptu Umbaran Wibowo. (tangkapan layar medsos)</title></images><description>JAKARTA - Iptu Umbaran Wibowo dilantik menjadi Kapolsek Kradenan di Mapolres Blora, Jawa Tengah. Pelantikan tersebut menyita perhatian pasalnya selama ini Umbaran bekerja sebagai wartawan. Ternyata, Umbaran merupakan seorang intel.

Berikut 4 fakta Iptu Umbaran nyamar jadi wartawan TV serta penjelasan TVRI dan Menko Polhukam, sebagaimana dirangkum pada Sabtu (17/12/2022) :

1. TVRI Tak Tahu

Direktur Utama (Dirut) Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) Iman Brotoseno buka-bukaan soal adanya Intel khusus (Intelsus) yang menyamar menjadi kontributor wartawan TV di bawah kepemimpinannya.

Iman mengaku tidak tahu menahu bahwa Iptu Umbaran Wibowo merupakan intelsus melamar di perusahaannya sebagai jurnalis TVRI .


&quot;Tidak tahu kita (Iptu Umbaran adalah Intelsus),&quot; ujar Iman saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/12/2022).


2. Seleksi Pegawai Tak Ketat


Ia mengatakan, kontributor TVRI memang tidak terlalu ketat dalam menyeleksi pegawai untuk menjadi kontributor. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan Iptu Umbaran bisa berkarier menjadi wartawan TVRI.

&quot;Ya tidak seketat ketika melamar jadi pegawai tetap. Jadi kita tidak melalukan cek background segala. Sepanjang dia punya kemampuan untuk menyumbang berita sesuai tugas lapangan,&quot; ungkap Iman.

BACA JUGA:Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan, Mahfud MD: Intelijen Punya Kewenangan Tertentu!

&quot;Ya bisa saja masuk jadi kontributor. Mereka juga tidak hadir setiap hari di kantor, Umumnya kontributor itu freelance dan pekerja lepas. Ada yang juga punya pekerjaan lain,&quot; sambung Iman.



3. Perketat Rekrutmen


Namun, Iman memastikan adanya kejadian tersebut bakal mempengaruhi rekrutmen tenaga kontributor nantinya. Pihaknya, akan menyeleksi ketat sesuai aturan UUD Pers no.40.



&quot;Tapi ini memang jadi catatan kami agar ke depan jauh lebih berhati hati, terutama TVRI daerah dalam melakukan rekrutmen agar tidak menyalahi aturan,&quot; pungkasnya.


4. Intelijen Punya Kewenangan


Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, angkat bicara soal Iptu Umbaran Wibowo anggota polisi yang menyamar jadi wartawan TVRI selama 14 tahun.


Mantan Ketua MK ini mengatakan agar peristiwa itu dijelaskan oleh Badan Intelijen Keamanan Polri. Sebab, kata Mahfud, hal tersebut merupakan ranah intelejen untuk menjelaskan.

&quot;Dan supaya diingat intelejen mempunyai kewenangan-kewenangan tertentu,&quot; ujar Mahfud.
</description><content:encoded>JAKARTA - Iptu Umbaran Wibowo dilantik menjadi Kapolsek Kradenan di Mapolres Blora, Jawa Tengah. Pelantikan tersebut menyita perhatian pasalnya selama ini Umbaran bekerja sebagai wartawan. Ternyata, Umbaran merupakan seorang intel.

Berikut 4 fakta Iptu Umbaran nyamar jadi wartawan TV serta penjelasan TVRI dan Menko Polhukam, sebagaimana dirangkum pada Sabtu (17/12/2022) :

1. TVRI Tak Tahu

Direktur Utama (Dirut) Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) Iman Brotoseno buka-bukaan soal adanya Intel khusus (Intelsus) yang menyamar menjadi kontributor wartawan TV di bawah kepemimpinannya.

Iman mengaku tidak tahu menahu bahwa Iptu Umbaran Wibowo merupakan intelsus melamar di perusahaannya sebagai jurnalis TVRI .


&quot;Tidak tahu kita (Iptu Umbaran adalah Intelsus),&quot; ujar Iman saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/12/2022).


2. Seleksi Pegawai Tak Ketat


Ia mengatakan, kontributor TVRI memang tidak terlalu ketat dalam menyeleksi pegawai untuk menjadi kontributor. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan Iptu Umbaran bisa berkarier menjadi wartawan TVRI.

&quot;Ya tidak seketat ketika melamar jadi pegawai tetap. Jadi kita tidak melalukan cek background segala. Sepanjang dia punya kemampuan untuk menyumbang berita sesuai tugas lapangan,&quot; ungkap Iman.

BACA JUGA:Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan, Mahfud MD: Intelijen Punya Kewenangan Tertentu!

&quot;Ya bisa saja masuk jadi kontributor. Mereka juga tidak hadir setiap hari di kantor, Umumnya kontributor itu freelance dan pekerja lepas. Ada yang juga punya pekerjaan lain,&quot; sambung Iman.



3. Perketat Rekrutmen


Namun, Iman memastikan adanya kejadian tersebut bakal mempengaruhi rekrutmen tenaga kontributor nantinya. Pihaknya, akan menyeleksi ketat sesuai aturan UUD Pers no.40.



&quot;Tapi ini memang jadi catatan kami agar ke depan jauh lebih berhati hati, terutama TVRI daerah dalam melakukan rekrutmen agar tidak menyalahi aturan,&quot; pungkasnya.


4. Intelijen Punya Kewenangan


Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, angkat bicara soal Iptu Umbaran Wibowo anggota polisi yang menyamar jadi wartawan TVRI selama 14 tahun.


Mantan Ketua MK ini mengatakan agar peristiwa itu dijelaskan oleh Badan Intelijen Keamanan Polri. Sebab, kata Mahfud, hal tersebut merupakan ranah intelejen untuk menjelaskan.

&quot;Dan supaya diingat intelejen mempunyai kewenangan-kewenangan tertentu,&quot; ujar Mahfud.
</content:encoded></item></channel></rss>
