<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Prajurit Kopassus Nekat Melamar Keluarga Cendana, Berawal dari Peristiwa Malari   </title><description>Peristiwa itu berujung kerusuhan saat kunjungan Perdana Menteri Jepang Tanaka Kakuei di Jakarta 14-17 Januari 1974.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari"/><item><title>Cerita Prajurit Kopassus Nekat Melamar Keluarga Cendana, Berawal dari Peristiwa Malari   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari</guid><pubDate>Minggu 18 Desember 2022 06:13 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/17/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari-SzZjw50yaT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wismoyo Arismundar/Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/17/337/2729044/cerita-prajurit-kopassus-nekat-melamar-keluarga-cendana-berawal-dari-peristiwa-malari-SzZjw50yaT.jpg</image><title>Wismoyo Arismundar/Tangkapan layar</title></images><description>JAKARTA - Wismoyo Arismundar yang saat itu menjabat Asisten Pengamanan Kopassandha mendadak ditugaskan menyampaikan pesan oleh komandannya kepada Presiden Soeharto terkait Peristiwa Malari (Malapetaka Limabelas Januari) yang terjadi pada 1974.

Peristiwa itu berujung kerusuhan saat kunjungan Perdana Menteri Jepang Tanaka Kakuei di Jakarta 14-17 Januari 1974.

BACA JUGA:Sejarah Pekerja Migran Indonesia dari Sebelum Merdeka hingga saat Ini

Sejumlah tuntutan yang disuarakan mahasiswa adalah antipenanaman modal asing yang menguntungkan kelompok tertentu, pemberantasan korupsi, tingginya harga kebutuhan pokok.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMy83LzE1ODA4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Saat itu dia masih berpangkat Mayor. Dengan rasa deg-degan akhirnya perwira Korps Baret Merah Kopassus ini menghadap Soeharto di Cendana.
&amp;ldquo;Ono opo (ada apa),&quot; tanya Soeharto yang hanya mengenakan sarung dan kaus oblong seperti dikutip dari buku Pak Harto The Untold Stories (2012), Jumat (16/2/2022).



Baca selengkapnya di sini&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Berawal dari Peristiwa Malari, Prajurit Kopassus Ini Nekat Melamar Keluarga Cendana


</description><content:encoded>JAKARTA - Wismoyo Arismundar yang saat itu menjabat Asisten Pengamanan Kopassandha mendadak ditugaskan menyampaikan pesan oleh komandannya kepada Presiden Soeharto terkait Peristiwa Malari (Malapetaka Limabelas Januari) yang terjadi pada 1974.

Peristiwa itu berujung kerusuhan saat kunjungan Perdana Menteri Jepang Tanaka Kakuei di Jakarta 14-17 Januari 1974.

BACA JUGA:Sejarah Pekerja Migran Indonesia dari Sebelum Merdeka hingga saat Ini

Sejumlah tuntutan yang disuarakan mahasiswa adalah antipenanaman modal asing yang menguntungkan kelompok tertentu, pemberantasan korupsi, tingginya harga kebutuhan pokok.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMy83LzE1ODA4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Saat itu dia masih berpangkat Mayor. Dengan rasa deg-degan akhirnya perwira Korps Baret Merah Kopassus ini menghadap Soeharto di Cendana.
&amp;ldquo;Ono opo (ada apa),&quot; tanya Soeharto yang hanya mengenakan sarung dan kaus oblong seperti dikutip dari buku Pak Harto The Untold Stories (2012), Jumat (16/2/2022).



Baca selengkapnya di sini&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Berawal dari Peristiwa Malari, Prajurit Kopassus Ini Nekat Melamar Keluarga Cendana


</content:encoded></item></channel></rss>
